PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Monday, March 30, 2015

Galeri Lengkap Aksi Al-Qaeda Syam, Jabhah Nusrah dalam Pertempuran Idlib


81


01
Menargetkan pos pertahanan tentara Nushairiyyah di pinggiran kota Idlib dengan meriam

Tuesday, March 24, 2015

5 Pertanyaan Mencerdaskan Menanggapi Fenomena ISIS



 Sebelum ini masyarakat dikejutkan eksekusi brutal jurnalis AS, James Foley yang diklaim perbuatan ISIS. Belakangan muncul foto-foto yang diunggah di internet proses eksekusi dilakukan di sebuah studio disertai lambang CIA (Central Intelligennce Agency)

Koordinator Indonesia Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B. Nahrawardaya, menuturkan sebagian besar masyarakat Indonesia tidak berpikir jernih menyikapi fenomena  Daulah Islamiyah Iraq wa Syam (Daisy/ISIS/ISIL) di Timur Tengah yang kini dijadikan sorotan di Indonesia.

Monday, March 23, 2015

Membaca Peta Dunia 50 Tahun yang Akan Datang (2-Habis)


APAKAH peta dunia 50 tahun yang akan datang akan sama dengan yang ada sekarang? Jawabannya, tidak akan sama, insya Allah. Ambrukanya gedung WTC dan “perang terhadap terorisme” yang dilancarkan pemerintah AS telah menjadi mail stone (titik tolak) perubahan peta dunia. Sekarang kita sedang berada dalam proses perubahan tersebut yang ditandai dengan adanya perubahan dan pergeseran perimbangan kekuatan di dunia.
Sebagai Mukmin yang meyakini alam ini di dalam gemgaman Allah dan tidak satupun peristiwa luput dari ilmu-Nya atau terjadi begitu saja tanpa hikmah, maka kita dituntut untuk memahaminya agar kita tidak blank dan akhirnya kebingungan di hadapan setiap peristiwa alam mauapun sosial yang terjadi di hadapan mata. Sebab itu, Allah menganjurkan kita untuk mempelajari serta merenungi sesuatu melalui fenomena-fenomena yang ada agar kita bisa membaca apa sebenarnya yang sedang terjadi dan kemana arah dan tujuannya di masa datang.
Sebagai contoh, sekitar tahun 1992, Samuel Huntington, seorang pakar ilmu politik AS meluncurkan tesis yang sangat menghebohkan berjudul “Clash Civilization” (benturan peradaban). Kemudian tahun 1998 ia meluncurkan sebuah buku dengan judul : The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order (Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia). Isinya memperkirakan terjadinya perbenturan antarbudaya (baca : Yahudi-Nasrani yang diwakili Barat dengan Islam yang mewakili Timur).
Prediksi Samuel persis seperti yang kemudian terjadi setelah peristiwa 11 September 2001. Berbekal kerangka buku ini banyak orang melihat perang menumpas terorisme sebagai perbenturan kebudayaan Barat dan Timur (baca : Kristen-Yagudi VS Islam), sesuai kerangka pikir yang dituliskan Huntington. (Wikipedia bahasa Indonesia).

Membaca Peta Dunia 50 Tahun yang Akan Datang (1)



Peristiwa runtuhnya menara kembar WTC di New York, Amerika Serikat 11 September 2001sekitar 13 tahun lalu telah merubah blok percaturan politik dan militer antara Barat yang direpresentasikan Amerika dan sekutunya dari Eropa,khususnya Inggris, Perancis dan Australia, dengan Timur yang direpresentasikan Rusia sehingga menjadi Barat Versus Islam dan kaum Muslimin.
Beberapa saat setelah peristiwa yang menggemaparkan dunia itu, AS langsung mengusung tema tunggal “perang terhadap terorisrme”, yang kemudian dijadikan alasan kehalalan invasinya terhadap Afghanistan, diteruskan kemudian ke Somalia, Irak dan Yaman.
Media Barat yang pro Yahudi seperti CNN dan sebegainya mati-matian membuat opini yang berpihak dan membenarkan apa saja yang keluar dari mulut George W. Bush saat itu. Loby-loby tinggkat tinggipun dilakukan sehingga opini dunia terbentuk dan semua pemimpin dunia, termasuk Dunia Islam tunduk dan ikut-ikutan menari di belakang alun genderang “perang terhadap terosrisme” sang Persesiden AS ketika itu, tanpa sedikitpun mau berfikir kritis terhadap kebenaran ucapan dan planning George W. Bush. Dalam hitungan hari, Afghanistan dibombardir dan diporakporandakan oleh kekuatan militer AS bersama sekutunya dari Eropa dan lainnya.Tak lama setelah itu, pasukan AS dan sekutu menyebrang ke Irak, Somalia dan kemudian ke Yaman.
Opini terkait kehancuran gedung kembar WTC dan program “perang terhadap terorisme” jelas sebuah kebohongan yang dilakukan George W. Bush dan para elit politik AS laininya. Banyak fakta menunnjukkan bahwa kehancuran gedung kembar WTC tersebut sebuah rekaya yang dijadikan sebagai entry point memerangi kekuatan jihad Islam, khususnya Taliban dan Usamah Bin Laden yang semakin hari semakin mengancam kepentingan AS dan Yahudi di berbagai wilayah dunia, termasuk di dalam negeri AS sendiri. Judul yang paling laku dijual ke dunia untuk memerangai Mujahidin di Afganista adalah “perang terhadap terorisme”. Kemudian berbelok ke Irak dengan judul baru “menghancurkan senjata kimia Saddam Husen”.

Inilah 10 Ciri dan Karakter Pengusung Bendera Hitam Palsu

 
 
Sayyidina Ali Radhiallahu ‘anhu memberikan suatu informasi penting yang patut menjadi pegangan dan renungan kita terutama saat banyaknya kemunculan aliran radikal penuh brutal yang mengaku pendukung khilafah imam Mahdi :

 إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّايَاتِ السُّوْدَ فَالْزَمُوْا الْاَرْضَ وَلَا تُحَرِّكُوْا أَيْدِيَكُمْ وَلَا أَرْجُلَكُمْ  ثُمَّ يَظْهَرُ قَوْمٌ ضُعَفَاءُ لَا يُؤْبَهُ لَهُمْ ، قُلُوْبُهُمْ كَزُبُرِ الْحَدِيْدِ ، هُمْ أَصْحَابُ الدَّوْلَةِ ، لَا يَفُوْنَ بِعَهْدٍ وَلَا مِيْثَاقٍ ، يَدْعُوْنَ إِلَى الْحَقِّ وَلَيْسُوْا مِنْ أَهْلِهِ ، أَسْمَاؤُهُمُ الْكُنَى وَنِسْبَتُهُمُ الْقُرَى ، وَشُعُوْرُهُمْ مِرْخَاةٌ كَشُعُوْرِ النِّسَاءِ حَتَّى يَخْتَلِفُوْا فِيْهَا بَيْنَهُمْ ثُمَّ يُؤْتِي اللهُ الْحَقَّ مَنْ يَشَاءُ
“Jika kalian melihat bendera hitam, maka bertahanlah di bumi. Jangan gerakkan tangan dan kaki kalian. Kemudian akan muncul kaum lemah yang lemah tidak dihiraukan (rendahan). Hati mereka seperti batangan baja (kaku, keras). Mereka (mengaku) pemegang daulah (Islamiyyah). Mereka tidak menepati janji dan kesepakatan. Mereka mengajak kepada kebenaran sedangkan mereka bukan orang yang benar. Nama mereka menggunakan kunyah dan nisbat mereka menggunakan nama daerah. Rambut mereka terurai seperti wanita, hingga mereka berselisih diantara mereka. Kemudian Allah mendatangkan kebenaran kepada yang Allah kehendaki” (Riwayat Abu Nuaim. Kanz al-Ummal 11/283)

Sunday, March 22, 2015

Sejarah Rahasia Iluminati: Ideologi Zionis-Kristen Dibalik WTC-911 Conspiracies





 Di tahun 1976 terjadi serangkaian peristiwa yang membawa Zionisme-Kristen masuk ke lingkaran pusat politik Amerika. Berkat dukungan kalangan sayap fundamentalis Kristen Evangelis Amerika, Jimmy Carter terpilih sebagai seorang Presiden yang sudah “lahir baru sebagai seorang Kristen-Zionis.” Setahun kemudian, Menachem Begin dan Partai Likud yang juga berhaluan politik fundamentalis  berkuasa di Israel. Dengan sendirinya terbangunlah suatu hubungan erat, hubungan ‘theologis’ antara keduanya.
Tahun 1978, Jimmy Carter menyatakan terus terang bahwa kepercayaan pro-Zionisnya telah banyak mempengaruhi kebijakan politik Timur Tengahnya. Namun lama-kelamaan, Carter menyadari bahwa Partai Likud terlalu jahat terhadap warga Arab Palestina. Untuk itu Carter mengusulkan agar dibentuk satu negara merdeka bagi orang-orang Arab di Palestina. Dengan melunaknya sikap Carter, dukungan lobi Yahudi pun surut terhadapnya dan berbalik mengucilkannya. Mereka kemudian mengalihkan dukungan kepada Ronald Reagan dalam Pemilu 1980.

Sejarah Rahasia Iluminati: Ketika Biang Setan Menuding Musuh-Musuhnya Sebagai Setan



– Dalih utama Bush untuk menyerang Afghanistan adalah menangkap Usamah bin Laden yang dianggapnya bertanggungjawab atas peristiwa WTC hidup atau mati. “Capture the Evil One alive or dead!” perintah Bush kepada pasukannya. Sejak WTC, Bush memang menyebut ‘Evil One’ kepada Usamah bin Laden, dan ‘Evil’ kepada Saddam Hussein.
Namun, hingga detik ini, setelah melakukan pengejaran yang amat biadab hingga membunuhi ribuan manusia tak bersalah selama hampir lima tahun, Amerika bukannya menangkap Usamah tapi ‘menangkap’ minyak yang dikandung di dalam perut Afghanistan.
Setelah Afghanistan, moncong meriam Amerika mulai mengarah ke Irak, sebuah negara kaya minyak yang hanya dibatasi oleh Iran, dari wilayah Afghanistan. Dalam sebuah pidato di Washington DC tanggal 29 Januari 2002, Bush menyebut tiga negara yaitu Korea Utara, Iran, dan Irak sebagai “Axiz of Evil” Sekutu Setan.

Berbaiat dengan Imam Mahdi


Sebagai bagian dari ummat Islam yang ditaqdirkan Allah ta’aala hidup di babak keempat perjalanan sejarah ummat ini, maka kita harus bersiap siaga mengantisipasi kemunculan Imam Mahdi. Babak keempat merupakan babak mulkan jabriyyan (para penguasa yang memaksakan kehendak). Inilah babak di mana ummat Islam mengalami giliran kekalahan sedangkan kaum kuffar mendapat giliran memimpin dunia. Allah ta’aala izinkan mereka untuk membangun suatu peradaban penuh fitnah. Peradaban kafir ini akan mencapai puncaknya tatkala fitnah paling dahsyat sepanjang zaman telah hadir, yaitu fitnah Dajjal. Bahkan Godless Civilization ini bakal menobatkan Dajjal sebagai pemimpin dunia ketika ia muncul.
Jadi, bila ummat Islam merasakan begitu banyak kezaliman yang berlangsung di dunia dewasa ini bukanlah perkara yang aneh. Sebab memang keadaan ini telah di-nubuwwah-kan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam lima belas abad yang lalu. Inilah babak di mana kezaliman merajalela. Inilah babak di mana fitnah demi fitnah bermunculan hingga datangnya puncak fitnah, yaitu Dajjal. Sebab semua fitnah yang berlaku di dunia merupakan pengantar menuju puncak fitnah, yaitu Dajjal.

Khilafah Islamiyyah Versus The New World Order




Setiap muslim yang cukup rajin belajar agama, atau yang terlibat dengan pergerakan Islam, 
umumnya mengenal istilah Khilafah Islamiyyah. Khilafah Islamiyyah merupakan lembaga politik kenegaraan milik ummat Islam yang telah eksis belasan abad sejak Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم memimpinnya pertama kali berbasis di kota Madinah Al-Munawwarah hingga runtuhnya secara resmi khilafah terakhir berupa Kesultanan Utsmani Turki yang bubar pada tahun 1924 atau 1342 hijriyyah.
Dewasa ini dunia Islam terpecah-belah menjadi aneka nation-states (negara berdasarkan kebangsaan) tidak seperti Khilafah Islamiyyah yang menyatukan kaum muslimin dari berbagai bangsa dan wilayah berdasarkan ikatan aqidah kalimat Tauhid لا اله الا الله dan sunnah Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم . Sebenarnya realitas ummat Islam selama belasan abad di bawah naungan Khilafah tidaklah sepenuhnya konstan dalam kebaikan. Ada gradasi yang -perlahan tapi pasti- memperlihatkan suatu dekadensi hingga senanglah kaum kuffar menyaksikan runtuhnya Khilafah dan tercerai-berainya kaum muslimin seperti dewasa ini. Hal ini telah diprediksikan oleh rasulullah صلى الله عليه و سلم lima belas abad yang lalu:
لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً
فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي
تَلِيهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ
Dari Abu Umamah Al Bahili dari Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Sungguh ikatan Islam akan terurai simpul demi simpul. Setiap satu simpul terurai maka manusia akan bergantungan pada simpul berikutnya. Yang pertama kali terurai adalah simpul hukum dan yang paling akhir adalah simpul sholat.” (AHMAD – 21139)

Saturday, March 21, 2015

AMALAN YANG BISA MENDAPATKAN SYAFA'AT



 

Bagaimana kiranya jika kita bisa mendapatkan Syafa’at dari berbagai macam Amalan yang pernah seseorang kerja’an, baik syafa’at dari amalan membaca Al-Qur’an, syafa’at dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, atau Syafa’at dari para malaikat pada hari kiyamat nanti. Pada hari kiyamat tidak semua orang bisa mendapat syafa’at kecuali orang-orang yang di kehendaki Allah saja,
.
dan tidak ada yang menolong seorang hamba, kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang akan mendapatkan syafa’at.
.
Kira-kira apa saja yang bisa kita upayakan untuk sa’at ini agar kita bisa mendapatkan syafa’at di hari kiyamat:

Hewan Yang Sangat Unik di Langit Dan Di Bumi


 

1.      BURUNG yang beterbangan di bawah Arasy dan singgah di Lentera yang bergelantungan di bawah Arasy (dan Burung Ini Beterbangan Didalam Surga)
.
Dalam Shahih Muslim, dari Masyruq rahimahullah, berkata: "Kami bertanya kepada Abdullah tentang ayat ini (QS. Ali Imran: 169)
Dia menjawab, "adapun kami telah bertanya tentang hal (kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), lalu beliau menjawab: 
.
أرواحهم في جوف طير خضر لها قناديل معلقة بالعرش تسرح من الجنة حيث شاءت ثم تأوي إلى تلك القناديل فاطلع إليهم ربهم اطلاعة فقال هل تشتهون شيئا قالوا أي شيء نشتهي ونحن نسرح من الجنة حيث شئنا ففعل ذلك بهم ثلاث مرات فلما رأوا أنهم لن يتركوا من أن يسألوا قالوا يا رب نريد أن ترد أرواحنا في أجسادنا حتى نقتل في سبيلك مرة أخرى فلما رأى أن ليس لهم حاجة تركوا
Artinya:
"Sesungguhnya ruh-ruh para syuhada’ itu ada di dalam tembolok burung hijau. Baginya ada lentera-lentera yang tergantung di 'Arsy. Mereka (bersama burung) bebas menikmati surga sekehendak mereka, kemudian singgah pada lentera-lentera itu. Kemudian Rabb mereka memperlihatkan diri kepada mereka dengan jelas, lalu bertanya: “Apakah kalian menginginkan sesuatu?” Mereka menjawab: “Apalagi yang kami inginkan sedangkan kami bisa menikmati surga dengan sekehendak kami?” Rabb mereka bertanya seperti itu sebanyak tiga kali. Maka tatkala mereka merasa bahwasanya mereka harus minta sesuatu, mereka berkata, “Wahai Rabb kami! kami ingin ruh kami dikembalikan ke jasad-jasad kami sehingga kami dapat berperang di jalan-Mu sekali lagi. “Maka tatkala Dia melihat bahwasanya mereka tidak mempunyai keinginan lagi, mereka ditinggalkan.” (HR. Muslim)

Membongkar Konspirasi Amerika Melalui Syi’ah Houthi Di Yaman



Transkrip Pesan Audio Yang Disampaikan Oleh:
Al-Qaid Abu Hurairah Qasim Ar-Rimi
Dengan judul:
"Kalimat Seputar Koalisi Amerika dan Houthi Di Yaman"
 
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada makhluk Allah yang paling mulia, serta kepada sahabat dan orang-orang yang loyal kepada beliau, amma ba’du:
Semua orang telah menyaksikan apa yang terjadi di Shan’a, Amran, Dzamar, Baidha’, dan wilayah lainnya. Adapun yang terjadi, maka bukanlah penaklukan wilayah-wilayah tersebut, namun penyerahan dari satu pihak ke pihak lain, diserahkan dari tangan antek ke antek lainnya berdasarkan arahan dari tuan mereka, yaitu Hubal zaman ini, Amerika. Serta berdasarkan wewenang rasul mereka, yaitu Bin Umar (Jamal Benomar, utusan PBB untuk Yaman – red.)
Sesungguhnya pasukan Houthi Rafidhah adalah senapan baru yang disewa oleh musuh-musuh islam, karena Houthi adalah bagian dari mereka. Dan tujuannya selaras dengan tujuan mereka, yaitu untuk menumpas islam yang dibawa oleh Rasul kita Shallallahu alaihi wa sallam, dan kedepannya, seluruh wilayah negeri ini serta rakyatnya yang tersisa akan diserahkan kepada Houthi.

Wawancara Syaikh Abu Qatadah: Inggris adalah Negara Rasis (Bagian 1)

Berikut ini adalah transkrip dari bagian pertama wawancara Syaikh Abu Qatadah Hafidhahullah dengan Bilal Abdul Kareem.
Bilal Abdul Kareem: Baru-baru ini Anda telah dibebaskan dari semua tuduhan oleh pihak berwenang Yordania sehubungan dengan plot yang seharusnya telah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dapatkah Anda memberi kami sedikit penjelasan latar belakang tentang hal itu, apa yang terjadi dan apa posisi Anda sekarang?
Syaikh Abu Qatadah: Alhamdullilah wa Shalatu wa Salamu ala Rasulillah,
Sebenarnya ada dua tuduhan dan jeda waktu di antara dua tuduhan tersebut cukup lama. Jika Anda bertanya kepada saya apa yang mereka tuduhkan pada saya, jujur saya katakan saya tidak tahu. Saya memasuki ruang sidang dan meninggalkannya tanpa ada sekalipun menyebutkan nama saya! Ada terdakwa lainnya yang terhubung ke saya dalam dua kasus tersebut dengan tuduhan dan saksi yang melawan mereka. Tapi tidak ada satupun saksi yang ada hubungannya dengan kasus saya.

Wawancara Syaikh Abu Qatadah: ISIS sedang Menuju Kehancuran (Bagian 2)

Bilal Abdul Kareem: Semua orang tahu apa yang terjadi musim panas lalu bahwa Jamaah yang dikenal sebagai ISIS atau ISIL atau Tandhim Daulah dalam bahasa Arab, mendeklarasikan sebuah khilafah. Khilafah ini menganggap bahwa dirinya sebuah Daulah Islam dan bahwa Abu Bakr Al-Baghdadi adalah pemimpin dari kaum Muslimin, Menurut Anda, apakah kekhalifahan ini sah?
Abu Qatadah: Anda tidak akan menemukan seorang Muslim pun yang benar-benar peduli pada iman dan akhiratnya kecuali dia sadar bahwa dia harus berusaha untuk membangun kembali aturan Allah. atau dalam istilah politik Islam ia disebut sebagai Khilafah.
Ia adalah nama yang berasal dari Abu Bakar (ra) yang menggantikan Nabi (Sallahu alaihi wa salam) dalam memimpin kaum Muslimin, itu sebabnya ia disebut khalifatur Rasul (Salallahu alaihi wa salam).
Pengertian umumnya adalah penerapan hukum Allah pada kaum Muslimin dan non-Muslim; ini adalah keyakinan semua umat Islam. Oleh karena itu tidak ada yang memiliki hak untuk menghalangi pembentukan Daulah Islam (Khilafah). Jika Daulah ini didirikan maka seluruh umat Islam harus mendukung dan memberikan sumpah setia (baiat) kepada Amirnya.
Namun ini bukan topik pertanyaannya. Topik pertanyaannya adalah tentang apa yang terjadi di Irak dan Suriah, apakah ianya adalah kepemimpinan yang di mana kaum muslimin diwajibkan untuk memberikan baiat kepada pemimpinnya? Apakah wajib atas mereka (kaum muslimin) untuk berjuang bersama mereka dan menentang orang-orang yang menentang mereka? Ini adalah pertanyaan yang sebenarnya.

Wawancara Eksklusif dengan Syaikh Salahuddin Shisani, Amir JMA


Perlawanan yang dimulai dengan pemberontakan bangsa Suriah yang tertindas melawan tiran Nushairiyyah atau rezim Baath dengan cepat berubah dari perang sipil menjadi konflik skala besar di mana semua kekuatan regional dan global terlibat bentrok memperebutkan pengaruh. Saat semua tiran di dunia dari timur ke barat secara langsung atau tidak langsung menyuntikkan kekuatan pada rezim Assad, hanya ada satu yang membantu rakyat Suriah yang tertindas, mereka adalah mujahidin tulus yang berasal dari berbagai negeri di seluruh dunia.
Salah satu kelompok Mujahidin yang paling berpengaruh dan memimpin pertempuran melawan rezim kafir Assad dan militan Syiah adalah cabang dari Imarah Kaukasus yang beroperasi di Bumi Syam: Jaisy Al Muhajirin wal Ansar, yang menarik perhatian atas keberhasilan mereka di bidang pertempuran melawan rezim dan pada umumnya memiliki hubungan baik dengan orang-orang Suriah. Amir tertinggi Jaisy Al Muhajirin wal Ansar, Syaikh Salahuddin Sishani menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kami, situs berita Islam independen Ummet-i Islam.
Kami menyajikan wawancara dengan Syaikh Salahuddin Sishani untuk pembaca kami.
Ummet-i Islam: Amir Salahuddin! Pertama-tama kami ucapkan terima kasih karena telah menerima permintaan wawancara.

Tiga Ratus Tiga Belas Tentara Langit

313 pasukan Imam Mahdi as

Dalam banyak riwayat dijelaskan bahwa Imam Mahdi as senantiasa menanti kedatangan 313 pasukannya di dekat Ka’bah. Mereka adalah orang-orang pertama yang akan membai’at beliau. Setelah mereka berkumpul, dimulailah perjuangan sang Imam. Mereka adalah pembawa bendera beliau dan orang-orang yang telah dinobatkan untuk menjadi pemimpin di seluruh penjuru dunia.

Mari kita menyimak dialog tentang 313 pasukan ini:

Friday, March 20, 2015

Apa Yang Berlaku Sebenarnya Di Syria /Suriah?


PERISTIWA SYRIA

Syria merdeka dari penjajahan Perancis pada 1945, dan telah diperintah oleh anak bangsa Syria sendiri sehingga zaman Hafez Al-Assad yang telah memerintah selama 32 tahun dan diikuti oleh anaknya Basyar Al-Assad yang telah memerintah selama 11 tahun.Syria telah menjadi negara yang diperintah oleh diktator.
Hafez Al-Assad berpegang pada Syiah Nusairiyah, yang menyimpan perasaan dengki terhadap rakyatnya daripada MUSLIM SUNNI, yang mencaci dan menghina Saidina Aishah dan Ummahatul Mukminin radhiyallahu anhum, diharamkan sembelihan mereka, mereka melakukan kejahatan yang pelbagai, mereka tidak solat di masjid kita (ASWJ) Ahli Sunnah Waljamaah.
Kerajaan Syria didokong oleh Iran yang terkenal dengan Syiahnya, bahkan Hafez sendiri merupakan pelampau Syiah.
Syeikh Hassan seterusnya menceritakan tentang Syria yang mana 6 peratus darinya merupakan Syiah Alawie, 10% darinya beragama Kristian dan 84% daripada rakyatnya beragama Muslim Sunni.

INDIGO: CALON PENDUKUNG PASUKAN IMAM MAHDI DI AKHIR ZAMAN (bag.2)

KELAHIRAN PARA PENYERU

 Dan Al quran juga sudah menjelaskan bahwa pada setiap generasi maka akan ada penyeru yang sudah diberi petunjuk oleh allah untuk memberi peringatan kepada sekalian umat untuk kembali ke jalan yang lurus. Para penyeru itu berasal dari orang-orang terdahulu yang juga pernah menjadi wali-nya Allah di muka bumi dan mereka pernah menjalankan tugas sebagai penyeru kebenaran. Atau dengan kata lain anak-anak istimewa ini memilik hubungan kekerabatan atau masih satu garis keturunan dengan para nabi atau orang-orang suci. Sebagaimana dijelaskan firman Allah berikut ini: “Dan kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.” QS As-Saffat:77 “Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka akan tersungkur dengan bersujud dan menangis.” QS. Maryam:58. Serta beberapa ayat lain yang juga menegaskan bahwa para nabi adalah orang-orang pilihan yang diberi petunjuk untuk menjalankan amanat kenabian. Iman mereka diperkuat dengan kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini terteras dalam surat Al An-am 82-87 serta surat Al Isra:20-21. “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. QS. Al an-am 82. “

INDIGO: CALON PENDUKUNG PASUKAN IMAM MAHDI DI AKHIR JAMAN (bag.1)



 Anak Indigo, menjelang akhir jaman kelak mereka akan direkrut untuk bergabung dengan pasukan pendukung Imam Mahdi. Benarkah itu? Sebuah pasukan elit yang memiliki kemampuan sipranatural dan berperang melawan pengikut Dajjal yang juga bersifat ghaib. Pasukan ini akan bergerak invisible dan tidak terlihat kasat mata oleh manusia pada umumnya, karena peperangan ini mereka sebut perang dingin. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa merasakan pergerakan-pergerakan halus di bawah permukaan yang menunjukkan adanya aktivitas peperangan antara dua kubu yang saling berseberangan. Sebelum membahasnya lebih dalam mengenai peperangan antara manusia indigo dengan mahluk halus, maka makalah ini tidak akan membahas berbagai hal umum mengenai cirri-ciri anak indigo yang sudah banyak dijelaskan di web lain, tetapi pada hal yang lebih besar dan lebih jauh lagi berkaitan kebenaran berita apakah ada hubungan antara banyaknya fenomena kelahiran anak indigo dengan fenomena dibentuknya pasukan elit pendukung Imam Mahdi di akhir jaman kelak. Siapa sebenarnya pasukan elit itu? Namun sebelum menuju ke sana, maka ada baiknya kita simak terlebih dahulu makna hadist-hadist berikut ini; Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah manshurah disebutkan, “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berperang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi Dajjal.”[3] Dalam berbagai hadits yang shahih telah dijelaskan bahwa akan senantiasa ada sekelompok umat Islam yang berpegang teguh di atas kebenaran. Mereka melaksanakan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan konskuen, memperjuangkan tegaknya syariat Islam, dan meraih kemenangan atas musuh-musuh Islam, baik dari kalangan kaum kafir maupun kaum munafik dan murtadin. Kelompok Islam ini disebut ath-thaifah al-manshurah atau kelompok yang mendapat kemenangan. Kelompok ini akan senantiasa ada sampai saat bertiupnya angin lembut yang mewafatkan seluruh kaum beriman menjelang hari kiamat kelak. Kelompok ini diawali dari Rasulullah saw beserta segenap sahabat, berlanjut dengan generasi-generasi Islam selanjutnya, sampai pada generasi Islam yang menyertai imam Mahdi dan Nabi Isa dalam memerangi Dajjal dan memerintah dunia berdasar syariat Islam. Siapakah gerangan kelompok yang dimaksud? Menurut berbagai riwayat, kelompok ini sudah ada sejak jaman nabi hingga saat ini bahkan sampai datangnya hari kiamat kelak. Riwayat tersebut mengisyaratkan bahwa keberadaan Ashhabu Rayati Suud dan embrionya sudah muncul jauh-jauh hari sebelum

Monday, March 16, 2015

Turki Gerbang Menuju Syam

Turki Gerbang Menuju Syam


Segala puji hanya milik Allah ‘azza wa jalla, shalawat dan salam semoga tercurahkan pada Rasulullah SAW, keluarganya dan para sahabatnya serta siapapun yang menjadikan beliau sebagai teladan dalam kehidupannya, amma ba’du.
Dalam catatan kedua ini kami ingin memberikan gambaran dan pengetahuan kepada kaum muslimin mengenai kedudukan Turki yang teramat penting sebagai gerbang masuk Suriah. Bahkan sudah menjadi rahasia umum bahwa Turki yang merupakan negara tetangga Suriah dan saling berbagi perbatasan seluas 800 km, semenjak revolusi dimulai telah menjadi pintu masuk paling aman dan kondusif bagi para muhajirin (pejuang yang datang dari luar Suriah), jurnalis, dan tim relawan untuk masuk ke dalam Suriah.

Catatan Dari Syam


Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah, para Sahabat dan keluarga serta semua pengikutnya hingga akhir zaman kelak.
Para pembaca yang Allah muliakan, Muqawamah Media secara eksklusif mempersembahkan serial catatan perjalanan Tim Muqawamah Media dari bumi syam yang berkah. Kami melihat bahwa betapa pentingnya kaum muslimin mengetahui dengan baik dan bijak tentang persoalan yang sebenarnya sedang terjadi di bumi Syam, seperti:

Syafaat Selepas Syafaat Rasulullah SAW

muhammad.jpg
Syafaat Rasulullah SAW yang pernah dijelaskan sebelum ini bagaikan kunci yang membuka jalan kepada hamba-hamba Allah SWT yang lain untuk memberanikan diri bagi memberi syafaat kepada sesiapa yang mereka kehendaki. Satu persatu para nabi, malaikat, syuhada (orang yang mati syahid) dan ulama memberanikan diri menghadap Allah SWT, lalu meminta agar orang yang mereka kenali dikeluarkan dari Neraka. Bahkan orang biasa dalam kalangan kaum Mukminin yang telah selamat dari Neraka juga menghadap Allah SWT dan meminta izin untuk memberi syafaat.
Allah SWT berkenan menerima sebahagian syafaat itu dan menolak sebahagian yang lain sesuai dengan hikmah dan kebijaksanaan-Nya. Namun, yang pasti setiap orang tidak akan dikeluarkan dari Neraka sebelum ia menghabiskan masa seksaan yang telah Allah SWT tentukan sebagai balasan atas dosa-dosa yang pernah mereka lakukan di dunia.

Sunday, March 15, 2015

Perang terhadap Boko Haram, konflik Suriah dan sandiwara aliansi Salibis








Jamaah Ahlus Sunnah lil Dakwah wal Jihad di Nigeria populer dengan panggilan Mujahidin Boko Haram



Jamaah Ahlus Sunnah lil Dakwah wal Jihad di Nigeria atau yang lebih dikenal dengan nama “Boko Haram” sedang menjadi sorotan media dan dunia Internasional. Itu dimulai sejak mereka menyerbu sebuah sekolah keputrian Nasrani di Chibok, Negara bagian Borno-Timur Laut Nigeria dan menculik 200 orang dari mereka pada 14 April 2014 lalu.

Kelompok ini melancarkan serangkaian serangan di berbagai tempat di Timur Laut Nigeria, khususnya Negara bagian Borno sepanjang 2014 hingga awal 2015. Dan yang terbaru adalah operasi Jihad mereka terhadap negara-negara yang berbatasan dengan Nigeria, diawali dari Kamerun, kemudian Niger dan yang terakhir adalah Chad.

Rentetan peristiwa-peristiwa ini mendorong negara-negara Sahel di Afrika Barat menggelar operasi militer gabungan untuk menumpas “Boko Haram”. Dan di tengah-tengah kampanye operasi militer ini, “Boko Haram” menyatakan Bai’at-nya kepada Jamaah Daulah Islam pimpinan Abu Bakr al-Baghdady, sehingga semakin memanaskan babak baru dari penumpasan “Terorisme, Ekstremisme dan Radikalisme” Nigeria.

Update ASAL USUL BANGSA MELAYU dan Bani Tamim






Bangsa Melayu dikatakan berasal dari keturunan Nabi lbrahim a.s., begitu menurut Ibnu Athir, seorang ahli sejarah Islam terkenal di zaman lampau. Bangsa Melayu, menurut beliau, ialah Bani Jawi, iaitu keturunan lbrahim a.s., dari isterinya yang ketiga bernama Qatura. Bagi anak-anak dari keturunan Qatura ini, baginda telah memerintahkan agar berpindah ke timur dengan memberikan bekalan-bekalan yang perlu bagi memulakan hidup baru, maka mereka pun meninggalkan tanah Kanaan untuk berpindah ke timur. Kemungkinan besar perpindahan demi perpindahan telah berlaku akibat berbagai sebab. Dikatakan juga bahawa bangsa Melayu pernah menduduki Tibet dan telah menamakan gunung Himalaya, yang mana di dalam bahasa Sanskrit adalah bermakna Gunung Melayu. Perkara ini berlaku lebih dari 2000 tahun yang lampau. Dikatakan juga bahawa bangsa Melayu yang tinggal di banjaran gunung itu telah berpindah pula ke selatan akibat dari peperangan demi peperangan yang berlaku di tanah besar Cina serta India dan akhirnya mereka menempatkan diri di selatan Kampuchea dan seterusnya berhijarah ke Semenanjung Tanah Melayu dan Kepulauan Nusantara . Ini adalah kisah perpindahan mengikut jalan darat. Terdapat juga keturunan dari Kanaan ini yang datang mengikut jalan laut, iaitu mengikuti seorang raja yang bernama Mus, belayar ke timur dan mendarat di Palembang, Sumatera. Di sana terdapat bukti kedatangan beliau bersama rombongannya di mana sebuah sungai telah dinamakan sebagai Sungai Musi yang bererti Sugai Mus Punya. Dikatakan bahawa Nabi Ibrahim a.s., itu melahirkan tiga keturunan yang besar, pertama ialah bangsa Arab, dari keturunan anaknya Ismail a.s., kedua ialah bangsa Israel dari keturunan Ishak a.s., dan ketiga ialah bangsa Melayu (Bani Jawi) dari keturunan anaknya menerusi perkahwinan dengan Qatura. Sejak dari zaman dahulu lagi orang-orang Arab memanggil kepulauan Tanah Melayu ini sebagai Tanah Jawi. Bani itu bererti anak- anak atau keturunan, sebagaimana juga nama Bani Lavi (Levi) dari puak Israel. Bangsa Melayu telah melalui berbagai pengalaman semasa perpindahan dari satu tempat ke satu tempat. Kaumnya pun telah menganut berbagai-bagai agama bermula dari syari'at Ibrahim a.s., Hindu, Buddha, dan akhirnya Islam. Kebanyakan dari ilmu pengetahuan bangsa Melayu mempunyai perkaitan yang rapat dengan pengetahuan bangsa India, Cina dan Jepun. Contohnya, dari segi ilmu senggama, praktik meletakkan kain putih di bawah pengantin perempuan pada malam pertama perkahwinan telah dipraktikkan oleh bangsa Cina dahulukala. Banyak pantang larang yang berkisar disekitar ilmu senggama Melayu juga mempunyai persamaan dengan apa yang diajar oleh bangsa India dan Cina. Asal usul sesetengah-setengah dari praktik ini dipercayai berasal dari India, menerusi ajaran Hindu dan Buddha. Kemudian dari Sri Vijaya, Budi Dharma (seorang Melayu) telah pergi pula ke Cina dan Jepun bagi mengembangkan ajarannya, termasuklah bidang persilatan sebelum kedatangan Islam. Kedatangan Islam menerusi saudagar-saudagar dari Hadratulmaut dan juga pengajaran dari Wali-wali Sembilan membawa fokus dakwah dari segi ilmu-ilmu ke Sufian bagi menarik penganut-penganut Hindu pada masa itu yang tebal dengan ilmu mistik hitam bagi memeluk Islam. Pemah dikatakan terjadi pertentangan ilmu antara Wali Sembilan dengan Ketua Sami yang bertapa yang berakhir dengan kematian Sami tersebut. Wali Sembilan juga dikatakan telah membina sebuah masjid dengan bertiangkan habuk- habuk kayu yang dijadikan tiang menerusi pengetahuan mistik.

Thursday, March 12, 2015

AL BAGHDADIY PEMEGANG PANJI IMAM MAHDI ATAU AS SUFYANI

Beberapa tanda-tanda yang menunjukkan awal dari Hari Akhir akan segera Mulai meliputi:



1. Arab Revolutions (Musim Semi Arab) yang dimulai pada 17 Desember 2010.

2. kemenangan cepat dari Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS)di Tengah dan Utara Irak dan berdirinya sebuah kekhalifahan Islam, yang dipimpin oleh Abu Bakar Al-Baghdadi  yang tampak sesuai dengan karakteristik seorang pria yang disebut  Sufyani yang disebutkan dalam beberapa (tapi kebanyakan lemah) Hadis Nabi Muhammad.

As Sufyani seharusnya:

(A) menjadi seorang Muslim religius.

(B) Membunuh dan menyembelih orang yang tidak bersalah.

(C) menjadi musuh Syiah dan Al Mahdi.

(D) muncul dalam beberapa bulan atau 1 s.d 2 tahun sebelum Al Mahdi.

(E) mengalahkan saingannya, serangan di Irak, dan memerintah Suriah (Ini berarti jika Abu Bakar Al-Baghdadi memang Sufyani, kemungkinan besar Abu Bakr Al-Baghdadi, pada bulan-bulan mendatang, akan mengalahkan saingannya (yang berarti kelompok Islam lainnya), dan mengakhiri pemerintahan Bashar Al-Asad di Damaskus).

As-Sufyani dan Bala Tenteranya Menyerang Imam Mahdi

Sabda Nabi SAW,
“Sebelum (munculnya) al-Mahdi, as-Sufyani akan muncul bersama-sama 360 pasukan (tentera) berkuda, kemudian dengan diiringi oleh 30,000 (tentera) yang dipimpin oleh Kalb, iaitu bapa saudaranya. As-Sufyani kemudian mengerahkan askarnya ke Iraq. Dalam serangan ini, 100,000 orang terbunuh di Zaurak, iaitu suatu kota di Timur. Setelah itu, mereka menyerbu Kufah. Lantas (ketika itu) muncullah Panji-panji (Hitam) dari Timur. Yang memegang benderanya ialah seorang Pemuda dari Bani Tamim yang digelarkan Syuaib bin Saleh. Dia (at-Tamimi itu) kemudian menyerang sekelompok tawanan daripada penduduk Kufah dan membunuh semuanya. Setelah itu as-Sufyani mengerahkan sebahagian tenteranya (pergi menyerang) Madinah. Mereka terus menyerang Madinah selama tiga hari lalu menuju ke Makkah. Ketika mereka sampai di al-Baidak, Allah memerintahkan Jibril supaya menghentakkan kakinya dengan sekali hentakan, yang mana dengan hentakan itu, mereka jadi terbenam ke dalam bumi sehingga tidak berbaki melainkan dua orang yang kemudian menyampaikan (perihal) peristiwa tersebut kepada as-Sufyani. Tetapi as-Sufyani tidak menghiraukannya. Lalu dia mengirimkan dua orang (keturunan) Parsi untuk meminta bantuan (kerajaan Romawi) menaklukkan Kostantinopel. Oleh raja Romawi, permintaannya ini segera dikabulkan (lalu dihantar pasukan tentera yang ramai untuk membantu). Tetapi ketika kedua-dua orang (utusan) ini sampai di pintu gerbang Damsyik, mereka dibunuh orang. Selain itu, as-Sufyani juga membunuh orang yang mengingkari dirinya, bahawa ada seorang perempuan duduk-duduk di atas pahanya di pintu gerbang di Damsyik. Ketika itulah terdengar satu seruan dari langit, “Wahai (sekalian) manusia, sesungguhnya Allah telah membinasakan orang-orang yang zalim, orang-orang munafik dan sekutu-sekutu mereka. Allah telah mengangkat seorang yang terbaik dari umat Muhammad SAW sebagai pemimpin kamu semua. Oleh itu, sambutlah dia di Makkah. Dia adalah al-Mahdi yang bernama Ahmad bin Abdullah.”
Lalu ada satu pertanyaan kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah kami dapat mengenalinya?” Jawab baginda, “Dia adalah dari keturunanku, iaitu perawakannya seakan-akan Bani Israel, kulitnya kemerah-merahan seolah-olah wajahnya bercahaya laksana bintang, pipi kanannya bertahi lalat hitam (yang hidup). Dia tampan orangnya, berusia 40 tahun. Dia akan didatangi oleh Wali-wali Abdal dari Syam, Wali-wali Nujabak dari Mesir, Asoib dari Timur dan pengikut-pengikutnya. Mereka kemudian pergi ke Makkah bersama-sama, lantas (setelah membaiat Imam Mahdi) berangkat (pula) ke Syam. Waktu itu, Jibril berada di depannya dan Mikail berada di belakangnya. Penghuni langit, penduduk bumi, burung-burung, binatang buas dan ikan-ikan di laut semuanya suka/redha kepadanya. Air menjadi mudah (didapati) di mana-mana negeri pun yang dikuasainya, sungai-sungainya mengalir (deras dan banyak), harta karun (melimpah ruah dan) mudah didapati. Dia lantas pergi ke Syam dan menyembelih as-Sufyani di bawah pokok yang dahan-dahannya (menjulur) sampai ke Laut Tibriyah.”

Antara ISIS, dan Nubuat Sayyidina Ali ra

Menyeret agama ke ranah politik dengan menggunakan simbol-simbol agama berikut ajarannya demi kepentingan kelompoknya, dan dipihak yang lain melakukan kekerasan atas nama agama atau radikalisme agama adalah dua fenomena yang semakin hari semakin nampak di hadapan kita.
Tapi dari dua fenomena tersebut yang paling menarik perhatian saya adalah masalah radikalisme agama, khususnya apa yang telah (dan sedang) terjadi di Timur Tengah saat ini, hingga negeri tercinta kita, Indonesia.
Belum lama ini, tidak sedikit media massa baik cetak maupun elektronik yang menampilkan berita-berita dalam bentuk tulisan maupun video tentang kelompok militan bersenjata yang telah melakukan banyak kekejian dan kekejaman di Suriah dan Irak. Mereka meneriakkan “takbir” dengan belati digenggamannya sambil menggorok leher kaum Muslimin yang tak berdosa, bahkan kita mendapatkan berita tentang 13 ulama Islam Ahlussunah yang tidak luput dari kekejaman mereka di sana.

Muslim Harus Ketahui Peristiwa Peristiwa di Alam Kubur

Allâh Azza wa Jalla berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imrân/3:185]
Allâh Azza wa Jalla memberikan pemberitaan umum kepada seluruh makhluk, bahwa setiap jiwa akan merasakan kematian. Hanya Allâh Yang Maha Hidup, tidak akan mati. Adapun jin, manusia, malaikat, semua akan mati.

Popular Posts