PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Wednesday, December 26, 2012

Memang Ada Makar, tapi Bukan terhadap Basyar…

Pada saat banyak syubhat (keraguan) menyelimuti gejolak di Suriah, yang kita perlukan ialah pandangan lurus yang langsung bersandar kepada al-Qur`an dan as-Sunnah.
Kita memerlukan para pewaris Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam (ulama) mengarahkan kita kepada pandangan lurus yang mantap itu. Dari wawancara kami dengan beberapa ulama Suriah –yang untuk alasan keamanan namanya tidak disebutkan di sini– dapatlah diambil kesimpulan:
Memang ada makar, tetapi bukan terhadap Presiden Basyar Al-Assad. Yang ada adalah makar terhadap Muslimin Sunni (Ahlussunnah wal Jama’ah) yang merupakan penduduk mayoritas di bumi Suriah (73,9%).

Saturday, December 15, 2012

Gabungan Mujahidin Suriah Bersumpah Tegakkan Negara Islam dan Perangi Demokrasi


ALEPPO, SURIAH - Lima kelompok jihad yang berbasis di barat Aleppo telah bergabung bersama dan mengumumkan pembentukan pendukung Khilafah. Kelompok tersebut bersumpah untuk menegakkan sebuah negara Islam dan memerangi demokrasi.

Kelima kelompok tersebut, yang para pejabat AS gambarkan kepada The Long War Journal sebagai unit-unit lokal dalam Jabhat Al-Nusrah, afiliasi Al-Qaidah di Suriah, mengumumkan pembentukan para pendukung Khilafah dalam sebuah video pendek yang dirilis di YouTube pada 12 Desember 2012. Dalam video tersebut, ratusan mujahidin, banyak yang mengenakan pakaian militer dan mengacungkan RPG dan senapan serbu, berdiri pada apa yang tampaknya merupakan sebuah bukit sementara pengumuman itu dibacakan. Sejumlah bendera tauhid juga terlihat dikibarkan oleh para mujahidin tersebut.

"Kami para pemimpin dari brigede berikut, salah seorang komandan yang tidak disebutkan namanya, menyatakan. dia kemudian menyebutkan brigade-brigade seperti Brigade Anshar Al-Sharia, Brigade Rijalullah, Brigade Abdullah Ibn El-Zubeir, Brigade Mustafa Abdul-Razzaq, dan Brigade Suyyuf Ar-Rahman."

Kelompok itu mengatakan "akan berusaha secara aktif untuk menggulingkan kriminal, rezim kafir Baath" Presiden Bashir Al-Assad, dan "akan menolak konspirasi dari komplotan-komplotan, baik dari internal maupun eksternal (ke Suriah), dan untuk menghancurkan rencana licik mereka : rencana mendirikan negara sipil yang demokratis ".

Para pendukung Khilafah juga mengindikasikan bahwa mereka akan berusaha untuk melakukan pertempuran ke luar Suriah.

"Dan kita akan bekerja dengan orang-orang yang tulus dari umat kami [masyarakat Muslim di seluruh dunia] untuk mendirikan negara Khilafah Islam, dan menggunakannya untuk mengakhiri dekade penjajahan dan perbudakan," kata pernyataan itu. "Dan untuk kembali ke jalan kita - sebagai orang yang mulia dari Timur dan Barat."

Para pendukung Khilafah juga memperingatkan "saudara-saudara kami" terhadap mengambil bantuan Barat dan senjata.

"Dan sesungguhnya kami mengundang saudara-saudara kami yang merupakan para pejuang dalam brigade-brigade yang ikhlas sehingga mereka mengikuti jalan kami, dan untuk menyatakan pembebasan mereka dari keterikatan terhadap agen baru [Barat]," kata pernyataan itu. "Dan kami memperingatkan mereka untuk melawan tawaran kompromi dalam agama mereka, demi menerima uang atau senjata. Karena tentu saja, di situlah letak kehancuran mereka.."

Penggabungan kelompok-kelompok jihad Suriah

Para pejabat intelijen AS telah mengatakan kepada The Long War Journal bahwa kelompok-kelompok jihad Suriah terus bersatu di bawah bendera Jabhat Al-Nusrah, yang ditetapkan sebagai Organisasi Teroris Asing pada 11 Desember oleh Amerika Serikat.

Dalam penunjukan terorisme itu, AS menyebut Jabhat Al-Nusrah sebagai "alias baru" untuk Al-Qaidah di Irak, dan mengatakan Jabhat Al-Nusrah berada di bawah kontrol langsung dari Abu Du'a, amir dari kelompok mujahidin Irak.

Dalam sebulan terakhir, kelompok-kelompok jihad telah mengorganisir di bawah bendera Jabhat Al-Nusrah di dua wilayah Aleppo dan Deir al Zour. Pada hari yang sama pemerintah AS mengumumkan bahwa Jabhat Al-Nusrah adalah organisasi teroris, Al-Nusrah dan sembilan kelompok jihad lainnya bersatu di provinsi Suriah Deir al Zour dan membentuk Dewan Syura Mujahidin. Langkah ini mengingatkan Al-Qaidah di Irak dalam penciptaan dari Dewan Syura Mujahidin di Irak pada tahun 2006, suatu perkembangan yang segera diikuti oleh pembentukan Negara Islam Irak, front politik Al-Qaidah.

Dan pada pertengahan November, 14 kelompok jihad yang berbasis di kota Aleppo Suriah bersatu untuk menolak Koalisi Nasional yang baru terbentuk dari Revolusi Suriah dan Pasukan Oposisi. ke 14 kelompok tersebut, yang meliputi Jabhat Al-Nusrah, menyerukan sebagai gantinya untuk pembentukan hanya sebuah "Negara Islam."

Meskipun Jabhat Al-Nusrah dikenal dengan afiliasi Al-Qaidah dan ideologi radikalnya, kelompok oposisi Suriah, termasuk Koalisi yang seharusnya sekuler seperti Koalisi Nasional Suriah, telah mengadakan pawai untuk mendukung Jabhat Al-Nusrah. Dalam beberapa hari terakhir, 29 kelompok oposisi Suriah telah menandatangani petisi yang tidak hanya mengutuk penunjukan Jabhat Al-Nusrah sebagai teroris oleh AS, tetapi mengatakan "kami semua Al-Nusrah," dan mendesak para pendukungnya untuk mengibarkan bendera Jabhat Al-Nusrah.

Wednesday, December 12, 2012

Sosok bercahaya misterius terekam kamera di Masjid Nabawi


MADINAH  Sebuah video yang merekam khutbah Jum'at pekan lalu di Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, ramai diperbincangkan di jejaring sosial, menyoroti tentang sosok misterius bercahaya terekam kamera.
Video ini merekam shalat Jum'at pada 23 Muharram 1433 H, bertepatan pada 7 Desember 2012, dengan khatib Syaikh dr. Abdul Muhsin al-Qasim dan dipublikasikan di Youtube pada 8 Desember.
Pada saat khutbah berlangsung, kamera yang dipasang di Masjid, menangkap sosok yang seluruh wajah dan tubuhnya putih bercahaya, sosok ini terekam pada menit ke-14 dari video khutbah yang berdurasi 23:32. Namun terlihat tidak ada orang di sekitarnya yang menyadari dan memperhatikannya, dan nampaknya tidak ada orang yang sadar bahwa sosok itu mengeluarkan cahaya.
Sumber-sumber laporan Saudi terkait siapa sosok di video ini berbeda-beda, berbagai dugaan terkait sosok ini menyebar. Ada dugaan, kemungkinan cahaya itu disebabkan oleh pantulan sinar matahari. Namun Menurut keterangan, atap masjid dibuat dari marmer sehingga tidak bisa memantulkan cahaya sinar matahari. 
Di sisi lain, seorang wakil dari Masjid Nabawi, Syaikh Abdul Wahid al-Khattab, mengatakan kepada para wartawan bahwa tidak ada dari administrasi masjid yang melihat sosok bercahaya itu. Dia menduga bahwa mungkin video ini hanya editan yang disebarkan di jejaring sosial.
Sementara direktur stasiun TV Madinah, Saad Aufi, tidak mengesampingkan dugaan bahwa ini hanya pantulan cahaya dari lensa kamera. Stasiun tersebut melaporkan bahwa kamera yang merekam sosok bercahaya itu sedang diperiksa, dan sebelum memastikan apapun, seorang pakar harus menganalisa video ini.
Sedangkan banyak orang juga percaya bahwa sosok bercahaya yang terekam itu adalah malaikat. Wallahu A'lam.

Popular Posts