PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Tuesday, August 19, 2014

Fatwa Syaikh Abu Basheer tentang Hukum Menyembelih Tawanan dengan Pisau atau Belati

Abu-Miqdam-rahimahullah


Sejak 5 tahun lalu – sebagaimana yang tercantum di dalam fatwa nomer 885 dan fatwa nomer 997 – saya telah menjelaskan akan ketidak absahan menyembelih tawanan dengan menggunakan pisau dan belati, ia adalah perilaku yang buruk dan bathil, ia bukan bagian dari agama kita, dan akhlaq kita, ia memiliki dampak yang serius dan berbahaya dan tidak sesuai dengan siyasah syar’iyyah. Maka para perusuh – ketika itu – mulai mengganggu saya, mereka mengecam dan berteriak-teriak, para pelaku itu sudah terlalu jauh dalam melakukan pelanggaran dan penyembelihan, sehingga para eksterimis di kalangan mereka mulai berani melakukan perilaku jahat ini, yaitu menyembelih dengan menggunakan pisau, terhadap leher kaum muslimin dan orang-orang yang tidak bersalah, bahkan terhadap para mujahidin yang berhasil mereka tawan!
Baru-baru ini ada beberapa orang terkemuka yang menyatakan bahwa menghukum dengan cara ini adalah tidak syar’i, madharatnya lebih besar dari pada manfaatnya, maka kami ucapkan terima kasih kepada mereka.
 
Abu Basheer Ath-Thartusi
Sumber : Altartosi.net
Diterjemahkan oleh :
logo-muqawamah-189x177

Risalah dari Seorang Ulama Pro-ISIS yang Berbalik Membongkar Penyimpangan ISIS

khilaf


Tulisan berikut ini ditulis oleh seorang ulama yang ada di Mimbar Tauhid dan Jihad, yaitu Syaikh Abdulllah bin Abdurrahman Asy Syinqithi. Selama ini beliau adalah seorang ulama yang dikenal memberikan pembelaan yang sangat besar kepada ISIS. Sebelumnya dalam salah satu tulisan beliau “اتسُونَامي الدَّولة الإسْلامِية في العِرَاقِ والشَّام" (Tsunami Daulah Islam Irak dan Syam) beliau pernah berkata : “Jika anda ingin membuat marah musuh-musuh Allah dan membuat mereka mati kemarahan dan kesedihan dan patah hati, anda hanya perlu untuk mengumumkan baiat kepada ISIS.
Namun kini, setelah segala yang tersembunyi mulai terungkap, topeng-topeng kepalsuan mulai tersingkap, dan taring-taring kesesatan semakin menampakkan wujudnya, beliau membuat sebuah tulisan lain yang sangat berbeda dengan apa yang beliau tulis sebelumnya. Beliau berkata : "Kepada mereka yang telah kami doakan, kami ajak saudara-saudara kami untuk bergabung dengan mereka, untuk memperbanyak jumlah pasukan mereka, namun mereka justru mengagetkan kami dengan memerangi saudara-saudara kami para mujahidin dan mengumumkan perang terhadap tonggak-tonggak umat kami…"

ISIS Dan Khawarij Dalam Tinjauan Sejarah

Bu8hxcECQAIVfkp.jpg large

بسم الله الرحمن الرحيم
Pengantar Redaksi:
Maraknya perdebatan dewasa ini tentang topik benarkah ISIS mengusung manhaj khawarij atau bukan? Telah mendorong banyak sekali para Masyayikh umat turut angkat bicara dan memberikan fatwa tentang ISIS hari ini. Sudah tidak terhitung lembaran kertas atau bahkan buku yang kini bermunculan membahas aqidah dan manhaj ISIS. Tentu masih hangat diingatan pembaca yang budiman tentang risalah panjang yang ditulis Syaikh Al-Mujahid Abu Qatadah Al-Falistini, begitu juga fatwa Syaikh Al-Faaris Abu Muhammad Al-Maqdisi dan fatwa Syaikh Al-Muhaddits Sulaiman bin Nashir Al-U'lwan (semoga Allah melindungi mereka semua). Syaikh Abu Qatadah dan Abu Muhammad Al-Maqdisi telah mengupas tuntas tinjauan syar'i atas jama'ah ISIS serta klaim deklarasi khilafah mereka baru-baru ini. Sebagian pembaca mengeluhkan panjangnya isi risalah tersebut dan beratnya bahasa yang terkandung dalam kedua risalah tersebut.
Oleh karena itu, kali ini dewan redaksi Muqawamah Media Team menyuguhkan rilisan terbaru dari salah seorang anggota Dewan Syari'at Jabhah Nushrah, Syaikh Abu Hasan Al-Kuwayti hafidhahullahu. Risalah ini merupakan kultweet beliau dengan hastag #الخوارج_تاريخيا . Dalam kultweet ini syaikh Abu Hasan memberikan kuliah dengan Bahasa yang ringan agar dengan mudah kita bisa mengetahui sejarah kemunculan khawarij, perkembangannya dan hubungan metamarfosisnya kedalam tubuh jama'ah ISIS hari ini. Jika berkaca pada sejarah, ternyata fitnah yang sedang terjadi hari ini dengan munculnya ISIS adalah fase yang telah pernah terjadi pada umat Islam terdahulu.
Dalam risalah ini, Syaikh Abu Hasan menggunakan bahasa yang sederhana coba mengupas sifat dan karakter khawarij masalalu dan mengajak kita berfikir dan menjawab sendiri: Samakah pola khawarij masalalu dengan jama'ah ISIS hari ini? Silahkan para pembaca yang menjawab pertanyaan ini.
Semoga dengan adanya risalah singkat ini, kaum muslimin semakin mendapatkan bashirah  tentang hakikat jama'ah ISIS dan menjadikan kita berhati-hati terhadap aqidah dan manhaj yang diusung oleh kelompok ini.
Selamat membaca.
 
Kultweet: Syaikh Abu Hasan Al-Kuwaiti
 
  1. Karakter khawarij yang paling menonjol adalah ekstrim dan bodoh. Moyang khawarij yang hidup di masa Rasulullah SAW bahkan telah berani menyepelekan dan menghina sosok Rasulullah SAW. Dari hal ini telah jelas menjadi pelajaran yang dapat dambil tentang penyimpangan mereka dalam aqidah dan sikap.
  2. Kemudian mereka mulai ramai dan mulai membuat masalah di era Khulafaur Rasyidin. Para khawarij mulai menumpahkan darah para Sahabat Rasulullah SAW dan mereka berbangga diri dengan pembunuhan itu karena mereka beri’tiqad bahwa pekerjaan mereka itu adalah perintah syari’at (masyru’).
  3. Terdapat banyak pendapat dan teori tentang akar dari munculnya kaum khawarij pertama sekali sebagai sebuah jama’ah. Tetapi semua Ulama setuju bahwa mereka muncul dan fitnah takfir mulai eksis dalam memahami siyasah yaitu setelah peristiwa tahkim (Utsman Bin Affan RA)
  4. Dan sekarang banyak yang berkata mengapa ISIS kami namakan dengan sebutan “khawarij”? Disebabkan tingkah laku dan I’tiqad mereka yang telah dhahir, maka hukum mereka sama sebagaimana khawarij di era salaf.
  5. Dahulu, kaum khawarij pernah berada di barisan tentara Ali RA. Dan mereka belum dinamakan dengan khawarij sampai terjadinya peristiwa tahkim dan mereka mulai mengkafirkan para Sahabat Nabi SAW. Semenjak itu tersingkaplah jama’ah khawarij ke permukaan.
  6. Dalam perjalanan zaman, kaum khawarij telah mengalami perubahan yang sangat cepat dengan berbagai kebijakan dan i’tiqad-i’tiqad yang mereka bawa. Hal ini bisa diketahui dengan banyaknya riwayat mutawatir tentang akhbar mereka dan banyaknya para saksi yang memberikan kesaksian dan banyaknya buku yang ditulis tentang mereka.
  7. Sejarah telah mencatat bahwa jumlah kemunculan mereka lebih banyak daripada jumlah deklarasi khilafah yang pernah berdiri menaungi umat. Sejak dulu mereka memandang diri mereka sebagai jama’ah independen yang tidak bisa diintervensi oleh umat dan Ulama umat.
  8. Dan syarat mutlak pemimpin umat dalam klaim kaum khawarij adalah harus dari golongan mereka (khawarij). Itulah mengapa mereka pernah memilih Abdullah Ar-Rasibi. Kemudian mereka mengklaim Abdullah Ar-Rasibi sebagai khalifah umat yang dipilih secara sah.
  9. Diawal kemunculannya, khawarij belum memiliki prinsip-prinsip umum yang bisa mereka jadikan haluan. Tapi mereka memiliki syi’ar-syi’ar yang mereka agungkan. Syi’ar-syi’ar yang mereka berperang karena membelanya dan mereka membunuh siapapun yang menolak dan bertentangan dengan syiar tersebut.
  10. Dalam perkembangannya, pemahaman kaum khawarij terpola sama secara umum dengan arah kebjiakan jama’ah mereka. Terkhusus dalam isu yang sangat mereka gemari diantaranya “imamah” dan “pelaku dosa besar”.
  11. Dahulu kaum khawarij jika mendapati seorang mukmin menyelisihi jama’ah mereka, maka dianggap ia telah membuat suatu dosa. Sehingga mereka akan berlepas diri darinya dan menjadikannya kafir. Sedangkan jika ada yang setuju dengan manhaj mereka maka mereka akan berwala’ dan mengangkatnya tinggi. Hari ini kita dapat melihat ini sedang terjadi dalam tubuh ISIS.
  12. Dalam hal tawalli dan bara’ah, sebagaimana yang kami sebutkan diatas mereka telah keluar untuk memerangi Khalifah di masa Sahabat. Dan mereka juga telah keluar untuk memerangi Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Sebabnya adalah karena sang Khalifah tidak mengumumkan bara’ah beliau atas keluarganya terdahulu.
  13. Sebab kerusakan yang timbul dari kaum khawarij adalah buruknya cara mereka memahami Alquran dan Sunnah. Mereka memahami dalil dengan apa yang tidak diajarkan oleh syari’at. Maka akhirnya mereka mengkafirkan yang memusuhi mereka dan keluar untuk memerangi jama’ah-jama’ah kaum muslimin.
  14. Ibnu Hazm pernah menyifati mereka: “Dahulu khawarij itu adalah kaum a’rab (arab pedalaman), mereka memutuskan perkara hanya dengan dalil Alquran tanpa melihat dalil-dalil dalam Sunnah. Dan saya tidak mendapati seorangpun fuqaha’ (Ulama ahli hukum) ada diantara mereka.”
  15. Mereka sering memanipulasi dalil agar sesuai dengan pendapat jama’ah mereka. Sebagian khawarij mengadopsi pendapat udzur dalam ahkam furu’ sehingga mereka dinamakan (A’dziriyah)
  16. Hal diatas disebabkan karena sebuah kelompok dari mereka telah menghalalkan yang haram. Lalu mereka berfatwa: berikanlah mereka udzur karena kejahilan mereka. Jika perkara “udzur” itu untuk hal yang menguntungkan mereka maka pasti mereka terapkan juga.
  17. Dan diantara mereka ada yang berpendapat tentang haramnya menumpahkan darah kaum muslimin. Yang mereka maksudkan “kaum muslimin” yaitu kaum yang mendukung manhaj mereka. Bukan “kaum muslimin” sebagaimana yang syari’at tetapkan.
  18. Dari sifat-sifat mereka: kaum khawarij berpegang kepada apa yang dhahir dari bunyi dalil dengan membabibuta tanpa mau memperhatikan makna-makna lain yang terkandung dari dalil. Dan merekapun rela berkorban nyawa untuk membela pendapatnya itu.
  19. Dan Khawarij: mereka mengikuti apa yang sesuai hawa nafsunya  dari penyimpangan berfikir dan akhirnya menjadi aqidah bagi mereka. Kemudian mereka mengklaim bahwa mereka telah mengikuti Alquran.
  20. Berkata Ibnu Hajar: “Mereka mentakwil Alquran pada bukan maksudnya, maka akhirnya mereka ditelan oleh pendapat mereka itu.”
  21. Dari sifat-sifat khawarij: memaksakan kehendak mereka pada manusia. Mereka bersungguh-sunggu dalam membela pendapat mereka baik dengan cara memerangi yang menyelisihi, atau melalui debat kusir atau dengan propaganda media mereka.
  22. Dan dari sifat-sifat yang menbuat banyak orang tertipu dengan mereka adalah: da’i-da’I mereka terkenal fasih dan menarik ketika berceramah, mereka mampu mendakwahkan manhaj mereka dengan cara memikat hati dan membangkitkan semangat.
  23. Mereka juga dikenal dalam sejarah berani menumpahkan darah tanpa ada rasa segan. Dahulu mereka mencegat orang-orang yang lewat di kawasan mereka dan tak ada yang bisa selamat dari kekejaman itu. Dan merekapun bangga dengan perbuatan itu.
  24. Metode lain khawarij, para khawarij suka menuduh Ahlus Sunnah yang berjihad dengan tuduhan bahwa jihad mereka hanya untuk harta. Jurus andalan lain mereka adalah menuduh ahlus Sunnah sebagi murjia’h.
  25. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: “adapun perkataan-perkataan para khawarij bisa kita ketahui dari berita yang disampaikan oleh banyak orang.” Beliau juga berkata: “sesungguhnya Umat ini sepakat akan bahaya dan sesatnya khawarij.”
  26. Berkata Ibnu Katsir: “Kaum khawarij adalah contoh teraneh dari kalangan Bani Adam. Mahasuci Allah dari keburukan ciptaanNya.”
  27. Berkata Ibnu Taimiyah: “Khawarij telah mentakwil ayat-ayat Alquran sesuain i’tiqad yang mereka yakini. Kemudian mereka kafirkan siapapun yang menyelisihi mereka.”
  28. Berkata Ibnu Taimiyah: “Pokok kesesatan mereka adalah: keyakinan mereka bahwa para pemimpin umat dan jama’ah-jama’ah kaum muslimin sudah keluar dari keadilan dan mereka semua telah sesat.”
  29. Berkata Ibnu Taimiyah: “Sesungguh Rasulullah SAW pernah bersabda: mereka akan senantiasa muncul di setiap zaman sampai datangnya Dajjal.”
  30. Berkata para Ulama: “Khawarij muncul dari waktu ke waktu dan ada jeda dimana mereka tidak muncul. Dan dalam jeda itu Allah munculkan kaum jahil.”
  31. Para khawarij tertutup hati mereka atas jelasnya hujjah dan keterangan para Ulama, hati mereka juga jauh dari rasa takut dan berhati-hati atau dari apa yang Allah tetapkan dalam ketetapan kauniyahNya.
  32. Kaum Khawarij yang pertama, mereka memandang siapapun yang menyelisihi mereka sebagai kafir atau musyrik. Dan mereka memperlakukan orang-orang yang menyelisihi mereka dengan seburuk-buruknya perlakuan.
  33. Mereka mensifati para salaf dengan hina. Diantaranya: menurut mereka para salaf adalah generasi yang dipenuhi oleh fitnah. Maka menjadi butalah para khawarij ini dari al-haq dan merekapun menjadi tuli dan tidak mau mendengar al-haq dan tak sudi mengambil pelajaran dari salaf.
  34. Berkata Ali RA tentang khawarij: “mereka adalah kaum yang tertimpa fitnah, dan buta karenanya dan akhirnya mereka tuli.”
  35. Para Salafus shalih telah menjelaskan bahwa sebab penyimpangan khawarij adalah mereka bersandar pada ayat-ayat Alquran yang dimaksudkan untuk orang-orang kafir tapi mereka menerapkan ayat tersebut kepada orang-orang beriman.
  36. Berkata Abdullah bin Umar RA: “Mereka (Khawarij) adalah sejahat-jahat makhluk, karena membawa ayat-ayat yang turun tentang orang kafir kemudian diterapkannya kepada kaum muslimin.” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Kitab Istitabatil Murtaddin juz 8 hal. 51)
  37. Jika anda menelaah hadits-hadits Rasulullah SAW tentang para khawarij, maka anda akan menyadari fitnah yang jelas dari mereka. Sungguh mereka bersikap ghuluw dalam beragama pada bukan tempatnya, mereka tidak berdiri diatas hak-hak Islam, dan sungguh diantara mereka ada yang hebat ibadahnya.
  38. Dari sifat mereka juga adalah membunuh kaum muslimin dan meninggalkan penyembah berhala dan salib. Mereka mengarahkan ujung pedang mereka kepada ahlul Islam.
  39. Dan sejarah telah mencatat mereka tidak pernah memiliki sumber referensi yang kuat. Mereka menolak para Ulama, dan lebih mengutamakan orang-orang dengan ilmu pas-pasan dari kalangan mereka daripada Ulama umat. Sebagaimana yang pernah terjadi ketika mereka menolak hujjah dan nasehat para Sahabat Rasulullah SAW.
  40. Daridulu mereka memang sangat menjaga amniyah jama’ah mereka. Berkata Zaid At-Tha’I Al-Khariji: “Janganlah kalian keluar dari Kuffah secara berkelompok, tapi keluarlah sendiri-sendiri. Agar kalian tidak terdeteksi.”
  41. Khawarij muncul karena hilangnya sikap bijak dan lapang dada. Moyang mereka berani meragukan ketaqwaan dan imannya Rasulullah SAW, dengan congkaknya ia berkata kepada Rasulullah SAW: wahai Rasulullah, adillah! Dan takutlah pada Allah (akan kedhalimanmu)!
  42. Dan Ali RA telah mengingatkan kita akan bahayanya mereka tanpa bermaksud menghina syi’ar yang mereka usung itu. Mereka selalu berkata: “Hukum hanya milik Allah saja.” Ali RA berkata: “Kalimat Haq tapi digunakan untuk hal yang bathil.”
  43. Dan terakhir, berkata Ibnul Qayyim tentang khawarij: “Orang yang telah mencetuskan khawarij bagaikan telah mencetuskan kotoran hewan…”.
Jangan Lupakan Kami Dalam Do'a Kalian
Diterjemahkan oleh :
logo-muqawamah-189x177

Sunday, August 17, 2014

Live Report: Muqawamah Media Team Berkunjung ke Pabrik Mortir dan Artileri Milik Jabhah Nushrah

mortir (23)


Ahad (20 Juli 2014) – Alhamdulillah Muqawamah Media Team di Syam kembali mendapatkan undangan istimewa oleh Jabhah Nushrah (Tandhim Al-Qaeda Fi Biladis Syam). Kali ini kami mendapatkan kesempatan langka untuk meliput langsung proses pembuatan mortir, roket (Sawarukh), serta berbagai amunisi artileri kelas berat di pabrik rahasia Jabhah Nushrah. Pabrik yang sangat rahasia dengan standar pengamanan berlapis ini bahkan tidak bisa dikunjungi oleh semua Mujahidin Jabhah Nushrah.
Muqawamah Media Team mendapatkan Tour ekslusif langsung dipandu oleh seorang Mujahid Insinyur yang merupakan penanggung jawab Pabrik. Abu Ahmad As-Syami (45), merupakan salah satu dari puluhan tim ahli perakit roket serta amunisi artileri kelas berat yang dibentuk oleh Jabhah Nushrah (Tandhim Al-Qaeda Fi Biladis Syam).
“Jabhah Nushrah memiliki pabrik serupa di banyak tempat lainnya di Suriah. Saya tidak tahu jumlah pastinya, tapi saya yakin jumlahnya puluhan pabrik”, jawab Abu Ahmad ketika kami bertanya tentang jumlah pabrik seperti ini yang dimiliki Jabhah Nushrah.
“Para pekerja disini adalah para mujahidin Jabhah Nushrah dan masyarakat yang ingin mendedikasikan hidupnya untuk jihad Syam”, lanjut Abu Ahmad.
“Kami memproduksi ratusan unit setiap minggunya sesuai permintaan dari pusat komando Jabhah Nushrah”, demikian penjelasan Abu Anas kepada kami.
Insya Allah, dalam waktu dekat Muqawamah Media Team akan segera merilis video eksklusif liputan kegiatan di pabrik mortar dan roket Jabhah Nushrah yang kami kunjungi ini.
Dan untuk memuaskan rasa penasaran para pembaca setia Muqawamah Media, maka kami sajikan terlebih dahulu kumpulan foto-foto ekslusif yang berhasil kami dapatkan dari kunjungan istimewa ini :

Pernyataan Resmi AQAP Tentang Pengeboman Amerika Terhadap Iraq

aqap-iraq


بسم الله الرحمن الرحيم
 PERNYATAAN TENTANG PENGEBOMAN AMERIKA TERHADAP IRAQ Tanggal : 18 syawal 1435 / 14 agustus 2014 Nomor: 81
Segala puji bagi Allah yang telah berfirman: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (QS. Al Baqarah: 120). Shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Rasul-Nya yang telah diutus dengan menggenggam pedang di tangannya hingga hanya Allah saja yang diibadahi tanpa sekutu baginya, amma ba’du :
Umat Islam masih harus menempuh peristiwa-peristiwa penting, menghadapi tantangan-tantangan yang sulit, dan melawan konspirasi yang diprakarsai oleh para thaghut, baik arab maupun non-arab. Perang yang dilancarkan oleh bangsa-bangsa kafir terhadap Islam adalah hal yang biasa bagi kaum muslimin. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah: “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup”(QS. Al Baqarah: 217). Di dalamnya terdapat pelajaran yang jelas bagi keberlangsungan perjalanan dakwah nabawiyah ini; yaitu barangsiapa yang berjalan sesuai dengan petunjuk Nabi SAW maka sudah menjadi keharusan baginya untuk menghadapi kesengsaraan dan kesulitan.
Pelopor dalam perang melawan Islam saat ini adalah Amerika, yaitu yang mengibarkan bendera dan menjunjung salib, berusaha dengan sekuat tenaga untuk melemahkan Islam serta menghinakan penganutnya, mengerahkan seluruh kekuatannya untuk berperang, menumpahkan darah kaum muslimin tanpa memelihara hubungan kekerabatan dan mengindahkan perjanjian, dan mereka tidak menjaga kesucian waktu atau tempat atau jiwa manusia.
Hal terakhir yang mereka lakukan adalah mengirim pesawat-pesawat tanpa awak untuk mengebom saudara kita kaum muslimin di Iraq dengan menggunakan alasan palsu dan membenarkan diri dengan alasan yang naïf, dan kami meminta penjelasan (konfirmasi) dari Amerika dimana mereka tidak memikirkan keselamatan ratusan ribu ahlus sunnah di Iraq dari bom-bom barel yang dikirim oleh Al Maliki untuk meledakkan Fallujah, Diyala dan Mosul. Dan dimana perasaan kemanusiaan Obama serta jargon-jargon etika dia setelah dengan jelas terlihat adanya kebencian dari pemerintahan rafidhah Al Maliki terhadap ahlus sunnah, menumpahkan darah mereka dan merampas kehormatan mereka. Ini tidaklah mengherankan dan tidak pula mengejutkan, kejahatan yang dilakukan Amerika dan para tentaranya di Iraq selama berlangsungnya era penjajahan belum dan tidak akan pernah hilang dari memori kaum muslimin dengan mudah!

Jabhah Nushrah Launched a Serial Attack to Destroy Hizbullat Bases in Qalamoun and Libanon

qalamun

There have been many known  if The Hizbullat shi'ites militia from Libanon sent their troops consisted thousands men, accrossSyrian border supporting Assad's Regime devastating the remaining moslems in Syria.Their attrocities cannot be hidden anymore. With the Syrian Moslem Ummah, JABHAH NUSHRAH launched an effective and deadly attack against this shi'ites scumbag militia as seen on this picture below:
 
Thursday,3 July 2014 – Corpse of the Hizbullat troop, it was killed by istisyhadiyah bombing explosion fromJabhah Nushrah mujahedeen in Jarud Arsal region of Qalamoun.

A Series Of Jabhah Nusrah Operation In Damascus

foto16

As a one of the most valuable jihadist group in Syiria-specially in Damascus-Jabhah Nushrah performed a great attack on to Nushairiyah Military Base in Maliha City of Damascus Coastal Province. They also made a good social interaction with moslem in Damascus-Syria by performed Eid Parade and a series of dakwah for the people of Damascus as seen on the picture below:
foto1Thursday, 17 July 2014- The Istisyhadiyah Bombing Executor  Abu Ala'  took a photographic pose before the operation in Maliha City of Damascus Coastal Province.
foto2Thursday, 17 July 2014- The Istisyhadiyah Bombing Executor  Abu Ala'  took a photographic pose before the operation in Maliha City of Damascus Coastal Province.

Thursday, August 14, 2014

Sudah Tamat Era Rezim Syi'ah Nuri al-Maliki di Irak






BAGDAD- Era Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki telah tamat. Sesudah kehilangan dukungan dari tokoh-tokoh Syi’ah. Seperti Ali Khamenei, Ali Sistani, dan Muqtada al-Saddr. Para ‘bos’ al-Maliki,  Amerika, Iran, dan lingkungannya negara-negara Arab, ramai-ramai mendepak al-Maliki.

Maka,Nouri al-Maliki tidak ada pilihan lain, ia memilih jalan  mengundurkan diri dari jabatannya mendukung penggantinya Perdana Menteri  Haider al-Abadi, saat mengumumkan pernyataan pengunduran dirinya, dalam pidato di televisi Irak,  Kamis, 14/ 8/2014.

Dalam pidatonya di televisi, al-Malliki diapit oleh tokoh-tokoh Syi’ah dan para  pemimpin Irak, menyatakan dukungan kepada al-Abadi. Al-Maliki mengatakan ia mundur dan mendukung penggantinya bertujuan “memelihara kesatuan” di Irak.

“Saya mengumumkan pengunduran diri sebelum hari ini, dan  memudahkan  proses politik dan pembentukan pemerintah baru, dan menarik pencalonan saya, serta mendukung Haider al-Abadi”, kata Maliki, Kamis malam.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri al-Maliki membela dirinya saat berkuasa, mengatakan bahwa ia telah membawa Irak kepada masyarakat internasional, dan menekankan Irak sedang menghadapi ancaman teroris yang serius. Al-Maliki juga mengindikasikan, bahwa ia  tidak mencari jabatan kekuasaan apapun dalam pemerintahan Irak di masa depan.

Maliki terlihat dengan wajah yang tegang, saat mengumumkan pengunduran dirinya dalam pidato televisi Kamis malam. Penggantinya Haider al-Abadi adalah di sebelah kanannya.

Maliki mengatakan keputusannya didasarkan pada keinginannya “melindungi kepentingan yang lebih besar bagi negara Irak”,  ujar Maliki, dan ingin menghindari pertumpahan darah.

“Saya hanya akan menjadi seorang prajurit tempur, dan berjuang membela Irak dan rakyatnya”, tambahnya.

Akhir Kekuasaan Maliki

Presiden Fuad Ma’sum memilih tokoh Sy’ah yang baru, yaitu  Abadi, anggota Partai Da’wa yang dipimpin al-Maliki, dan menugaskan al-Abadi segera membentuk pemerintahan baru, mengingat kondisi di Irak yang semakin kritis, terutama menghadapi ancaman yang disebut oleh al-Maliki sebagai ancaman ‘teroris’, maksudnya ISIS.

Teheran dan Washington, dua kekuatan  utama yang menjadi penentu politik dan militer di Irak, mendepak al-Maliki dan mengalihkan dukungannya kepada Abadi. Pukulan  besar bagi  Maliki, ketika pemimpin ulama Syiah Irak, Ayatullah Ali Sistani merilis seruan melalui surat terbuka, agar segera Maliki melepaskan jabatan kekuasaannya, sebagai perdana menteri Irak.

Nampaknyam, al-Maliki pergi ke pengasingan di sebuah negara yang  tidak diketahui. Karena, Maliki sebagai perdana menteri bertindak dengan tangan besi, dan otoriter yang menimbulkan permusuhan yang sangat luas. Di masa jabatannya berakhir, di mana Irak menghadapi krisis besar, disebabkan  kebijakannya yang mengelimir kelompok-kelompok Sunni di Irak. Selama pemerinthan telah ribuan orang Irak, akibat  pemboman di pusat-pusat kota Irak.

Puncaknya, kelompok pejuang ISIS dengan sangat cepat berhasil menguasai  lima provinsi Irak, termasuk kota terbesar kedua Irak, yaitu Mosul. Jatuhnya Mosul, sangat mengkawatirkan para pemimpin Amerika di Washington, Teheran, dan Riyad. Apalagi, tidak lama, ISIS melalui pemimpin mereka, Abu Bakar al-Bagdadi, mendeklarasikan berdiri Khilafah. Al-Bagdadi menyerukan kepada seluruh Muslim dunia, meminta mereka bergabung ke Irak.

Denganperubahan konstalasi politik di Irak ini, Amerika, Iran, dan negara Arab, mendesain ulang tentang kebijakan di Irak. Nouri al-Maliki sudah dianggap tidak dapat membawa misi bagi  kepentingan Amerika, Iran,  dan negara Arab, menghadapi ISIS di Irak. Re-formulasi ulang pemerintahan di Irak, dan mendudukan Haider al-Abadi, sebuah keputusan politik, mengantisipasi semakin kuatnya pengaruh ISIS atau Daulah Islam, yang terus menggerus kekuasaan rezim Syi’ah di Irak.

Amerika Serikat, Uni Eropa (NATO), dan negara-negara Arab sedang mempertimbangkan kembali invasi militer ke Irak, bertujuan ingin membersihkan ISIS dari Irak, yang sudah menjalar ke Suriah, dan berbagai negara di Timur Tengah, dan Afrika. Ini sebuah ‘warning’ lampu merah bagi mereka, dan  tidak dapat ditolerir. ISIS harus digebuk habis. Wallahu’alam.

-

Sudah Tamat Era Rezim Syi'ah Nuri al-Maliki di Irak

BAGDAD (voa-islam.com) - Era Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki telah tamat. Sesudah kehilangan dukungan dari tokoh-tokoh Syi’ah. Seperti Ali Khamenei, Ali Sistani, dan Muqtada al-Saddr. Para ‘bos’ al-Maliki,  Amerika, Iran, dan lingkungannya negara-negara Arab, ramai-ramai mendepak al-Maliki.
Maka,Nouri al-Maliki tidak ada pilihan lain, ia memilih jalan  mengundurkan diri dari jabatannya mendukung penggantinya Perdana Menteri  Haider al-Abadi, saat mengumumkan pernyataan pengunduran dirinya, dalam pidato di televisi Irak,  Kamis, 14/ 8/2014.
Dalam pidatonya di televisi, al-Malliki diapit oleh tokoh-tokoh Syi’ah dan para  pemimpin Irak, menyatakan dukungan kepada al-Abadi. Al-Maliki mengatakan ia mundur dan mendukung penggantinya bertujuan “memelihara kesatuan” di Irak.
“Saya mengumumkan pengunduran diri sebelum hari ini, dan  memudahkan  proses politik dan pembentukan pemerintah baru, dan menarik pencalonan saya, serta mendukung Haider al-Abadi”, kata Maliki, Kamis malam.
Dalam pidatonya, Perdana Menteri al-Maliki membela dirinya saat berkuasa, mengatakan bahwa ia telah membawa Irak kepada masyarakat internasional, dan menekankan Irak sedang menghadapi ancaman teroris yang serius. Al-Maliki juga mengindikasikan, bahwa ia  tidak mencari jabatan kekuasaan apapun dalam pemerintahan Irak di masa depan.
Maliki terlihat dengan wajah yang tegang, saat mengumumkan pengunduran dirinya dalam pidato televisi Kamis malam. Penggantinya Haider al-Abadi adalah di sebelah kanannya.
Maliki mengatakan keputusannya didasarkan pada keinginannya “melindungi kepentingan yang lebih besar bagi negara Irak”,  ujar Maliki, dan ingin menghindari pertumpahan darah.
“Saya hanya akan menjadi seorang prajurit tempur, dan berjuang membela Irak dan rakyatnya”, tambahnya.
Akhir Kekuasaan Maliki 
Presiden Fuad Ma’sum memilih tokoh Sy’ah yang baru, yaitu  Abadi, anggota Partai Da’wa yang dipimpin al-Maliki, dan menugaskan al-Abadi segera membentuk pemerintahan baru, mengingat kondisi di Irak yang semakin kritis, terutama menghadapi ancaman yang disebut oleh al-Maliki sebagai ancaman ‘teroris’, maksudnya ISIS.
Teheran dan Washington, dua kekuatan  utama yang menjadi penentu politik dan militer di Irak, mendepak al-Maliki dan mengalihkan dukungannya kepada Abadi. Pukulan  besar bagi  Maliki, ketika pemimpin ulama Syiah Irak, Ayatullah Ali Sistani merilis seruan melalui surat terbuka, agar segera Maliki melepaskan jabatan kekuasaannya, sebagai perdana menteri Irak.
Nampaknyam, al-Maliki pergi ke pengasingan di sebuah negara yang  tidak diketahui. Karena, Maliki sebagai perdana menteri bertindak dengan tangan besi, dan otoriter yang menimbulkan permusuhan yang sangat luas. Di masa jabatannya berakhir, di mana Irak menghadapi krisis besar, disebabkan  kebijakannya yang mengelimir kelompok-kelompok Sunni di Irak. Selama pemerinthan telah ribuan orang Irak, akibat  pemboman di pusat-pusat kota Irak.
Puncaknya, kelompok pejuang ISIS dengan sangat cepat berhasil menguasai  lima provinsi Irak, termasuk kota terbesar kedua Irak, yaitu Mosul. Jatuhnya Mosul, sangat mengkawatirkan para pemimpin Amerika di Washington, Teheran, dan Riyad. Apalagi, tidak lama, ISIS melalui pemimpin mereka, Abu Bakar al-Bagdadi, mendeklarasikan berdiri Khilafah. Al-Bagdadi menyerukan kepada seluruh Muslim dunia, meminta mereka bergabung ke Irak.
Denganperubahan konstalasi politik di Irak ini, Amerika, Iran, dan negara Arab, mendesain ulang tentang kebijakan di Irak. Nouri al-Maliki sudah dianggap tidak dapat membawa misi bagi  kepentingan Amerika, Iran,  dan negara Arab, menghadapi ISIS di Irak. Re-formulasi ulang pemerintahan di Irak, dan mendudukan Haider al-Abadi, sebuah keputusan politik, mengantisipasi semakin kuatnya pengaruh ISIS atau Daulah Islam, yang terus menggerus kekuasaan rezim Syi’ah di Irak.
Amerika Serikat, Uni Eropa (NATO), dan negara-negara Arab sedang mempertimbangkan kembali invasi militer ke Irak, bertujuan ingin membersihkan ISIS dari Irak, yang sudah menjalar ke Suriah, dan berbagai negara di Timur Tengah, dan Afrika. Ini sebuah ‘warning’ lampu merah bagi mereka, dan  tidak dapat ditolerir. ISIS harus digebuk habis. Wallahu’alam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/opini/2014/08/15/32236/sudah-tamat-era-rezim-syiah-nuri-almaliki-di-irak/#sthash.YV4qy8rM.dpuf

Tuesday, August 12, 2014

Jubir ISIS: ISIS tidak mengebom di masjid dan jalan raya Irak, rezim Syiah Rafidhah pelakunya




Jubir ISIS: ISIS tidak mengebom di masjid dan jalan raya Irak, rezim Syiah Rafidhah pelakunya
Muhib Al-Majdi Rabu, 27 Zulqa'dah 1434 H / 2 Oktober 2013 10:04
Jubir ISIS: ISIS tidak mengebom di masjid dan jalan raya Irak, rezim Syiah Rafidhah pelakunya
Mujahidin ISIS

BAGHDAD  Juru bicara resmi Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) Syaikh Abu Muhammad al-Adnani menampik tuduhan palsu media massa mainstream yang menuduh ISIS sebagai pelaku berbagai peledakan di masjid-masjid dan jalan-jalan raya di Irak dan tempat lainnya.

Hal itu ditegaskan oleh Syaikh Abu Muhammad al-Adnani dalam pesan audio berjudul “Cukuplah engkau memiliki Allah, wahai Daulah Islam“. Pesan audio ini dirilis oleh Yayasan Media Al-I’tisham, sayap media Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) pada pekan keempat September 2013 M.
pesan judio jubir

perang-antara-syiah-dengan-berebut-kekuasaan-di-irak

BAGDAD (voa-islam.com) - Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menolak penunjukan Haider al-Abadi sebagai penggantinya, dan menyebutnya “tidak konstitusional”. Penolakan al-Maliki terhadap al-Abadi memperburuk ketegangan politik di Irak, dan membawa negara itu ke dalam bencana, Senin, 11/8/2014.
Berbicara dalam pidato televisi yang disiarkan seluruh Irak, al-Maliki menantang al-Abadi di tengah-tengah  pendukungnya - mengatakan bahwa “kami menolak tindakan inkonstitusional”, tentang penunjukan al-Abadi. Situasi di Bagdad semakin tegang, menyusul penolakan Nuri al-Maliki atas penggantinya al-Abadi yang berasal dari Partai Da’wa (Syi’ah).
Maliki menuduh campur tangan  Washington, dan  mengatakan AS “berdiri di sisi al-Abadi yang  melanggar konstitusi”, ucapnya. Presiden Barack Obama dari Gedung Putih, menegaskan dukungannya kepada Perdana Baru, yaitu Haider al-Abadi. Al-Abadi dinilai relatif lebih moderat, dan diharapkan membentuk pemerintahan baru, dan bisa mengakomodasi kelompok-kelompok di Irak, yaitu Kurdi, Sunni dan Syi’ah.
Al-Maliki mengatakan bahwa pasukan tentara dan keamanan mereka terlibat dalam pertempuran melawan ISIS yang lagi melanda  utara Irak. Irak menghadapi bencana peperangan yang dahsyat dengan ISIS, dan sekarang telah memproklamirkan sebagai Daulah Islam Irak, khususnya di wilayah yang sudah dikuasainya, seperti Mosul.
Sebelumnya, Khalaf Abdul-Samad, anggota dari Partai Da’wa yang dekat dengan  Maliki, mengeluarkan pernyataan di televisi negara, bahwa perdana menteri terpilih al-Abadi “hanya mewakili dirinya sendiri”, dan tidak memiliki legitimasi.
Maliki  menolak menyerahkan kekuasaannya,  bahkan Maliki mengerahkan pendukungnya yaitu milisi dan pasukan khusus di jalan-jalan, ungkap Reuters Senin. Ini akan membawa pertikaian politik dan menuju perang antara kelompok Syi’ah sendiri.
Ali Khedery,melalui Twitter menyarankan kepada mantan para  pejabat Amerika termasuk lima duta besar AS untuk Irak, segera meninggalkan Zona Hijau di Irak,  karena Maliki telah menutup Zona Hijau di Irak, daerah yang menjadi tempat eksklusif seperti kedutaan dan lembaga pemerintah, termasuk kantor perdana menteri. Karena kemungkinan akan pecah perang terbuka antara pendukung al-Maliki dengan pasukan lainnya.
 Partai Da’wa Maliki menyatakan penggantinya ilegal, dan Washington menyampaikan peringatan keras kepada Maliki tidak “menciptakan ketegangan” dengan menggunakan kekuatan militer yang berada dibawah kendali  kekuasaannya.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/world-analysis/2014/08/12/32180/perang-antara-syiah-dengan-berebut-kekuasaan-di-irak/#sthash.MckjgtGr.dpuf
BAGDAD Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menolak penunjukan Haider al-Abadi sebagai penggantinya, dan menyebutnya “tidak konstitusional”. Penolakan al-Maliki terhadap al-Abadi memperburuk ketegangan politik di Irak, dan membawa negara itu ke dalam bencana, Senin, 11/8/2014.

Berbicara dalam pidato televisi yang disiarkan seluruh Irak, al-Maliki menantang al-Abadi di tengah-tengah  pendukungnya - mengatakan bahwa “kami menolak tindakan inkonstitusional”, tentang penunjukan al-Abadi. Situasi di Bagdad semakin tegang, menyusul penolakan Nuri al-Maliki atas penggantinya al-Abadi yang berasal dari Partai Da’wa (Syi’ah).


Maliki menuduh campur tangan  Washington, dan  mengatakan AS “berdiri di sisi al-Abadi yang  melanggar konstitusi”, ucapnya. Presiden Barack Obama dari Gedung Putih, menegaskan dukungannya kepada Perdana Baru, yaitu Haider al-Abadi. Al-Abadi dinilai relatif lebih moderat, dan diharapkan membentuk pemerintahan baru, dan bisa mengakomodasi kelompok-kelompok di Irak, yaitu Kurdi, Sunni dan Syi’ah.

Astagfirullah! Diktator Kudeta Berdarah Mesir Al-Sisi Masuk ke dalam Kabah!




MEKKAH  Seperti dilansir dari arabnews.com dan beredar di jejaring sosial foto tokoh utama diktator berdarah dan pelaku kudeta militer pada Presiden Mohammad Morsi yang menewaskan 800 pendukungnya dilapangan Rabaa Mesir itu sedang menunaikan ibadah Umroh dan mendapat privileges masuk kedalam Kabah. Innalillah...

"Pelaku makar, pembunuh dan pro zionis Al Sisi yang kini menjadi Presiden Mesir sungguh melukai umat Islam" ucap facebooker.

Facebooker lain menyatakan kiamat sudah dekat "ASTAGHFIRULLAH!!! Can there be more betrayal by the Saudi's to the Muslim Ummah than this??? A ZIONIST in Al-Ka'aba and Al-Haram??? SunhanAllah!!! Signs of Qiyamah all around us!!! "




Sunday, August 10, 2014

Kita Pun Semakin Tahu Kenapa MH370 Dan MH17 Dikorbankan


Malaysia 'popular' di Israel


(It should also be noted that Israel's attack on Gaza began on 17 July at exactly the same time as MH17 came down)


Akibat  Israel riuh rendah....
Malaysia jadi target



Selepas pertempuran memasuki hari ke-24 semalam, nama Malaysia tiba-tiba muncul di akhbar-akhbar utama dan portal berita di Israel.

Akhbar Jerusalem Post dan Haaretz meletakkan berita ‘Anggota Briged Al-Qassam menerima latihan di Malaysia untuk melancarkan serangan rentas sempadan’ di muka hadapan manakala stesen televisyen digital Israel i24news menyenaraikan berita itu sebagai berita utama.

Kesemua akhbar berkenaan melaporkan, Shin Bet menuduh unit komando Hamas menerima latihan seperti payung terjun dan ‘paragliding’ untuk memasuki kawasan selatan wilayah Israel dari Malaysia.

Susulan berita itu, jutaan komen diterima dari seluruh dunia hingga wujud perang siber.

Hamas dalam satu kenyataan menyelar berita berkenaan dan menganggap Israel melakukan penipu besar kerana Malaysia sentiasa berdiri kukuh bersama penduduk Palestin.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (KDN) hari ini turut menafikan dakwaan tersebut dan menganggap laporan itu berniat jahat bagi memburukkan imej negara di mata dunia..

Hubungan baik Malaysia dengan kerajaan Hamas, seperti dibuktikan melalui pertemuan Najib dengan Ismail (kanan) di Gaza dilihat menimbulkan rasa tidak senang Israel.
Hubungan baik Malaysia dengan kerajaan Hamas, seperti dibuktikan melalui pertemuan Najib dengan Ismail (kanan) di Gaza dilihat menimbulkan rasa tidak senang Israel.


Menurut pemimpin kanan Hamas, Dr Khaled Qadoumi, rejim Zionis mengolah propaganda itu untuk menutup kelemahan dan kekejaman di Gaza.

“Israel sedang mengalami kekalahan moral yang teruk dalam operasi ketenteraannya kali ini di Gaza dan mereka cuba menjejaskan sokongan sebuah negara Islam yang proaktif dan kuat terhadap warga Palestin,” kata Khaled seperti dilaporkan Astro Awani.

Hamas juga menyifatkan Malaysia menjadi sasaran penipuan Tel Aviv kerana peranan luar biasa kerajaan dan rakyat negara ini dalam memperjuangkan Palestin di pentas global.

“Israel adalah penipu besar. Kenapa tuduh Malaysia? Kerana Malaysia sebuah negara Islam yang bebas serta berani sentiasa berada di sisi rakyat Palestin di Gaza yang terus sengsara,” tegas Dr Khaled yang turut menyeru semua pihak di Malaysia tidak terpengaruh dengan penipuan dan permainan propaganda Israel.

Sokongan berterusan Malaysia terhadap perjuangan rakyat Palestin di Gaza menjadi perhatian dunia terutamanya apabila Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak membuat lawatan rasmi ke wilayah tertindas itu dan bertemu dengan pemimpin Hamas yang juga Perdana Menteri Gaza, Ismail Haniyeh pada Januari 2013.

Lawatan Najib itu mendapat perhatian luar biasa dan liputan meluas media terutama di Amerika Syarikat kerana beliau merupakan pemimpin dari luar negara Arab yang pertama melawat Gaza.

Pertubuhan Kebudayaan Palestin Malaysia (PCOM) menganggap lawatan itu sebagai langkah berani dan bersejarah oleh Najib.

"Malaysia sentiasa menerajui sokongan terhadap isu Palestin melalui pertubuhan badan bukan kerajaan (di negara ini). Kami menggesa semua kerajaan yang adil untuk menuruti langkah Malaysia," menurut PCOM semasa mengulas lawatan itu.

Tidak mustahil sekiranya Malaysia dikenakan sekatan ekonomi kerana kelantangannya menentang tindakan kejam rejim Zionis terhadap rakyat Palestin.

Pakar Ekonomi Pusat Pengajian Ekonomi, Kewangan dan Perbankan, Universiti Utara Malaysia (UUM), Profesor Datuk Dr Amir Hussin Baharuddin berkata, kemungkinan itu mungkin berlaku dalam usaha Israel melumpuhkan ekonomi negara yang menyokong Palestin.

“Kegawatan ekonomi seperti yang berlaku pada 1997, 1998 dan 2008 boleh berulang. Harga bahan api, getah dan kelapa sawit akan naik mendadak dan kejatuhan ringgit boleh jejas ekonomi negara.

“Keterbukaan ekonomi Malaysia yang membuka ruang syarikat luar untuk melabur juga berisiko (terjejas) sekiranya negara luar (yang menganggap Malaysia sebagai penyokong pengganas) menarik balik pelaburan mereka di negara ini,” katanya kepada Sinar Harian, semalam.

Katanya, langkah berjaga-jaga tetap perlu diambil, kerana negara-negara Barat terutama yang menguasai ekonomi dunia mungkin mengambil kesempatan ke atas Malaysia pada bila-bila masa.

Media Israel kelmarin memetik agensi keselamatan negara itu, Shin Bet yang menuduh kononnya Malaysia dijadikan tempat latihan pejuang Hamas, sekali gus cuba melibatkan Malaysia dengan konflik itu.

Israel cuba pusing cerita

Kerajaan Hamas, yang dilantik rakyat Gaza untuk mentadbir wilayah itu melalui pilihan raya secara demokratik pada 2006 dilabel secara rasmi sebagai pengganas oleh beberapa kuasa Barat, menyebabkan ia tidak diiktiraf sebagai kerajaan dan diharamkan mempunyai sebarang hubungan politik atau ekonomi dengan negara-negara tersebut.

Mengulas dakwaan media Israel mengenai Malaysia, Amir Hussin berkata Israel sedang membohongi diri mereka sendiri sedangkan rejim itu tahu pendirian tegas Malaysia dalam isu kemanusiaan.

"Ini adalah cubaan mereka untuk menjatuhkan negara kita. Negara luar sewajarnya menimbangkan laporan berkenaan sebelum mengambil sebarang tindakan ke atas Malaysia,” katanya.

Sementara itu, Pensyarah Jabatan Pengajian Antarabangsa dan Strategik Universiti Malaya, Profesor Datuk Dr Mohamad Abu Bakar juga tidak menolak kemungkinan berlakunya sekatan ekonomi terhadap Malaysia atas dakwaan menyokong 'keganasan' dan pejuang Hamas.

“Dunia tahu pendirian Malaysia yang sejak dahulu lantang menentang kezaliman Israel dan sentiasa membantu dan menghantar misi kemanusiaan ke Gaza. Selama ini Malaysia membela nasib rakyat dan penderitaan yang dialami penduduk Palestin.

“Hamas pula sebuah badan ditubuhkan untuk mentadbir Genting Gaza yang didiami penduduk Palestin. Secara tidak langsung, Malaysia dianggap menyokong Hamas, walaupun sebenarnya agenda utama Malaysia adalah membela mereka yang menderita di bumi Gaza,” katanya.

Bendera dan Panji Umat Islam Warna Putih Untuk Bendera (Liwaa’)Dan Hitam

Tahukah Kalian Bahwa Islam Memiliki Bendera Sendiri ? Apakah anda tahu bahwa Islam memiliki bendera yang khas?

Ya, Islam merupakan dien yang lengkap yang mengatur segala aspek hidup salah satunya dalam masalah tata negara, termasuk pengaturan bendera. Bendera Islam telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.Bendera Rasulullah terdiri dari:
1. Al-liwa (bendera putih)
2. Ar-rayah (panji hitam)
Di dalam bahasa Arab, bendera dinamai dengan liwa (jamaknya adalah alwiyah). Sedangkan panji-panji perang dinamakan dengan rayah. Disebut juga dengan al-‘alam.

Rayah adalah panji-panji yang diserahkan kepada pemimpin peperangan, dimana seluruh pasukan berperang di bawah naungannya. Sedangkan liwa adalah bendera yang menunjukan posisi pemimpin pasukan, dan ia akan dibawa mengikuti posisi pemimpin pasukan.
Liwa adalah al-‘alam (bendera) yang berukuran besar. Jadi, liwa adalah bendera Negara. Sedangkan rayah berbeda dengan al-‘alam.

Rayah adalah bendera yang berukuran lebih kecil, yang diserahkan oleh khalifah atau wakilnya kepada pemimpin perang,serta komandan-komandan pasukan Islam lainnya.
Rayah merupakan tanda yang menunjukan bahwa orang yang membawanya adalah pemimpin perang.

Liwa, (bendera negara) berwarna putih, sedangkan rayah (panji-panji perang) berwarna hitam. Banyak riwayat (hadist) warna liwa dan rayah, diantaranya:

Memahami Panji-Panji Hitam Dari Timur


Sabda Nabi SAW “Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah- tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk”. Maksudnya ialah al-Mahdi. (Ibn Majah, Abu Nuaim & Al-Hakim)

Sabda Nabi SAW, “Apabila keluar Panji-panji Hitam dari arah Khurasan, tidak akan ada sesuatu apa pun yang dapat menolaknya hinggalah dipacakkan di Ilya.” (At- Tarmizi)

Panji-panji hitam! Seolah kalimat itu sudah tidak asing lagi bagi kita umat muslim. Panji-panji hitam adalah salah satu jamaah yang dijanjikan oleh Rasulullah s.a.w dan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim, karena panji-panji hitam adalah pembuka jalan bagi pemerintahan imam mahdi.

Untuk memahami maksud Rasulullah s.a.w tentang panji-panji hitam kita perlu menilik kembali kepada sejarah di zaman Rasulullah s.a.w , karena 'panji-panji hitam' di sini adalah perumpamaan yang Rasulullah s.a.w pakai untuk memahamkan para sahabat r.a. tentang jamaah yang di janjikan ini karena ciri-ciri dan sifatnya jamaah yang di janjikan sebagi pembuka jalan pemerintahan imam mahdi ini mirip dengan 'panji-panji hitam' di jaman Rasulullah s.a.w.

Fitnah ISIS: Antara Alihan Isu Hororisasi Ide Khilafah Serta Blunder Politik Bagi Musuh Islam

Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H. Advokat, Aktivis Hizbut Tahrir Kota Bekasi.
Pasca dideklarasikannya Khilafah oleh kelompok milisi bersenjata yang menamakan dirinya ISIS (The Islamic State of Iraq and Sham/ Daulah Islam Irak dan Syam) pada 29 Juni 2014 (bertepatan 01 Ramadhan 1435 H), berbagai kalangan aktivis dakwah dan pejuang Islam diberbagai belahan negeri  mengalami dinamika yang luar biasa, terutama di dunia jejaring sosial. Atas pertanyaan berbagai pihak, amir hizb asy Syaikh Ato’ Bin Khalil  Abu ar Rusytoh memberikan tanggapan khusus mengenai proklamasi Khilafah tersebut. (www: hizbut tahrir.or.id/2014/08/05/politik-proklamasi-tegaknya-al-khilafah-oleh-isis/)
Hizbut tahrir sendiri memandang bahwa Khilafah yang dideklarasikan ISIS adalah Khilafah yang tidak syar’i karena tidak memenuhi 4 (empat) syarat yang harus wujud pada sebuah Wilayah yang menegakan Daulah Khilafah,  yaitu:
  1. Pertama, kekuasaan wilayah tersebut bersifat independen, hanya bersandar kepada kaum Muslim, bukan kepada negara Kafir, atau di bawah cengkraman kaum Kafir.
  2. Kedua, keamanan kaum Muslim di wilayah itu di tangan Islam, bukan keamanan Kufur, dimana perlindungan terhadap ancaman dari dalam maupun luar, merupakan perlindungan Islam bersumber dari kekuatan kaum Muslim sebagai kekuatan Islam murni.
  3. Ketiga, memulai seketika dengan menerapkan Islam secara total, revolusioner dan menyeluruh, serta siap mengemban dakwah Islam.
  4. Keempat, Khalifah yang dibai’at harus memenuhi syarat pengangkatan Khilafah (Muslim, laki-laki, baligh, berakal, merdeka, adil dan mampu), sekalipun belum memenuhi syarat keutamaan. Sebab, yang menjadi patokan adalah syarat in’iqad (pengangkatan).  
ISIS: Penglihan Isu, Dalam dan Luar Negeri
Patut diketahui, isu ISIS sebelumnya isu biasa saja dan hanya ramai menjadi pembicaraan dikalangan terbatas dan media yang terbatas pula. ISIS berubah menjadi isu sentral yang di blow up seluruh media Nasional, baik cetak dan elektronik hampir bersamaan dengan adanya berbagai isu politik yang melingkupinya. ISIS mendeklarasikan Khilafah setelah sebelumnya menamakan diri sebagai Daulah Islam di Irak dan Suriah pada tanggal pada 29 Juni  2014 (bertepatan 01 Ramadhan 1435 H). Namun media Nasional baru mulai ramai memberitakannya setelah setelah terjadi isu-isu besar yang sebelumnya menyita perhatian publik Indonesia, baik isu nasional maupun internasional. Isu sentral internasional di seantero jagat dunia setelah memasuki Ramadhan sampai Idul Fitri bahkan hingga saat ini adalah isu penyerangan Israel ke Gaza. Termasuk juga isu peperangan antara berbagai kelompok jihadi melawan  Rezim Syiah Nushairiyah Bashar Asyad, juga isu nasib kaum muslimin di Irak dan Afganistan yang sedang dirundung malapetakan perang yang tidak berkesudahan.
Adapun isu didalam negeri yang paling menonjol adalah kebijakan (baca:  ketidakbijakan) kenaikan tarif dasar listrik per 1 Juli 2014, kebijakan pengendalian BBM (Baca: pengurangan  BBM untuk Rakyat) dan tentu  saja   peluang terjadinya chaos pasca   pengumuman putusan hakim oleh Mahkamah  Konstitusi atas adanya Gugatan Capres Prabowo mengenai adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Pilpres 2014.
Usu kenaikan TDL, pengendalian BBM bersubsidi dan  gonjang-ganjing sengketa Pemilu. Penenggelaman semua pemberitaan tersebut memberikan dampak pada konteks  agitasi dan arus utama perhatian umat
Pemberitaan deklarasi Khilafah oleh ISIS dengan segala  pernak-perniknya praktis menenggelamkan pemberitaan tentang serangan Israel ke Gaza, kebiadaban Rezim Bashar  Asyad, penderitaan kaum muslimin diberbagai belahan Dunia termasuk di dalam negeri seperti isu kenaikan TDL, pengendalian BBM bersubsidi dan  gonjang-ganjing sengketa Pemilu. Penenggelaman semua pemberitaan tersebut memberikan dampak pada konteks agitasi dan arus utama perhatian umat. Sebelumnya, isu Gaza menjadi isu yang menyatukan kaum muslimin, memperjelas  watak barat yang ambigu, mengkonfirmasi hakekat penguasa-penguasa negeri islam sebagai penguasa antek (mesir, arab Saudi, iran, turki, Indonesia) yang tidak melakukan tindakan apapun yang berarti selain kecaman demi kecaman.
Adapun untuk konteks nasional, praktis isu ISIS mengalihkan perhatian umat terhadap aktivitas pendzaliman secara terstruktur dan masif yang dilakukan oleh penguasa yang secara  sadar dan sengaja menambah  beban hidup rakyatnya dengan kebijakan kenaikan Tarif  Dasar Listrik (TDL), pengurangan konsumsi BBM untuk rakyat bahkan rencana melakukan penyesuaian  harga BBM (baca: Kenaikan harga BBM).
Kubu Prabowo-hatta juga tidak ketinggalan ketiban getahnya, pemberitaan ISIS nyaris menenggelamkan pemberitaan proses hukum adanya dugaan pelanggaran pemilu yang sedang disidangkan di Mahkamah Konstitusi. Hal ini jelas akan menghambat maksimalisasi penguatan kohesi  internal bagi pendukung Prabowo-Hatta sekaligus menghambat upaya agitasi kepada publik untuk ikut bersama berempati dan memberikan dukungan politik  kepada kubu Prabowo-Hatta. Tentu saja hal yang demikian sangat menguntungkan bagi rival politik prabowo-hatta.
ISIS: Hororisasi Khilafah dan para Pengembannya
Hanya saja yang patut untuk dijadikan perhatian utama dan serius bagi  setiap pengemban dakwah adalah dampak dari pemberitaan ISIS yang berimplikasi pada upaya Kriminalisasi dan Monsterisasi  ide-ide Islam (syariah  dan Khilafah) serta simbol-simbol islam (bendera Tauhid, al Liwa dan Ar Roya). Narasi yang  hendak dibentuk oleh “orang-orang dibalik isu ISIS” adalah upaya-upaya yang terstruktur dan masif untuk merusak islam dan umatnya dengan cara mengarahkan opini publik untuk menjauhkan  umat islam dari ide-ide islam dan symbol-simbolnya. Upaya-upaya mengasosiasikan aktivitas berbagai gerakan islam yang berjuang menegakan Khilafah dengan ISIS nampak jelas, meskipun  metodenya tidak sama dengan metode perjuangan ISIS.
Opini yang hendak dibentuk adalah bahwa ISIS adalah gerakan Teroris,  setiap gerakan yang memiliki kesamaan tujuan perjuangan dengan ISIS juga gerakan Teroris. Dampak dari “Generalisasi Isu Teroris” tersebut mengajak umat untuk menjauhi setiap gerakan atau kelompok yang membawa ide-ide dan simbol-simbol yang menyerupai atau sama dengan ide-ide dan simbol-simbol yang diusung ISIS. Ini adalah pisau bermata dua untuk  mengiris ISIS disatu sisi dan mencincang setiap gerakan atau kelompok yang memperjuangkan tegaknya Khilafah disisi yang lain. Dalah bahasa yang lain, satu kali tepuk dua lalat mati, satu kali kayuh dua tiga pulau terlewati.
Dampak dari pemberitaan Fitnah ISIS ini lagi-lagi juga memakan korban. Belum lama ini  di bekasi, ketua  harian Jamaah Anshoru Tauhid (JAT) ditangkap di Bekasi oleh densus 88 (www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/08/10/32134/teroristainment-isis-ustadz-afif-abdul-majid-ditangkap-densus88-di-bekasi/). Tidak  menutup kemungkinan diduga akan terjadi tindakan pengulangan berupa penyalahgunaan wewenang atau tindakan yang melampaui kewenangan dengan adanya  pembunuhan diluar proses hukum (Ekstra Yudisial Killing) oleh Densus 88 kepada terduga Teroris saat penangkapan atau penggerebekan sebagaimana kasus yang lainnya. Densus 88 yang merupakan bagian dari Penyelidik dan Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil  kewenangan Jaksa selaku penuntut umum yang memiliki kewenangan eksekutorial berdasarkan putusan hakim. BNPT sendiri dengan Narasi dan Opini publik yang dibentuk dengan dukungan penuh media-media sekuler disinyalir seolah telah beralih profesi menjadi Hakim yang memegang Palu Vonis Keadilan. Apa yang   disampaikan BNPT ke Media seolah-olah menjadi putusan yang memiliki kekuatan eksekutorial  sehingga dapat dijadikan dalil (Baca: Dalih) bagi Densus 88 yang telah berubah fungsi dari Penyelidik dan Penyidik  menjadi Jaksa Eksekusi  untuk melakukan pembunuhan (baca: pembantaian) kepada para Terduga Teroris.
Target akhirnya adalah hendak menjauhkan aktivis pengemban dakwah dari islam dan umat. Umat selaku pemegang kekuasaan riil digiring opininya untuk menjauhi bahkan takut kepada pejuang penegak Khilafah. Umat juga diajak menjauhi dan membenci simbol-simbol islam, padahal simbol tersebut merupakan manifestasi akidah seorang muslim. Pada saat yang sama, perjuangan politik untuk menegakan Khilafah pengembannya juga berusaha untuk ditarik dan dicabut dari  akar perjuangannya, yaitu syariah dan Khilafah. Hambatan, tantangan dan gangguan bahkan fitnah-fitnah keji terhadap syariah dan Khilafah -jika pengemban dakwah tidak istiqomah dan kokoh dalam mengemban amanah- akan tercerabut dan terlempar jauh dari islam,  sementara “Jurang yang menganga dalam politik sekuler demokrasi” telah disediakan untuk kanalisasi yang akan  menjadi lubang ancaman untuk mengubur semangat dan cita-cita perjuangan penegakan Khilafah. 
Blunder Politik
Allah SWT telah menurunkan Agama ini Allah pula –dengan segala kekuasaannya- yang akan menjaganya. Makar dan tipu daya yang dibuat oleh orang-orang kafir dan munafik tidak akan merubah sedikitpun melainkan menambah keikhlasan dan keistiqomahan pejuang penegak Khilafah serta mengantarkannya pada pertolongan Allah dan kemenangan. Setelah isu ISIS digulirkan, khalayak banyak yang memperbincangkan Khilafah  terlepas dengan berbagai dinamikanya, baik yang pro dan yang kontra. Opini umum tentang Khilafah semakin menguat, bahkan seluruh komponen umat termasuk ulama rujukan umat yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia bahu membahu turun tangan untuk membela  syariah dan khilafah dari proses kriminalisasi dan monsterisasi.
Para pengemban dakwah syariah dan Khilafah semakin dekat dengan umat karena banyaknya umat yang menginginkan penjelasan yang menyeluruh atau  setidakya penjelasan yang cukup seputar isu ISIS dan Khilafah. Berbagai  diskusi dengan Metode Bil Hikmah wal Maidhoh Hasanah mampu memberikan pencerahan kepada umat untuk melakukan pemilahan antara ISIS disatu sisi dan Khilafah  disisi yang lain. Jika ada seorang muslim yang mencuri yang salah adalah individunya, bukan islamnya.  Termasuk terjadinya kesalahan, penyelewengan bahkan penyimpangan proses perjuangan penegakan Khilafah oleh ISIS tidak serta merta meruntuhkan ide Khilafah yang agung yang merupakan tujuan, harapan, cita-cita serta solusi bagi seluruh problematika yang dihadapi umat islam bahkan Khilafah akan menjadi rahmat bagi semesta alam.
Tentu saja kondisi ini harus disambut oleh  segenap komponen aktivis pejuang penegak syariah dan khilafah dengan cara meningkatkan amal dan melipat gandakan  keikhlasan untuk semakin massif mendatangi pintu-pintu umat sampai umat benar-benar membukakan pintu atau aktivis pejuang penegak syariah dan khilafah harus membukanya dengan  paksa, sampai tidak ada satupun rumah setiap muslim ketika dibuka melainkan didalamnya telah ada syariah dan Khilafah. Allahu Akbar!
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/world-analysis/2014/08/11/32149/fitnah-isis-antara-alihan-isu-hororisasi-ide-khilafah-serta-blunder-politik-bagi-musuh-islam/#sthash.pp8gOhWt.sTvVNg8F.dpuf
Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H. Advokat, Aktivis Hizbut Tahrir Kota Bekasi.

Pasca dideklarasikannya Khilafah oleh kelompok milisi bersenjata yang menamakan dirinya ISIS (The Islamic State of Iraq and Sham/ Daulah Islam Irak dan Syam) pada 29 Juni 2014 (bertepatan 01 Ramadhan 1435 H), berbagai kalangan aktivis dakwah dan pejuang Islam diberbagai belahan negeri  mengalami dinamika yang luar biasa, terutama di dunia jejaring sosial. Atas pertanyaan berbagai pihak, amir hizb asy Syaikh Ato’ Bin Khalil  Abu ar Rusytoh memberikan tanggapan khusus mengenai proklamasi Khilafah tersebut. (www: hizbut tahrir.or.id/2014/08/05/politik-proklamasi-tegaknya-al-khilafah-oleh-isis/)

Hizbut tahrir sendiri memandang bahwa Khilafah yang dideklarasikan ISIS adalah Khilafah yang tidak syar’i karena tidak memenuhi 4 (empat) syarat yang harus wujud pada sebuah Wilayah yang menegakan Daulah Khilafah,  yaitu:

Saturday, August 9, 2014

AS luncurkan serangan kedua ke Daulah Islamiyah

Amerika Serikat meluncurkan dua serangan udata tambahan untuk melawan militan Daulah Islamiyah, yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, di Irak utara, kata Pentagon.
Pesawat tanpa awak AS dan jet tempur laut menyerang target di dekat kota Irbil, Kurdish - lokasi yang sama dengan yang dilakukan Jumat (08/08).
Dalam aksi kedua ini, Pentagon mengklaim bahwa mereka berhasil menghancurkan mortar dan menewaskan sekelompok militan.
Dengan jet tempur, mereka juga berhasil menghancurkan tujuh kendaraan yang sedang melakukan konvoi, kata juru bicara Laksamada Muda John Kirby.
 ini menandai kali pertama AS terjun langsung dalam operasi militer di Irak sejak ditariknya pasukan AS pada 2011.
Intervensi dilakukan menyusul meningkatkan kekhawatiran internasional atas  dan kelompok minoritas Yazidi karena gerak maju DI.
Marie Harf, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, mengatakan kepada BBC bahwa tujuan utama serangan ini adalah "untuk mencegah DI masuk ke Irbil".
ISIS, DI
Pejuang DI telah menguasai sebagian besar Irak utara sejak Juni.
"Kemudian, jangka panjang, kami ingin menyediakan waktu dan ruang untuk pasukan Kurdish untuk kembali dan bertempur sendiri," katanya.
Kelompok militan DI telah menguasai sejumlah bagian Irak dan Suriah.
Puluhan ribu orang dari kelompok minoritas telah meninggalkan rumah mereka.
DI sebelumnya dikenal sebagai ISIS, juga telah menyita bendungan terbesar Irak.

Jenderal Moeldoko Perintahkan Membakar Bendera ISIS (Tulisan Syahadat) Bila Berkibar

Oleh Bahrunnaim (pengamat gerakan islam)

Dikutip dari Metrotvnews.com, Jakarta: Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan bahwa Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) tidak boleh berkembang di Indonesia. Bahkan Moeldoko memerintahkan untuk membakar bendera ISIS jika masih ada yang berkibar.

“Saya sampaikan, kalau perlu bakar benderanya (ISIS) ,” kata Moeldoko kepada media setelah memberikan pembekalan kepada ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan 2014 di Aula Markas Komando Paskhas Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (7/8/2014).

Ucapan panglima TNI sebenarnya mampu memicu konflik terhadap umat Islam, karena berhubungan dengan bendera syahadat yang merupakan ikrar keimanan umat Islam kepada agama. Barangkali banyak orang yang tidak mengetahui, bahwa bendera ISIS adalah bendera berkalimat syahadat. Dan ada lambang cincin Rasul didalamnya yang juga sebagai stempel resmi negara Islam jaman Rasul.

Apakah umat Islam melupakan bahwa sebelum ucapan ini, the jakarta post pernah memprovokasi hal yang sama dalam karikaturnya? Ataukah kasus anak punk semarang yang juga membakar bendera syahadat beberapa bulan silam?

THE JAKARTA POST

Pernyataan Panglima TNI tentang pembakaran bendera tauhid cukup mengundang perhatian. Karena beberapa waktu yang lalu, harian “The Jakarta Post” menampilkan karikatur bendera tauhid “isis” yang dimodifikasi sebagai tengkorak manusia (bajak laut).

Saat itu, banyak kaum muslimin bereaksi keras. Bahkan harian The Jakarta Post sempat didemo oleh beberapa kelompok islam ataupun didatangi untuk diajak audiensi. Kaum muslimin saat itu mengganggap pelecehan karikatur The Jakarta Post karena berarti pelecehan terhadap kalimat tauhid (syahadat) didalam Islam.

Perwakilan JAT dan HTI sempat datang dan berdialog yang akhirnya membuat the Jakarta Post menarik karikatur dan meminta maaf.

PEMBAKARAN BENDERA TAUHID SEMARANG

Beberapa bulan silam, dunia maya juga dikejutkan oleh aksi sekelompok anak punk -yang menurut pengakuannya hendak membuat cover majalah- yang membakar bendera tauhid. Alasannya adalah Islam sering dijadikan kedok kekerasan setelah sebelumnya ia mengaku pernah dikeroyok oleh aktifis islam. Ia juga mengaku hal tersebut bukan berarti ia memusuhi Islam dan umat Islam.

Saat itupula, aktifis sejumlah aktivis Islam Semarang bereaksi. Baik melalui akun facebooknya, maupun dengan cara mendatangi tempat-tempat berkumpulnya anak jalanan seperti di perempatan Milo, Semarang. Semua umat Islam sepakat, pembakaran terhadap bendera yang terdapat kalimat tauhid adalah penghinaan terhadap Islam dan kaum muslimin.

PROVOKASI

Oleh karenanya, ucapan panglima TNI Moeldoko harus bisa dikonfirmasi apakah hal tersebut karena ketidak tahuannya terhadap kalimat syahadat didalam bendera tersebut? Layakkah hal tersebut dilakukan oleh TNI yang memiliki ibu kandung umat Islam yg telah melahirkan dan membesarkannya? Layakkah ucapan tersebut sekiranya disamakan dengan tindakan anak punk Semarang yang telah membakar bendera syahadat tanpa alasan? Ataukah ucapannya sebagai bentuk provokasi yg tidak sengaja sebagaimana the jakarta post pernah tidak sengaja melakukannya juga?

Panglima TNI harus menyadari bahwasanya harus membedakan antara gerakan dan simbol yang digunakan. Apa yang digunakan oleh yang media sebut ISIS adalah kalimat syahadat dan simbol cincin Rasul yang sebagai panutan umat Islam. Panglima TNI harus menyadari bahwa solusi penanganan ISIS juga harus melibatkan umat Islam karena berhubungan erat dengan kalimat syahadat, simbol islam, dan entitas kaum muslimin.

(Apakah kamu sudah pikun, bahwa kemenangan Indonesia atas kuffar belanda adalah karena rahmat ALLAH Ta'ala (yang namanya tertulis jelas dibendera itu) atas perjuangan mujahidin Indonesia yang ingin mengusir penjajah kafir?

Lupakah pak jendral?

Friday, August 8, 2014

Obama izinkan serang ISIS untuk cegah genosida

( Era Dajjal Laknatullah, Syurganya adalah pro Kapitalis pro sekuler pro monarki, pro islael , serta Nerakanya adalah TEmbaki ROmbongan penegak syaR'at ISlam(disingkat TERORIS) 
 Obama isis lKAMU serang,,tapi waktu israel mnyerang,,PALESTINA MEMBUNUH ANAK2..Obama menutup ,mata.. biarkan israel membabi buta...dasar OBAMA..ITU USA,,MALING TERIAK MALING)

Wahington  - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memerintahkan pesawat-pesawat tempur kembali ke langit Irak untuk mengirim pangan kepada para pengungsi dan jika perlu melancarkan serangan udara untuk menghentikan apa yang disebutnya kemungkinan genosida.

Missi pertama armada udara AS adalah mengirim pangan dan air kepada ribuan warga minoritas Yazidi yang dikepung para petempur Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), sedangkan puluhan ribu warga Kristen Irak juga melarikan diri.

Obama juga mengizinkan militer melancarkan serangan-serangan bertarget untuk mendukung pasukan Irak menghambat gerak maju gerilyawan atau melindungi para penasehat PBB yang bekerja di lapangan.

Dia mengatakan pesawat-pesawat tempur AS juga dapat menyasar para anggota ISIS jika mereka bergerak ke kota Arbil, tempat AS memiliki fasilitas diplomatik dan penasehat untuk pasukan Irak.

"Kita akan tetap waspada dan melakukan tindakan jika mereka mengancam fasilitas-fasiltas AS di Irak, termasuk konsulat di Arbil dan Kedutaan Besar di Baghdad," katanya.

Seorang staf senior pertahanan AS mengonfirmasikan misi itu telah mengirim "makanan penting dan air untuk ribuan warga Irak," mengacu warga Yazidi yang terperangkap di tempat terbuka di Gunung Sinjar, Irak utara. Akan ada lagi pengiriman bantuan jika diperlukan, kata seorang pejabat lain AS kepada wartawan.

Obama mengatakan mungkin ada puluhan ribu warga sipil yang mengungsi. Dia menuduh ISIS berusaha "menghancurkan secara sistematik seluruh rakyat itu yang akan menimbulkan genosida."

Presiden AS itu mengaku AS tidak dapat bertindak setiap saat yang dianggap adanya ketidakadilan, tetapi menegaskan, "Kita dapat bertindak, secara hati-hati dan bertanggung jawab untuk mencegah kemungkinan terjadinya tindakan genosida.

"Inilah apa yang kita sedang lakukan di gunung itu. Saya, demi alasan itu, mengizinkan serangan udara yang ditargetkan jika perlu untuk membantu pasukan di Irak saat mereka berperang dalam mematahkan pengepungan dan melindungi para warga sipil yang terperangkap di sana," tambahnya.

Obama mengatakan "pasukan Amerika tidak akan kembali berperang di Irak karena di sana tidak ada solusi militer Amerika bagi krisis lebih luas di Irak".

Sebelumnya di New York, Dewan Keamanan PBB mendesak negara-negara dunia "mendukung pemerintah dan rakyat Irak dan melakukan segala usaha untuk membantu mengakhiri penderitaan rakyat."

Dubes Irak Ali al-Hakim mengatakan pertemuan itu dipusatkan pada usaha pertolongan darurat untuk membantu warga sipil menghindari aksi kekerasan itu.

Di tempat terpisah, kantor Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan "Prancis dapat mendukung pasukan yang terlibat dalam pertempuran ini."

Obama sewaktu mulai memangku jabatannya memutuskan akan mengakhiri keterlibatan militer AS di Irak dan dalam masa jabatan pertamanya menarik pasukan darat dalam jumlah besar yang digelar di negara itu sejak invasi AS tahun 2003.

Tetapi sukses ISIS memaksa mereka mengirim kembali para penasehat militer ke Baghdad untuk mengevaluasi situasi yang semakin buruk itu.

Para anggota kelompok garis keras Sunni berada dalam status perang dengan pemerintah Perdana Menteri Irak Nuri-al Maliki dari Syiah dan pasukan Peshmerga dari wilayah otonomi Kurdi negara itu.

Akhir Juni lalu, ISIS mengumumkan satu kekhalifahan di daerah-daerah yang dikuasai pemberontak Suriah dan Irak dan merebut kota utama Mosul.

Para pemimpin agama Irak mengatakan gerilyawan itu telah memaksa 100.000 warga Kristen dan Yazidi melarikan diri dan menduduki gereja-gereja, menyingkirkan salib dan menghancurkan manuskrip.

Seluruh kota Kristen Qaraqosh termasuk di antara kota-kota yang telah dikuasai gerilyawan itu,


Thursday, August 7, 2014

KONFLIK SYRIA (5) Belitan Fitnah Semakin Kusut.



Dulu, saya dah menulis tentang Konflik Syria ini sebanyak 4 siri. Sekarang saya nak sambung balik dengan siri (5). Macam-macam kisah yang berlaku sekarang ini. Bertambah haru-biru & menyerabutkan.

Ada seorang pembaca blog saya komen pada saya. Katanya, tak penat ke menghebah sana dan sini (tentang Imam Mahdi & perkara akhir zaman)?.

Saya nak jawab begini. Kalau penulisan saya ini mendapat pahala dari Tuhan, saya akan teruskan. Tetapi kalau tak ada faedah, rugi masa, letih tangan, lebih baik saya stop di sini, tanam ubi kayu lagi baik.

Membicarakan tentang perkara akhir zaman (bagi saya) adalah juga tuntutan agama. Buktinya terletak kepada kepercayaan kepada Hari Akhirat dalam Rukun Iman.

Sebelum datang hari Akhirat, kita mesti menempuh dahulu Hari Kiamat. Sebelum datang Hari Kiamat, kita mesti mengenal dahulu tanda-tandanya. Ada tanda kecil, pertengahan dan besar.

Dipendekkan cerita, tanda-tanda kecil dan sederhana Hari Kiamat dah berlambak di depan mata kita. Sekarang kita ini di akhir zaman & sedang berhadapan dengan 10 tanda akhir Hari Kiamat.

KONFLIK SYRIA (4) Sebuah fitnah besar

Apakah sebenarnya yang berlaku di Syria? Adakah Basyar Al-Assad berada di pihak yang benar? Atau dia itu bakal As-Sufyani yang akan menentang Imam Mahdi akhir zaman?

Saya telah bertanya seorang hamba Allah yang soleh. Apa pendapat dia tentang  konflik Syria masakini? Jawabnya mudah sahaja…sebuah fitnah besar.

PERMULAAN SEBUAH FITNAH BESAR
Kalau anda melihat Syria sekarang, anda akan melihat keadaannya seperti kota hantu yang sunyi-sepi. Semuanya penuh huru-hara & pembunuhan.

Ini adalah PERMULAAN. Selepas ini Asia Barat keseluruhannya akan menjadi seperti Syria. Anda akan dapat melihat Syria, Jordan, Arab Saudi,  Palestin, Iraq, Yaman, Iran dan sebagainya akan penuh huru-hara & pembunuhan.

Ketika Imam Mahdi nanti dibai'at di hadapan Ka'bah, maka tidak lama datanglah pasukan utusan dari Syam yang ingin membunuh Imam Mahdi


Ketika Imam Mahdi nanti dibai'at di hadapan Ka'bah, maka tidak lama datanglah pasukan utusan dari Syam yang ingin membunuh Imam Mahdi, namun sebelum sampai Kota Makkah, Allah Subhanahu Ta'ala membenamkan pasukan tersebut ke dalam bumi. Simak hadits berikut :

فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ
"... Maka kelualah seseorang dari Penduduk Madinah dengan melarikan diri menuju ke Makkah, maka datanglah penduduk Makkah dan mengeluarkannya sedangkan ia (Imam Mahdi) dalam keadaan tidak senang (tidak suka), lalu penduduk Makkah membaiatnya di antara rukun dan makam, kemudian datanglah beberapa utusan dari Syam lalu pasukan tersebut ditelan bumi di Baida’ antara Makkah dan Madinah." (Sunan Abu Daud : 4282)

Pertanyaannya adalah siapakah pasukan utusan dari Syam itu ? mengapa mereka ingin memerangi dan membunuh imam Mahdi beserta pendukung khilafahnya ?

Dala hal ini, saya mengkaji doktrin ISIS yang dipahami oleh mereka secara dangkal terhadap hadits yang menjelaskan dua khalifah yang ditegakkan. ISIS dan kelompok yang sejenisnya memiliki doktrin bahwa jika kelak setelah klaim tegaknya khilafah 'ala ISIS ternyata ada khilafah lagi yang ditegakkan, maka ISIS akan memerangi dan membunuh khalifah yang kedua tersebut, berikut hadits yang dipahami dengan sempit oleh ISIS dan aliran yang sepaham dengannya :

Popular Posts