PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Tuesday, July 29, 2014

Muslim Gaza Merayakan Idul Fitri Dengan Dentuman Rudal Zionis

Muslim Gaza Merayakan Idul Fitri Dengan Dentuman Rudal Zionis

GAZA CITY (voa-islam.com) - Saat Muslim seluruh dunia merayakan Idul Ftri, justru Muslim di Gaza, hanya bisa bertawakal kepada Allah Rabbul Alamin. Mereka tak ada lagi, rasa kawatir, segalanya dipasrahkan kepada Al-Khaliq. Mereka hanya menikmati dentuman rudal jet tempur Zionis-Israel.
Di mana saat Idul Fitri pesawat-pesawat  tempur Zionis-Israel terus menembakkan rudal-rudal mereka, dan dahsyatnya suara ledakan bergema sepanjang malam, menyebabkan jalan-jalan Gaza sepi, awal hari Idul Fitri, Senin/28/7/2014.
Serangan artileri dan udara Zionis-Israel berlangsung di sepanjang malam, terutama  di daerah timur Jalur Gaza, di mana  sebagian  warga Gaza merayakaan hari pertama  Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadhan.
Saksi mata mengatakan kepada kantor berita Turki, Anadolu Agency, bahwa pasukan Israel menembakkan beberapa rudal di bagian timur Kota Gaza, Khan Younis,Jabalia dan Beit Hanoun di utara.
Namun, gencarnya tembakan rudal Zionis  tidak menimbulkan korban, ungkap sumber di Palestina, yang  menerima permintaan PBB gencatan senjata kemanusiaan selama 24 jam di Jalurdal Gaza, mulai 11:00 GMT pada hari Minggu.
"Saat ini  ada gencatan senjata terbatas," kata jurubicara militer Israel, Brigadir Jenderal Motti Almoz, mengatakan kepada Radio Israel, dan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) bebas menyerang sasaran di Gaza, tambahnya.
Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, mengatakan pihaknya menewaskan sepuluh tentara Israel di Jalur Gaza. Seorang jurubicara militer Israel mengatakan seorang tentara terluka di sana, tapi dia tidak tahu ada korban jiwa.
Beberapa warga di Gaza melaporkan bahwa mereka menerima pesan telepon yang direkam pada hari Senin, yang mengatakan dalam bahasa Arab, "Hamas harus dengar, jika anda masih ingin hidup, anda harus tahu, jika anda terus menyerang, kami akan menyerang, dan kami akan menyerang lebih keras".
Israel menjatuhkan selebaran di Gaza mencantumkan puluhan nama dari pejuang Hamas dan Jihad Islam, bahwa militer Zionis menewaskan mereka sejak awal serangan, ungkap selebaran itu.  
"Daftar nama  ini bagian dari nama-nama pejuang Palestina yang dinilai mereka bisa menghadapi kekuatan Angkatan Pertahanan Israel," ungkap  leaflet itu, yang termasuk peta kuburan,  di mana para pejuang tersebut diduga dikuburkan. Ini  bagian perang urat syaraf Zionis terhadap rakyat Gaza.
Zionis-Israel tetap melakukan serangan yang melukai ribuan dan menewaskan lebih seribu warga di Jalur Gaza, di mana saat warga Gaza melakukan sholat Idul Fitri, Senin.
Para Muslim tetap berbondong-bondong ke masjid melaksanakan shalat Idul Fitri, dan berdoa secara khusus, yang dimulai 06:25 waktu setempat (03:25 WIB), menandai dimulainya 1 Syawal.
Namun, banyak warga Palestina yang tinggal di dekat daerah perbatasan Israel, mereka sebagian memilih tidak shalat, karena khawatir serangan artileri Israel.
Anak-anak sedikit yang ikut dalam shalat, dan orangn tua mereka tidak membawa anak-anak mereka, kawatir akan serangan udara Zionis-Israel. Hanya orang-orang tua dan dewasa, yang nampak memenuhi masjid-masjid di Gaza.
Shalat hanya berlangsung di  masjid, dan  tidak dilaksanakan di  tempat terbuka atau dilapangan yang bisa menampung ribuan jamaah yang biasanya berkumpul melaksanakan sholat Idul Fitri dan merayakan Idul Fitri, karena kemungkinan serangan udara Zionis.
Menurut pejabat berwenang di Gaza, mengatakan bahwa sekitar 70 masjid hancur, dan tidak dapat digunakan melaksanakan shalat akibat serangan militer Israel. Zionis-Israel selain menyerang rumah, kantor, ladang pertanian, masjid-masjid di Gaza, tak luput dari  sasaran militer Zionis.
Dalam khotbah-khotbah para khatib, para ulama Palestina mendesak rekan-rekan senegara mereka  memberikan dukungan, dan Muslim Gaza harus tetap sabar dan bertahan serta  berdoa untuk kemenangan menghadapi serangan Zionis-Israel.
"Ini hari libur, tapi kita melihat Muslim Gaza menemukan kesyahhidannya. Apa arti liburan ini? Siapa yang memiliki hati, pasti  tidak bisa menikmati liburan?" kata seorang wanita tua, Um Mustafa Jarbou, dan nampak air mata mengalir di wajahnya saat ia duduk di lantai ruang sekolah.
Um Mustafa Jarbou datang dari kota Gaza utara, Beit Lahiya, tapi, seperti banyak orang lain, telah melarikan diri menjelang serangan darat Zionis-Israel.
"Ketika kita makan makanan, rasanya seperti makan racun. Seharusnya malu pada Muslim di Gaza. Dimana masyarakat dunia? Dimana semua orang?" tanyanya. Nampak dunia internasional, termasuk banyak saudara-saudara kita bangsa  Arab, mereka sepertinya tak peduli dengan penderitaan Muslim Gaza, tuturnya.
Pada tahun ini, jalan-jalan Jalur Gaza biasanya sibuk dengan Muslim yang merayakan hari pertama Idul Fitri, dan mereka pergi belanja sampai larut malam. Tetapi, suasana sekarang sangat berbeda tahun ini, mereka lebih banyak di dalam rumah, menghindari serangan udara Zionis-Israel.
Pesawat jet tempur Israel terbang di atas Gaza, dan suara ledakan yang memekakan telinga akibat bunyi tembakan rudal, yang bergema sepanjang malam, jalan-jalan Gaza sepi dan lengang selama awal hari Idul Fitri tanpa aktivitas apapun.
"Anda tidak akan menemukan Muslim  Palestina merayakan Idul Fitri tahun ini," kata Hossam al-Ranteesi, sopir taksi 32 tahun, kepada Anadolu Agency.
"Suasana  kematian dan kehancuran dan bau darah di mana-mana , di jalan-jalan Gaza, dan serangan Israel masih terus berlangsung. Tidak ada perayaan Idul Fitri bagi kami tahun ini, "tambahnya.
"Bagaimana seharusnya seorang ibu merasakan, ketika ia membuka matanya pada hari Idul Fitri, dan tidak melihat anaknya berada di sampingnya?" kata Abir Shammaly, yang putranya tewas akibat serangan udara Zionis-Israel  di distrik Shejaia di Gaza timur pekan lalu.
Alih-alih merayakan Idul Fitir dengan gembira, justru  Shammaly duduk di samping anaknya, sambil  menggali kuburan, bergabung dengan banyak warga Gaza lainnya yang menguburkan lebih dari 1.000 Muslim yang tewas akibat serangan udara Zionis, dan  sebagian besar warga sipil.
Anak perempuannya meletakkan bunga berwarna merah muda dan putih diatas pusara kuburan anaknya.
"Dunia sedang melihat  kita, tapi mereka tidak merasakan kepedihan kita. Kenapa mereka membiarkan  kehidupan rakyat Palestina? Mengapa mereka melakukan hal ini kepada kami?" kata Shammaly, yang juga kehilangan rumahnya saat berlangsung pemboman di Shujaia.
Korban tewas Palestina dari serangan militer Israel yang sedang berlangsung yang menghancurkan Jalur Gaza yang diblokade  bertambah menjadi 1.035 dan lebih 6233  terluka, sejak agresi militer Zionis 7 Juli lalu, kata seorang pejabat Departemen Kesehatan, Senin.
Selain korban manusia, Israel juga menghancurkan 2.330 unit rumah Gaza dan sebagian hancur 23,160 blok apartemen lainya. Zionis tidak lagi membedakan antara sasaran militer dan sipil. Semuanya mereka hancurkan.
"Hidup di sini telah berhenti akibat serangan militer Zionis-Israel," al-Rantisi, yang sedang menuju ke rumah sakit Kota Gaza barat mengunjungi anak terluka, kata Anadolu.
"Semua orang takut bahwa mereka mungkin menjadi sasaran berikutnya dari serangan udara Israel. Itu sebabnya tidak ada yang keluar, kecuali darurat dan hanya pada siang hari, "tambahnya.
Di dekatnya, sekelompok pemuda Palestina, yang terlantar akibat serangan Israel dari kawasan Shujaiya di bagian timur Kota Gaza, berkumpul di taman sekolah PBB yang memberikan mereka tempat berlindung untuk mengobrol dalam upaya  melupakan kesengsaraan mereka.
"Ini adalah pertama kalinya kami menghabiskan Idul Fitri tanpa perayaan apapun," Khaled al-Beltagi, 25, mengatakan kepada Anadalo Agency. "Kami tidak merasa sukacita apapun tahun ini. Semua orang di sini memiliki kesedihan. Beberapa anggota keluarga mereka terbunuh, orang yang  lain rumah mereka hancur”,ia melanjutkan mengatakan.
"Ada tragedi di setiap rumah. Bagaimana Anda mengharapkan kita merayakan? Operasi militer Israel, yang dijuluki Operasi "Ujung Pelindung," adalah serangan terbesar ketiga negara Zionis-Yahudi terhadap Jalur Gaza - yang merupakan wilayah negara yang dihuni  1,8 juta warga Palestina - dalam enam tahun terakhir.
Pada hari Sabtu, selama gencatan selama 12 jam, para petugas penyelamat berhasil mengevakuasi  117 jenazah warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, dari puing-puing rumah yang hancur akibat serangan Israel di bagian timur dan selatan Gaza.
Di rumah sakit terbesar di Gaza, sekelompok pemuda datang membagi permen kepada anak-anak yang terluka, yang tubuhnya kecil memiliki luka, dan masih diselimut darah  merah akibat perang. Anak-anak mengerang kesakitan, yang mestinya menikmati kegembiraan di hari raya Idul Fitri.
"Saya tidak tahu tentang Idul Fitri. Mungkin ada Idul Fitri di luar. Kita semua terluka di sini," kata Inas Ashour, 16, yang menderita cedera kepala saat terjadi serangan udara di pinggiran Gaza timur, di kamp Zeitoun.
Ketika ditanya apakah dia senang,  Aya Al-Namla (5 tahun), dia berpikir sejenak sambil berbaring di tempat tidurnya. "Ya, sebelum pengeboman", tuturnya.
Sementara itu, petugas medis Palestina, menemukan enam mayat dari bawah reruntuhan rumah di Jalur Gaza selatan, yang terguncang akibat serangan rudal Israel yang terus berlanjut selama tiga minggu, hingga sekarang.
"Enam mayat yang diambil dari bawah reruntuhan di kota Khuza'a," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qodra kepada Anadolu Agency.
Al-Qodra mengatakan petugas medis diizinkan masuk ke kota, dan berkoordinasi dengan Komite Palang Merah Internasional mengevakuasi para korban.  Menurut saksi mata, pasukan Israel menembaki ambulan dan petugas medis, dan mereka dilarang masuk kota Gaza. Hasbunallah wa ni’ma wakil
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/opini/2014/07/29/31923/muslim-gaza-merayakan-idul-fitri-dengan-dentuman-rudal-zionis/#sthash.btvCmbqu.dpuf


GAZA CITY  Saat Muslim seluruh dunia merayakan Idul Ftri, justru Muslim di Gaza, hanya bisa bertawakal kepada Allah Rabbul Alamin. Mereka tak ada lagi, rasa kawatir, segalanya dipasrahkan kepada Al-Khaliq. Mereka hanya menikmati dentuman rudal jet tempur Zionis-Israel.

Di mana saat Idul Fitri pesawat-pesawat  tempur Zionis-Israel terus menembakkan rudal-rudal mereka, dan dahsyatnya suara ledakan bergema sepanjang malam, menyebabkan jalan-jalan Gaza sepi, awal hari Idul Fitri, Senin/28/7/2014.

Serangan artileri dan udara Zionis-Israel berlangsung di sepanjang malam, terutama  di daerah timur Jalur Gaza, di mana  sebagian  warga Gaza merayakaan hari pertama  Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadhan.

Saksi mata mengatakan kepada kantor berita Turki, Anadolu Agency, bahwa pasukan Israel menembakkan beberapa rudal di bagian timur Kota Gaza, Khan Younis,Jabalia dan Beit Hanoun di utara.

Namun, gencarnya tembakan rudal Zionis  tidak menimbulkan korban, ungkap sumber di Palestina, yang  menerima permintaan PBB gencatan senjata kemanusiaan selama 24 jam di Jalurdal Gaza, mulai 11:00 GMT pada hari Minggu.

"Saat ini  ada gencatan senjata terbatas," kata jurubicara militer Israel, Brigadir Jenderal Motti Almoz, mengatakan kepada Radio Israel, dan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) bebas menyerang sasaran di Gaza, tambahnya.

Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, mengatakan pihaknya menewaskan sepuluh tentara Israel di Jalur Gaza. Seorang jurubicara militer Israel mengatakan seorang tentara terluka di sana, tapi dia tidak tahu ada korban jiwa.

Beberapa warga di Gaza melaporkan bahwa mereka menerima pesan telepon yang direkam pada hari Senin, yang mengatakan dalam bahasa Arab, "Hamas harus dengar, jika anda masih ingin hidup, anda harus tahu, jika anda terus menyerang, kami akan menyerang, dan kami akan menyerang lebih keras".

Israel menjatuhkan selebaran di Gaza mencantumkan puluhan nama dari pejuang Hamas dan Jihad Islam, bahwa militer Zionis menewaskan mereka sejak awal serangan, ungkap selebaran itu. 

"Daftar nama  ini bagian dari nama-nama pejuang Palestina yang dinilai mereka bisa menghadapi kekuatan Angkatan Pertahanan Israel," ungkap  leaflet itu, yang termasuk peta kuburan,  di mana para pejuang tersebut diduga dikuburkan. Ini  bagian perang urat syaraf Zionis terhadap rakyat Gaza.

Zionis-Israel tetap melakukan serangan yang melukai ribuan dan menewaskan lebih seribu warga di Jalur Gaza, di mana saat warga Gaza melakukan sholat Idul Fitri, Senin.

Para Muslim tetap berbondong-bondong ke masjid melaksanakan shalat Idul Fitri, dan berdoa secara khusus, yang dimulai 06:25 waktu setempat (03:25 WIB), menandai dimulainya 1 Syawal.

Namun, banyak warga Palestina yang tinggal di dekat daerah perbatasan Israel, mereka sebagian memilih tidak shalat, karena khawatir serangan artileri Israel.

Anak-anak sedikit yang ikut dalam shalat, dan orangn tua mereka tidak membawa anak-anak mereka, kawatir akan serangan udara Zionis-Israel. Hanya orang-orang tua dan dewasa, yang nampak memenuhi masjid-masjid di Gaza.

Shalat hanya berlangsung di  masjid, dan  tidak dilaksanakan di  tempat terbuka atau dilapangan yang bisa menampung ribuan jamaah yang biasanya berkumpul melaksanakan sholat Idul Fitri dan merayakan Idul Fitri, karena kemungkinan serangan udara Zionis.

Menurut pejabat berwenang di Gaza, mengatakan bahwa sekitar 70 masjid hancur, dan tidak dapat digunakan melaksanakan shalat akibat serangan militer Israel. Zionis-Israel selain menyerang rumah, kantor, ladang pertanian, masjid-masjid di Gaza, tak luput dari  sasaran militer Zionis.

Dalam khotbah-khotbah para khatib, para ulama Palestina mendesak rekan-rekan senegara mereka  memberikan dukungan, dan Muslim Gaza harus tetap sabar dan bertahan serta  berdoa untuk kemenangan menghadapi serangan Zionis-Israel.

"Ini hari libur, tapi kita melihat Muslim Gaza menemukan kesyahhidannya. Apa arti liburan ini? Siapa yang memiliki hati, pasti  tidak bisa menikmati liburan?" kata seorang wanita tua, Um Mustafa Jarbou, dan nampak air mata mengalir di wajahnya saat ia duduk di lantai ruang sekolah.

Um Mustafa Jarbou datang dari kota Gaza utara, Beit Lahiya, tapi, seperti banyak orang lain, telah melarikan diri menjelang serangan darat Zionis-Israel.

"Ketika kita makan makanan, rasanya seperti makan racun. Seharusnya malu pada Muslim di Gaza. Dimana masyarakat dunia? Dimana semua orang?" tanyanya. Nampak dunia internasional, termasuk banyak saudara-saudara kita bangsa  Arab, mereka sepertinya tak peduli dengan penderitaan Muslim Gaza, tuturnya.

Pada tahun ini, jalan-jalan Jalur Gaza biasanya sibuk dengan Muslim yang merayakan hari pertama Idul Fitri, dan mereka pergi belanja sampai larut malam. Tetapi, suasana sekarang sangat berbeda tahun ini, mereka lebih banyak di dalam rumah, menghindari serangan udara Zionis-Israel.

Pesawat jet tempur Israel terbang di atas Gaza, dan suara ledakan yang memekakan telinga akibat bunyi tembakan rudal, yang bergema sepanjang malam, jalan-jalan Gaza sepi dan lengang selama awal hari Idul Fitri tanpa aktivitas apapun.

"Anda tidak akan menemukan Muslim  Palestina merayakan Idul Fitri tahun ini," kata Hossam al-Ranteesi, sopir taksi 32 tahun, kepada Anadolu Agency.

"Suasana  kematian dan kehancuran dan bau darah di mana-mana , di jalan-jalan Gaza, dan serangan Israel masih terus berlangsung. Tidak ada perayaan Idul Fitri bagi kami tahun ini, "tambahnya.

"Bagaimana seharusnya seorang ibu merasakan, ketika ia membuka matanya pada hari Idul Fitri, dan tidak melihat anaknya berada di sampingnya?" kata Abir Shammaly, yang putranya tewas akibat serangan udara Zionis-Israel  di distrik Shejaia di Gaza timur pekan lalu.

Alih-alih merayakan Idul Fitir dengan gembira, justru  Shammaly duduk di samping anaknya, sambil  menggali kuburan, bergabung dengan banyak warga Gaza lainnya yang menguburkan lebih dari 1.000 Muslim yang tewas akibat serangan udara Zionis, dan  sebagian besar warga sipil.

Anak perempuannya meletakkan bunga berwarna merah muda dan putih diatas pusara kuburan anaknya.

"Dunia sedang melihat  kita, tapi mereka tidak merasakan kepedihan kita. Kenapa mereka membiarkan  kehidupan rakyat Palestina? Mengapa mereka melakukan hal ini kepada kami?" kata Shammaly, yang juga kehilangan rumahnya saat berlangsung pemboman di Shujaia.

Korban tewas Palestina dari serangan militer Israel yang sedang berlangsung yang menghancurkan Jalur Gaza yang diblokade  bertambah menjadi 1.035 dan lebih 6233  terluka, sejak agresi militer Zionis 7 Juli lalu, kata seorang pejabat Departemen Kesehatan, Senin.

Selain korban manusia, Israel juga menghancurkan 2.330 unit rumah Gaza dan sebagian hancur 23,160 blok apartemen lainya. Zionis tidak lagi membedakan antara sasaran militer dan sipil. Semuanya mereka hancurkan.

"Hidup di sini telah berhenti akibat serangan militer Zionis-Israel," al-Rantisi, yang sedang menuju ke rumah sakit Kota Gaza barat mengunjungi anak terluka, kata Anadolu.

"Semua orang takut bahwa mereka mungkin menjadi sasaran berikutnya dari serangan udara Israel. Itu sebabnya tidak ada yang keluar, kecuali darurat dan hanya pada siang hari, "tambahnya.

Di dekatnya, sekelompok pemuda Palestina, yang terlantar akibat serangan Israel dari kawasan Shujaiya di bagian timur Kota Gaza, berkumpul di taman sekolah PBB yang memberikan mereka tempat berlindung untuk mengobrol dalam upaya  melupakan kesengsaraan mereka.

"Ini adalah pertama kalinya kami menghabiskan Idul Fitri tanpa perayaan apapun," Khaled al-Beltagi, 25, mengatakan kepada Anadalo Agency. "Kami tidak merasa sukacita apapun tahun ini. Semua orang di sini memiliki kesedihan. Beberapa anggota keluarga mereka terbunuh, orang yang  lain rumah mereka hancur”,ia melanjutkan mengatakan.

"Ada tragedi di setiap rumah. Bagaimana Anda mengharapkan kita merayakan? Operasi militer Israel, yang dijuluki Operasi "Ujung Pelindung," adalah serangan terbesar ketiga negara Zionis-Yahudi terhadap Jalur Gaza - yang merupakan wilayah negara yang dihuni  1,8 juta warga Palestina - dalam enam tahun terakhir.

Pada hari Sabtu, selama gencatan selama 12 jam, para petugas penyelamat berhasil mengevakuasi  117 jenazah warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, dari puing-puing rumah yang hancur akibat serangan Israel di bagian timur dan selatan Gaza.

Di rumah sakit terbesar di Gaza, sekelompok pemuda datang membagi permen kepada anak-anak yang terluka, yang tubuhnya kecil memiliki luka, dan masih diselimut darah  merah akibat perang. Anak-anak mengerang kesakitan, yang mestinya menikmati kegembiraan di hari raya Idul Fitri.

"Saya tidak tahu tentang Idul Fitri. Mungkin ada Idul Fitri di luar. Kita semua terluka di sini," kata Inas Ashour, 16, yang menderita cedera kepala saat terjadi serangan udara di pinggiran Gaza timur, di kamp Zeitoun.

Ketika ditanya apakah dia senang,  Aya Al-Namla (5 tahun), dia berpikir sejenak sambil berbaring di tempat tidurnya. "Ya, sebelum pengeboman", tuturnya.

Sementara itu, petugas medis Palestina, menemukan enam mayat dari bawah reruntuhan rumah di Jalur Gaza selatan, yang terguncang akibat serangan rudal Israel yang terus berlanjut selama tiga minggu, hingga sekarang.

"Enam mayat yang diambil dari bawah reruntuhan di kota Khuza'a," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qodra kepada Anadolu Agency.

Al-Qodra mengatakan petugas medis diizinkan masuk ke kota, dan berkoordinasi dengan Komite Palang Merah Internasional mengevakuasi para korban.  Menurut saksi mata, pasukan Israel menembaki ambulan dan petugas medis, dan mereka dilarang masuk kota Gaza. Hasbunallah wa ni’ma wakil

Wednesday, July 2, 2014

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Khilafah Islamiyyah di Provinsi Aleppo (Bag. 2)

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Khilafah Islamiyyah di Provinsi Aleppo (Bag. 2)

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Khilafah Islamiyyah di Provinsi Aleppo (Bag. 2)

Shoutussalam 

– Sebelumnya, kita telah membaca peta lengkap Khilafah Islamiyyah di Provinsi Aleppo, Suriah  yang memperlihatkan luas wilayahnya, jumlah penduduknya, dan sebagian foto keindahan medannya.

Berikut ini redaksi suguhkan bagian yang kedua.
Ukuran hamparan Luas dan Batasan
Lebar: 110 Km
Panjang: 120 Km
Luas: 10000 Km2
Batas Utara: Turki, dari barat (utara menghadap selatan), pinggiran utara (shohawat syam), kota Aleppo dan pinggiran Selatan (Rezim Bashar Assad). Batas selatan: Wilayah Homs, dan batas timur: Wilayah Raqqa dan ‘Ain al Arab (Markas Komunis PKK).

Jumlah Penduduk
Penduduk yang berada di bawah kekuasaan Daulah Islamiyyah di Wilayah Aleppo/ Halab mencapai sekitar 1.200.000 orang penduduk.

Perkantoran/ Administrasi Pemerintah
Mahkamah (Pengadilan)
Menegakkan Hukum Syariat Allah, menegakkan hukum Hudud, mengembalikkan hak, menegakkan keadilan, setiap harinya menghukumi berbagai permasalahan, mendirikan berbagai kantor Administrasi Syar’i yang dijadikan sebagi satu-satunya rujukan dalam memutuskan peradilan bagi seluruh Idaroh (Kantor-kantor) di Daulah.
Terbagi menjadi 2 bagian:
  • Peradilan Umum
  • Mengadili segala Kedzoliman
Bagian kedua, juga termasuk dalam memutuskan peradilan terkait para prajurit, pimpinan-pimpinan Daulah, berpusat di Kota al Baab.

Kantor Polisi Islam
Kantor Kepolisian beraktivitas/ bekerja menjaga keamanan dalam kota, menjalankan operasi keamanan demi menjaga kehormatan dan harta, memberikan gambaran terhadap permasalahan yang akan diajukan kepada pengadilan sehingga hukuman yang jatuh tidak hanya berdasarkan dakwaan/tuntutan (tapi juga memiliki bukti), dan berupaya mencoba membawanya kepada Mahkamah.

Idaroh (Kantor) Syar’iyyah
Di dalamnya meliputi tiga kantor Induk:
Hisbah
Menegakkan kewajiban Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar, mencegah berbagai macam kemunkaran, melarang berbuat maksiat, memerintahkan kaum muslimin untuk berbuat baik dan berupaya membantu mereka untuk hal itu.
Maktab (Kantor) Dakwah
Menjalankan program Dakwah Ilallah lewat untaian kalimat, pengajaran di Masjid-masjid, mendirikan Tenda Dakwah, mencetak Booklet dan membagi-bagikannya sesuai pembahasan yang dibutuhkan kaum muslimin atau umumnya manusia, begitu juga menjalankan program keliling harian ke tengah-tengah desa, mendakwahi mereka dan mengajarkan urusan-urusan Dien mereka.
Idaroh (Kantor) Ma’had-Ma’had Syar’i
Di Provinsi Aleppo terdapat lebih dari 20 Ma’had Syar’i dan sejumlah besar Halaqoh Tahfidzul Qur’an, Ma’had-Ma’had dan Halaqoh Tahfidz dengan jumlah siswa ribuan perhari. Jumlah siswa Halaqoh Tahfidz di Maskanah saja berjumlah lebih dari 2500 siswa.
Kantor Ta’lim
Kantor Ta’lim (Pengajaran/ Sekolah) menghimpun seluruh sekolah-sekolah yang ada di wilayah, mengajarkan kemurniaan manhaj syar’i dan memperbaiki Manhaj sebelumnya dari doktrin-doktrin yang bertentangan dengan Syari’at Allah, begitu juga membuka sekolahan bagi para penganut atheisme dan memudahkan program pembelajarannya.
Kantor Perekrutan
Kantor ini menerima kaum muslimin manapun yang menginginkan masuk bergabung di barisan Tentara Daulah Islamiyyah, diharuskan mendaftarkan diri dan mengikuti berbagai tahapan I’dad Syar’i dan Askari (Militer).
Kantor Perhubungan Umum Antar Kabilah Suku
Program dari Kantor ini ialah menghubungkan ikatan antar seluruh manusia, khususnya guna mengenal perihal keadaan mereka dan mengawasi mereka, dan berupaya menjalani hubungan kemasyarakatan sejumlah suku bersama sejumlah suku Arab di wilayah.
Dewan Wakaf
Membangun Masjid-Masjid, menentukan Khothib, Imam dan Mu’adzin, menjaga kebersihan Masjid, memperbaikinya dan menjaga keamanan serta membangun masjid-masjid baru.
Dewan Zakat
Para pedagang, petani dan peternak di wilayah ini dikumpulkan guna memberikan Zakat musiman, membagi-bagikan hasil zakat bagi fakir miskin, mengenal keadaan mereka, dan menentukan jumlah pembagian sesuai keadaan hidup mereka.

Kantor Pelayanan Kaum Muslimin
Air
Menyuplai aliran air dari sungai Eufrat dan membagi-bagikannya ke daerah-daerah dan desa di wilayah sehingga sampai ke rumah-rumah, dan air dapat digunakan untuk minum, kebutuhan rumah dan air juga sampai ke lokasi pertanian.
Listrik
Allah memudahkan beroperasinya sistem 2 Stasiun Pembangkit Listrik Al Harariyya dan Bendungan Al Farouq, mengoperasikan sistem dari dalam, menghubungkan aliran listrik dan memperbaiki jaringan kabel listrik.
Departemen Kebersihan
Beraktivitas dalam rangka membersihkan kota, jalanan dan menertibkan pasar serta tempat lainnya.
Kantor Urusan Gandum dan Roti
Sejumlah besar gandum dan roti dikontrol dari kantor ini guna menyediakan kebutuhan pangan wilayah tersebut.
Kantor Perhubungan dan Lalu lintas
Menertibkan jalan dan menertibkan lalu lintas perjalanan.
Kantor Pengaduan
Memenuhi kebutuhan berbagai macam bantuan dan sandang pangan kepada warga.
Kantor Amal (Kerja)
Membuka pintu kesempatan bagi para pencari kerja dan menempatkannya sebagai pegawai di kantor-kantor dulu dengan pola kerja sama dengan kantor proyek.

Bersambung…

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Daulah Islam Iraq dan Syam di Provinsi Aleppo (Bag. 1)

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Daulah Islam Iraq dan Syam di Provinsi Aleppo (Bag. 1)

Peta Lengkap Wilayah Kekuasaan Daulah Islam Iraq dan Syam di Provinsi Aleppo (Bag. 1)

Shoutussalam

 – Kantor media Daulah Islam Iraq dan Syam wilayah Halab, pada hari Ahad (29/6/2014) mempublikasikan laporan eksklusif dengan komprehensif terkait wilayah kekuasaan ISIS di Provinsi Aleppo, sejarah singkat atasnya, dan lain-lain sebagainya.
Karena laporan tersebut sangat panjang, maka Redaksi Shoutussalam akan menghadirkannya dalam dua bagian. Berikut terjemahan bagian pertama!
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Kantor Media Wilayah Halab/Aleppo menyajikan Laporan Komprehensif terkait Wilayah Aleppo, Pembahasan Sejarah, Lokasi dan Daerah Perbatasan serta Front-front (Perlawanan) dll
Tujuan dari laporan ini, agar kaum muslimin mendapatkan informasi lengkap yang sesuai dengan data akurat dan menyadari akan fakta bahwa yang ditunjukkan di bawah ini adalah negara bagian Aleppo yang menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Daulah Islam, pun membentuk pemahaman dari segala lini dan dimensi terkait kondisi geografis dan realitas di wilayah tersebut.
Daulah Islam Iraq dan Syam
Kantor Media Wilayah Halab
Menyajikan untuk Anda
Laporan Lengkap Wilayah Halab terkait Sejarah, Lokasi, Perbatasan dan Medan Jihad serta Front Perlawanan
Muqoddimah
Wilayah Aleppo merupakan area luas, mengumpulkan sejumlah kota bersejarah nan kuno dari sejak peradaban lebih dari 6.000 tahun hingga zaman Khilafah Utsmaniyah yang kemudian  direbut oleh Prancis pada era Kolonial/ Penjajahan.
Dan setelahnya mereka menarik diri dan menyepakati perjanjian batas-batas Sykes Pycot, membagi kesatuan negara Suriah menjadi bagian-bagian kecil. Bagian utara dan barat.
Setelah bergolaknya revolusi Suriah, Daulah Islam masuk ke negeri itu melalui cabangnya di Syam, yaitu Jabhat al Nusrah wilayah Halab. Jabhat al Nusrah menjadi bagian dari kekuatan penting faksi Mujahidin dan membebaskan sebagian besar dari wilayah Aleppo.
Setelah adanya I’lan (diumumkannya) Resmi perluasan Daulah Islam, pertempuran dahsyat terjadi di Safiroh dan sekelilingnya di pinggiran selatan Aleppo. Peperangan kemudian dipindahkan oleh Daulah Islam ke tengah-tengah Halab (Aleppo) lewat Ghozwah al Fath, targetnya ialah memutus perluasaan Halab al Jadidah (baru) yang terletak dibawah kekuasaan rezim lewat penyerangan terhadap daerah-daerah Shaikh Said dan Khan Thoman.
Dan setelah terjadinya pengkhianatan Shohawat, Daulah menarik diri dari front-front tersebut demi mempertahankan diri beserta menjaga para prajurit-prajuritnya.
Daulah Islam kemudian mempersiapkan pasukan dan kekuatan dari pinggiran Timur dan pinggiran Utara yang mana hari ini menjadi gambaran basis Wilayah Daulah. Darinya, Daulah Islam mampu mengontrol penuh daerah-daerah baru, mengamankan perbatasan dan mencapai stabilitas dalam negeri.
Keterangan Peta:
  • Luas Aleppo 110 km2
  • Panjang 120 km2
  • Batas Utara: Turki, dari barat (utara menghadap selatan), pinggiran utara (shohawat syam), kota Aleppo dan pinggiran Selatan (Rezim Bashar Assad). Batas selatan: Wilayah Homs, dan batas timur: Wilayah Raqqa dan ‘Ain al Arab (Markas Komunis PKK).
  • Wilayah Halab (Aleppo) kini telah kembali ke-pangkuan pemerintahan kaum muslimin, yang berlaku di dalamnya hukum Syari’at Islam dan di bawah kekuasaan Amirul Mukminin Abu Bakar al Baghdadi dimulai pada Robiuts Tsanny 1435 H.
  • Di dalamnya terdapat 5 kota
  • Berisikan 450 buah desa
  • Jumlah penduduk mencapai 1.200.000 orang
  • Garis pertahanan ribath di perbatasan, panjangnya 130 km
  • Daulah Islam menjaga keamanan 60% di dalam wilayah Aleppo, dalam melawan Rezim Nushairiyah

Divisi Kerja Daulah Islam:
  • 5 buah Pengadilan, 2 diantaranya Pengadilan Pusat dan sisanya cabang. Di dalamnya ditegakkan hukum Syari’at Allah, ditegakkan hukum Had, dikembalikannya hak-hak orang yang terdzolimi, menegakkan keadilan, per hari=nya puluhan orang mengadukan peristiwa yang di alami kepada Kantor Administrasi Syar’i.
  • 10 Markas Hisbah, menegakkan kewajiban Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar, mencegah kejahatan, kemaksiatan dan kemunkaran, memfokuskan Dakwah kepada kaum muslimin mengajak kepada kebaikan.
  • 11 Kantor Dakwah, menjalankan program Dakwah Ilallah lewat penyebaran Booklet Dakwah, menggelar even Tenda Dakwah dll.
  • 10 Pos Kepolisian, menjaga keamanan dalam wilayah, memudahkan kontrol operasi, menjaga jiwa, kehormatan dan harta.
  • 5 Kantor Pelayanan, melayani manusia di berbagai bidang kehidupan, semisal air, listrik, pabrik roti atau gandum, perkotaan dan kantor pengaduan.
  • 22 Ma’had (Sekolah) Syar’i, mengajari kaum muslimin di dalam Ma’had-ma’had yang ada dalam hal urusan Dien mereka, baik Aqidah,Fiqh dan al Qur’an.
  • Bendungan Sungai Eufrat, bekerja menghidupkan listrik di tiap wilayah dan membangkitkan 2 stasiun Pembangkit Tenaga Listrik. Wilayah ini juga meliputi Gudang Air, dari sungai Eufrat untuk kebutuhan minum dan hidup kaum muslimin
Berikut foto dari Lensa Media Daulah, menampilkan foto-foto yang ada di wilayah kekuasaan Daulah Islam.
Bersambung…

PERANG SURIAH BISA MEMUNCULKAN PERANG DUNIA KETIGA DAN IMAM MAHDI


Bookmark and Share
AKANKAH IMAM MAHDI AKAN MUNCUL DALAM BEBERAPA SAAT LAGI
 
Mari kita lihat fakta-fakta berikut ini
Dunia dewasa ini berada pada kondisi yang sangat kacau
1.   Situasi timur tengah yang sangat kacau, diktator berguguran, marilah kita simak adanya hadis tentang periode waktu kepemimpinan dunia.
Dari Nu’man bin Basyir Radiallahu ‘Anhu, Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam bersabda: ”Adalah masa Kenabian itu ada di tengah tengah kamu sekalian, adanya atas kehendaki Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya (menghentikannya) apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Kerajaan yang menggigit (Mulkan ‘Adldlon), adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Kerajaan yang menyombong (Mulkan Jabariyah), adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya, apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian adalah masa Khilafah yang menempuh jejak Kenabian (Khilafah ‘ala minhajun nubuwwah).” Kemudian beliau (Nabi) diam.” (HR.Ahmad)

Sunday, June 22, 2014

SKENARIO PERANG BESAR DI TIMUR TENGAH

Pasca kemenangan Mujahidin ini seluruh kekuatan barat yang sekarang ini ada di sekeliling Suriah seperti AS, NATO, Rusia,Cina dan di tambah Negara Negara arab yang selama ini sudah sangat di untungkan dengan system barat sekalipun di bungkus dengan system kerajaan berdasarkan Islam seperti di Arab Saudi serentak akan mengeluarkan segala sumber dayanya untuk mencoba menghancurkan pemerintahan Islam yang baru di proklamirkan tersebut. Maka pasukan AS, NATO seperti Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, Rusia, Cina, di tambah dengan Negara sekeliling Suriah seperti Arab Saudi, Iraq, Lebanon, Iran, Yordania, Turki, Mesir, Yaman, Qatar dan di tambah lagi dengan persekutuan Syiah yang di motori oleh Iran. Semua mengerahkan pasukannya mencoba menghancurkan pemerintahan oleh oposisi di Suriah. Sesungguhnya atas alasan inilah maka sekarang ini melalui konvensi Jenewa yang terus coba di laksanakan oleh barat mereka mencoba menciptakan dua hal dan minimal dapat mencapai salah satunya:

WAKTU PEMBAIATAN IMAM MAHDI SETELAH KEMUNCULANNYA


Oleh Rudi Purwanto

Imam Mahdi sudah muncul  IMAM MAHDI SUDAH MUNCUL DI SURIAH, sungguh berita ini adalah berita yang sudah di tunggu oleh kaum muslimin selama ribuan tahun. Maka berita berupa analisa tentang kemunculan seseorang yang bisa jadi adalah yang nantinya akan di baiat sebagai Khalifah bagi kaum muslimin dan mendapat gelaran sebagai Imam Mahdi(pemimpin yang adil). Adapun mahsyurnya beliau adalah setelah pembaiatan beliau di Mekah setelah wafatnya raja Arab Saudi dan terjadinya konflik antara pangeran di sana. Dan akhirnya Beliau lah yang akan di baiat sebagai pengganti raja yang mangkat namun dilantik sebagai khalifah yang memimpin sebuah kekhilafahan Islam.
Imam Mahdi akan menghadapi serangan dari sebuah pasukan besar dari arah Syam yang bertujuan menghancurkannya di awal kemunculannya. Maka pasukan ini bisa jadi adalah pasukan Basar Asad/As Sufyani dan pendukungnya seperti kaum Syiah, Iran, Hizbullah atau Pasukan Barat yang sekarang ini sudah berjaga-jaga di sekitar Suriah dan siap masuk ke Suriah dengan dalih menghacurkan Al Qaeda yang sudah di cap sebagai teroris. Dan pasukan inilah yang akan di tenggelamkan ke bumi karena siapa pun yang akan menghancurkan utusannya dan Ka’bah dia pasti akan di hancurkan sebagaimana burung Ababil telah di kirimkan oleh NYA pada saat pasukan Bergajah yang di pimpin Abrahah bermaksud menghancurkan Ka’bah. Penyerangan Syiah dapat di maklumi karena kekecewaan bahwa Imam Mahdi ternyata bukanlah dari golongan mereka seperti selama ini mereka sangka.

Kenapa Dengki Kepada Daulah Islamiyah Iraq dan Syam (ISIS)?


Tentara Panji Hitam Daulah Islamiyah Iraq & Syam - ISIS

  
   

Segala puji hanya bagi Allah Rabbul ‘Alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul-Nya, Wa Ba’du:

Allah Ta’ala di dalam Surat Al Baqarah mengisahkan tentang orang-orang Yahudi yang sebelum diutus Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam mengancam orang-orang musyrik Madinah, bahwa nanti akan diutus Nabi akhir zaman yang akan diimani dan dikuti oleh mereka itu (Yahudi) yang dengannya mereka akan memerangi kaum musyrik Madinah.

Akan tetapi setelah diutus Nabi akhir zaman itu yang berasal dari luar kalangan dan kelompok mereka dan tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan, maka orang-orang Yahudi itu malah mengingkarinya dengan mengatakan “Bukan Ini”. Dan mereka malah memusuhi dan memeranginya bahkan berupaya untuk melenyapkannya.

Monday, May 19, 2014

Konflik Suriah Menuju Perang Al-Malhamah Al-Kubra



Penulis Zulfahmi, MA

Apabila kita melihat kondisi sekarang ini, maka nubuat rasulullah semakin menjadi kenyataan. Bahwa dalam perang al-malhamah al-kubra pusat kekuatan umat Islam berada di damaskus. Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, yang mana di negeri itu terdapat sebuah kota yang bernama Damsyik (Damaskus). Ia merupakan tempat tinggal yang terbaik bagi kaum Muslimin pada waktu itu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Maka dalam hadis di Atas yang dimaksud dengan “kepemimpinan umat Islam” adalah pusat pemerintahan Islam yang berdasarkan konsep Daulah Islam bukan negara yang mayoritas Islam tapi konsep negara berdasarkan sekuler atau monarkhi. Maka hadis ini secara terang menyatakan bahwa daulah Islam akan tegak di Syam dalam perang al-Malhamatil kubra.

Sabda Nabi SAW: “Akan keluar dari sulbi ini (Ali bin Abi Thalib ra) seorang pemuda yang akan memenuhkan dunia ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang Panji-panji Al-Mahdi.” (At-Tabrani)

Rasulullah telah mengabarkan sebelum keluar Al-Mahdi akan keluar terlebih dahulu pemimpin umat Islam yaitu keturunan bani tamim. Bani Tamim tunggak keturunan Arab: “ Bani Tamim adalah daripada keturunan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim as. Sedangkan dalam hadis ungkapan dari arah timur itu indentik dengan khurashan karena ada hadis lain yang menjelaskan panji hitam dari khurashan. Para ahli sejarah telah menjelaskan bahwa khurasan meliputi wilayah afghanistan, Pakistan , Iraq, Iran dan lain-lain.

Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk.”(Ibnu Majah)

Apabila kita teliti hadist di atas maka Daulah Islam yang telah tegak di Iraq dan Syam sekarang sangat cocok dengan realita, karena Amirul mukminin Abu bakar al-bahgdadi al-Quraisy merupakan keturunan bani hasyim yang merupakan keturunan dari Husein bin Ali ra yang merupakan tunggak keturunan Arab yang berasal dari wilayah Iraq. Dan ciri mereka juga sesuai dengan yang disebutkan dalam hadis pembawa panji hitam. Cuma saja hari ini kota damaskus belum berhasil di kuasai sepenuhnya oleh Daulah islam Iraq dan Syam. Pusat kekuasaan Daulah Islam sekarang masih berada di kota Raqqa.

Dalam perang al-Malhamah al-Kubra pasukan kaum muslimin akan berperang dengan Rum, sebagai mana disebutkan dalam hadis,

Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata: 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! 'Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya, dan sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada' di sisi Allah, dan sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. (HR. Muslim)

Pasukan Rum akan membuat pangkalan di A’maq atau Dabiq. Siapakah Rum yang dimaksudkan disini, apabila kita melihat sejarah sejarah telah mencatat bahwa Peristiwa pecahnya kerajaan Romawi berawal dari pembagian wilayah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur tetapi masih merupakan kerajaan Romawi. Karena Romawi sudah tidak sanggup lagi mengatur wilayahnya yang terlalu luas. Sehingga Romawi dibagi kepada dua wilayah. Romawi Timur berpusat di di Byzantium (Kostantinopel) yang sekarang bernama Istanbul(di wilayah negara Turki sekarang). Sedangkan Romawi Barat berpusat di Roma. Pendiri Kekaisaran Romawi timur ialah Costantyn yang Agung. Kaisar ini sudah dari awal membenci Islam. Juga diteruskan cucunya Kaisar Heraclius. Setelah pasukan Islam mempunyai kekuatan yang memadai mereka berupaya menaklukkan Kostantinopel tetapi selalu gagal. Akhirnya tahun 1453 M Muhammad al-Fatih menaklukkan kota benteng terkuat dan terakhir Romawi itu. Akhirnya kerajaan Romawi timurpun tamat. Sedangkan Romawi barat setelah terjadi revolusi di dataran Eropa kerajaan Romawi barat tetap masih berdiri kokoh meskipun wilayah kekuasaannya hanya di wilayah Vatikan. Akan tetapi semua umat kristen khatolik di wilayah Eropa masih tetap tunduk  dalam hal agama kepada pemimpin Vatikan. Maka besar kemungkinan Rum yang dimaksudkan dalam hadist adalah Romawi barat karena Romawi baratlah yang masih utuh sampai sekarang. Jika kita melihat realita bahwa Rum telah mempersiapkan pion-pionnya hari ini di Suriah untuk menyerang daulah Islam Karena daulah Islam merupakan ancaman yang sangat berbahaya bagi bangsa Eropa.

Senator AS, Danny Vistin, mengatakan al-Qaida hari ini energik dan termotivasi. Sebab utama kemajuan ini adalah akidah yang tertanam kuat pada diri orang-orang radikal ini, bahwa mereka kan mencapai khilafah Islam. Daulah tersebut mengimplementasikan syariat Islam dalam semua aspeknya, adalah sesuatu yang patut diperangi.

Maka untuk hari ini masih dalam bentuk perang perwakilan sebagaimana di jelaskan oleh Pemimpin Daulah Islam, Perang hari ini menurut Amirul mukminin Abu bakar al-Bahgdadi adalah proxy war atau disebut dengan perang perwakilan.

“Wahai para penjaga salib bahwa perang proxy war atau perang perwakilan tidak akan berguna bagi kalian di Syam sebagai mana juga itu tidak berguna di Iraq. Dalam waktu dekat kalian akan berhadapan langsung meskipun kalian membenci hal ini dengan izin Allah”.

Seorang jurnalis senior dan editor in Chief al Quds al Arabiyya Abdel Bari Atwan, membenarkan adanya konspirasi Barat dalam konflik Suriah. Dilansir dari Raialyoum, Senin (6/1/2014), Negara Timur Tengah sedang berkomplot dengan Barat untuk menyingkirkan Daulah Islam Iraq dan Syam jelang Konferensi Jenewa II.

Caranya dengan menggerakkan pion-pion mereka di Suriah dari kelompok-kelompok yang mereka danai. Diantaranya seperti yang disebutkan Bari Atwan, adalah FSA, Jaisy al Mujahidin, Front Revolusioner Suriah (SRF), dan nama yang mengejutkan lagi, ia memasukkan nama Jabhat al Islamiyyah atau Front Islam.

“Mereka menyatukan semua faksi dan batalion tempur di lapangan Suriah, bukan untuk melawan rezim Bashar Assad, tetapi melawanDaulah Islam Iraq dan Syam. Menyatakan perang terhadap Daulah Islam Iraq dan Syam, dengan tujuan untuk menyingkirkan mereka dan para pejuangnya tanpa belas kasihan dan iba secepat pun sesegera mungkin,” kata Abdel Bari Atwan.

Akan tetapi perang perwakilan tidak selamanya berhasil sehingga akhirnya Rum akan terjun lansung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam. Kemudian pasukan Daulah Islam yang berasal dari Madinah menghadang pasukan Rum. Madinah yang dimaksudkan di sini adalah pusat kekuatan kaum muslimin di Damaskus bukan Madinah di Suadi Arabia, karena Rasulullah untuk kota Madinah di Saudi itu sering menyebutkan dengan Yastrib. Dan juga sesuai dengan hadis di atas bahwa pusat kepemimpinan artinya pusat kota yang dalam bahasa arabnya di sebut dengan Madinah.

Perang antara Islam dengan Rum inilah yang disebut sebagai perang al-malhamah al-Kubra, Perang besar sebelum penaklukan konstantinopel. Yang mengakibatkan kekalahanan bangsa Rum.

Sabda Rasulullah saw “Kalian akan menghadapi perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan bekerja sama dengan mereka melawan suatu musuh yang datang dari belakang. Maka kalian akan selamat dan akan sampai pada suatu padang rumput yang luas dan berbukit-bukit; sampai ada yang berdiri dari kaum rum berkata; “Salib telah menang!”. Setelah itu disusul datang seorang lelaki kaum islam mendatangi orang Rum itu, kemudian ia membunuh orang Rum itu, setelah itu kaum Rum berkhiyanat, sehingga terjadilah peperangan, di mana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah bendera 80 panji-panji; dan pada setiap satu bendera ada 12.000 tentara. (HR. Imam Ahmad, Imam Abu Dawud, dan Imam Ibnu Majah).

Perdamaian yang dimaksudkan disini bisa jadi telah terjadi yaitu perdamaian antara Daulah Islam dengan FSA yang merupakan pasukan bentukan Barat dalam memerangi Bashar Asad, akan tetapi perdamaian semu itu untuk tidak saling menyerang sudah tidak ada lagi, daulah islam sekarang harus berhadapan dengan Rezim Bashar Asad dan juga kelompok oposisi yang didukung oleh Eropa (Rum). Dan tidak lama lagi Koalisi bangsa Rum akan terjun langsung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2014/05/19/30468/konflik-suriah-menuju-perang-almalhamah-alkubra/#sthash.jU7VZBGs.dpuf

Konflik Suriah Menuju Perang Al-Malhamah Al-Kubra

Penulis Zulfahmi, MA
Apabila kita melihat kondisi sekarang ini, maka nubuat rasulullah semakin menjadi kenyataan. Bahwa dalam perang al-malhamah al-kubra pusat kekuatan umat Islam berada di damaskus. Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, yang mana di negeri itu terdapat sebuah kota yang bernama Damsyik (Damaskus). Ia merupakan tempat tinggal yang terbaik bagi kaum Muslimin pada waktu itu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Maka dalam hadis di Atas yang dimaksud dengan “kepemimpinan umat Islam” adalah pusat pemerintahan Islam yang berdasarkan konsep Daulah Islam bukan negara yang mayoritas Islam tapi konsep negara berdasarkan sekuler atau monarkhi. Maka hadis ini secara terang menyatakan bahwa daulah Islam akan tegak di Syam dalam perang al-Malhamatil kubra.
Sabda Nabi SAW: “Akan keluar dari sulbi ini (Ali bin Abi Thalib ra) seorang pemuda yang akan memenuhkan dunia ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang Panji-panji Al-Mahdi.” (At-Tabrani)
Rasulullah telah mengabarkan sebelum keluar Al-Mahdi akan keluar terlebih dahulu pemimpin umat Islam yaitu keturunan bani tamim. Bani Tamim tunggak keturunan Arab: “ Bani Tamim adalah daripada keturunan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim as. Sedangkan dalam hadis ungkapan dari arah timur itu indentik dengan khurashan karena ada hadis lain yang menjelaskan panji hitam dari khurashan. Para ahli sejarah telah menjelaskan bahwa khurasan meliputi wilayah afghanistan, Pakistan , Iraq, Iran dan lain-lain.
Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk.”(Ibnu Majah)
Apabila kita teliti hadist di atas maka Daulah Islam yang telah tegak di Iraq dan Syam sekarang sangat cocok dengan realita, karena Amirul mukminin Abu bakar al-bahgdadi al-Quraisy merupakan keturunan bani hasyim yang merupakan keturunan dari Husein bin Ali ra yang merupakan tunggak keturunan Arab yang berasal dari wilayah Iraq. Dan ciri mereka juga sesuai dengan yang disebutkan dalam hadis pembawa panji hitam. Cuma saja hari ini kota damaskus belum berhasil di kuasai sepenuhnya oleh Daulah islam Iraq dan Syam. Pusat kekuasaan Daulah Islam sekarang masih berada di kota Raqqa.
Dalam perang al-Malhamah al-Kubra pasukan kaum muslimin akan berperang dengan Rum, sebagai mana disebutkan dalam hadis,
Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata: 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! 'Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya, dan sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada' di sisi Allah, dan sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. (HR. Muslim)
Pasukan Rum akan membuat pangkalan di A’maq atau Dabiq. Siapakah Rum yang dimaksudkan disini, apabila kita melihat sejarah sejarah telah mencatat bahwa Peristiwa pecahnya kerajaan Romawi berawal dari pembagian wilayah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur tetapi masih merupakan kerajaan Romawi. Karena Romawi sudah tidak sanggup lagi mengatur wilayahnya yang terlalu luas. Sehingga Romawi dibagi kepada dua wilayah. Romawi Timur berpusat di di Byzantium (Kostantinopel) yang sekarang bernama Istanbul(di wilayah negara Turki sekarang). Sedangkan Romawi Barat berpusat di Roma. Pendiri Kekaisaran Romawi timur ialah Costantyn yang Agung. Kaisar ini sudah dari awal membenci Islam. Juga diteruskan cucunya Kaisar Heraclius. Setelah pasukan Islam mempunyai kekuatan yang memadai mereka berupaya menaklukkan Kostantinopel tetapi selalu gagal. Akhirnya tahun 1453 M Muhammad al-Fatih menaklukkan kota benteng terkuat dan terakhir Romawi itu. Akhirnya kerajaan Romawi timurpun tamat. Sedangkan Romawi barat setelah terjadi revolusi di dataran Eropa kerajaan Romawi barat tetap masih berdiri kokoh meskipun wilayah kekuasaannya hanya di wilayah Vatikan. Akan tetapi semua umat kristen khatolik di wilayah Eropa masih tetap tunduk  dalam hal agama kepada pemimpin Vatikan. Maka besar kemungkinan Rum yang dimaksudkan dalam hadist adalah Romawi barat karena Romawi baratlah yang masih utuh sampai sekarang. Jika kita melihat realita bahwa Rum telah mempersiapkan pion-pionnya hari ini di Suriah untuk menyerang daulah Islam Karena daulah Islam merupakan ancaman yang sangat berbahaya bagi bangsa Eropa.
Senator AS, Danny Vistin, mengatakan al-Qaida hari ini energik dan termotivasi. Sebab utama kemajuan ini adalah akidah yang tertanam kuat pada diri orang-orang radikal ini, bahwa mereka kan mencapai khilafah Islam. Daulah tersebut mengimplementasikan syariat Islam dalam semua aspeknya, adalah sesuatu yang patut diperangi.
Maka untuk hari ini masih dalam bentuk perang perwakilan sebagaimana di jelaskan oleh Pemimpin Daulah Islam, Perang hari ini menurut Amirul mukminin Abu bakar al-Bahgdadi adalah proxy war atau disebut dengan perang perwakilan.
“Wahai para penjaga salib bahwa perang proxy war atau perang perwakilan tidak akan berguna bagi kalian di Syam sebagai mana juga itu tidak berguna di Iraq. Dalam waktu dekat kalian akan berhadapan langsung meskipun kalian membenci hal ini dengan izin Allah”.
Seorang jurnalis senior dan editor in Chief al Quds al Arabiyya Abdel Bari Atwan, membenarkan adanya konspirasi Barat dalam konflik Suriah. Dilansir dari Raialyoum, Senin (6/1/2014), Negara Timur Tengah sedang berkomplot dengan Barat untuk menyingkirkan Daulah Islam Iraq dan Syam jelang Konferensi Jenewa II.
Caranya dengan menggerakkan pion-pion mereka di Suriah dari kelompok-kelompok yang mereka danai. Diantaranya seperti yang disebutkan Bari Atwan, adalah FSA, Jaisy al Mujahidin, Front Revolusioner Suriah (SRF), dan nama yang mengejutkan lagi, ia memasukkan nama Jabhat al Islamiyyah atau Front Islam.
“Mereka menyatukan semua faksi dan batalion tempur di lapangan Suriah, bukan untuk melawan rezim Bashar Assad, tetapi melawanDaulah Islam Iraq dan Syam. Menyatakan perang terhadap Daulah Islam Iraq dan Syam, dengan tujuan untuk menyingkirkan mereka dan para pejuangnya tanpa belas kasihan dan iba secepat pun sesegera mungkin,” kata Abdel Bari Atwan.
Akan tetapi perang perwakilan tidak selamanya berhasil sehingga akhirnya Rum akan terjun lansung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam. Kemudian pasukan Daulah Islam yang berasal dari Madinah menghadang pasukan Rum. Madinah yang dimaksudkan di sini adalah pusat kekuatan kaum muslimin di Damaskus bukan Madinah di Suadi Arabia, karena Rasulullah untuk kota Madinah di Saudi itu sering menyebutkan dengan Yastrib. Dan juga sesuai dengan hadis di atas bahwa pusat kepemimpinan artinya pusat kota yang dalam bahasa arabnya di sebut dengan Madinah.
Perang antara Islam dengan Rum inilah yang disebut sebagai perang al-malhamah al-Kubra, Perang besar sebelum penaklukan konstantinopel. Yang mengakibatkan kekalahanan bangsa Rum.
Sabda Rasulullah saw “Kalian akan menghadapi perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan bekerja sama dengan mereka melawan suatu musuh yang datang dari belakang. Maka kalian akan selamat dan akan sampai pada suatu padang rumput yang luas dan berbukit-bukit; sampai ada yang berdiri dari kaum rum berkata; “Salib telah menang!”. Setelah itu disusul datang seorang lelaki kaum islam mendatangi orang Rum itu, kemudian ia membunuh orang Rum itu, setelah itu kaum Rum berkhiyanat, sehingga terjadilah peperangan, di mana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah bendera 80 panji-panji; dan pada setiap satu bendera ada 12.000 tentara. (HR. Imam Ahmad, Imam Abu Dawud, dan Imam Ibnu Majah).
Perdamaian yang dimaksudkan disini bisa jadi telah terjadi yaitu perdamaian antara Daulah Islam dengan FSA yang merupakan pasukan bentukan Barat dalam memerangi Bashar Asad, akan tetapi perdamaian semu itu untuk tidak saling menyerang sudah tidak ada lagi, daulah islam sekarang harus berhadapan dengan Rezim Bashar Asad dan juga kelompok oposisi yang didukung oleh Eropa (Rum). Dan tidak lama lagi Koalisi bangsa Rum akan terjun langsung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2014/05/19/30468/konflik-suriah-menuju-perang-almalhamah-alkubra/#sthash.jU7VZBGs.dpuf

Konflik Suriah Menuju Perang Al-Malhamah Al-Kubra

Penulis Zulfahmi, MA
Apabila kita melihat kondisi sekarang ini, maka nubuat rasulullah semakin menjadi kenyataan. Bahwa dalam perang al-malhamah al-kubra pusat kekuatan umat Islam berada di damaskus. Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, yang mana di negeri itu terdapat sebuah kota yang bernama Damsyik (Damaskus). Ia merupakan tempat tinggal yang terbaik bagi kaum Muslimin pada waktu itu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Maka dalam hadis di Atas yang dimaksud dengan “kepemimpinan umat Islam” adalah pusat pemerintahan Islam yang berdasarkan konsep Daulah Islam bukan negara yang mayoritas Islam tapi konsep negara berdasarkan sekuler atau monarkhi. Maka hadis ini secara terang menyatakan bahwa daulah Islam akan tegak di Syam dalam perang al-Malhamatil kubra.
Sabda Nabi SAW: “Akan keluar dari sulbi ini (Ali bin Abi Thalib ra) seorang pemuda yang akan memenuhkan dunia ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang Panji-panji Al-Mahdi.” (At-Tabrani)
Rasulullah telah mengabarkan sebelum keluar Al-Mahdi akan keluar terlebih dahulu pemimpin umat Islam yaitu keturunan bani tamim. Bani Tamim tunggak keturunan Arab: “ Bani Tamim adalah daripada keturunan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim as. Sedangkan dalam hadis ungkapan dari arah timur itu indentik dengan khurashan karena ada hadis lain yang menjelaskan panji hitam dari khurashan. Para ahli sejarah telah menjelaskan bahwa khurasan meliputi wilayah afghanistan, Pakistan , Iraq, Iran dan lain-lain.
Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk.”(Ibnu Majah)
Apabila kita teliti hadist di atas maka Daulah Islam yang telah tegak di Iraq dan Syam sekarang sangat cocok dengan realita, karena Amirul mukminin Abu bakar al-bahgdadi al-Quraisy merupakan keturunan bani hasyim yang merupakan keturunan dari Husein bin Ali ra yang merupakan tunggak keturunan Arab yang berasal dari wilayah Iraq. Dan ciri mereka juga sesuai dengan yang disebutkan dalam hadis pembawa panji hitam. Cuma saja hari ini kota damaskus belum berhasil di kuasai sepenuhnya oleh Daulah islam Iraq dan Syam. Pusat kekuasaan Daulah Islam sekarang masih berada di kota Raqqa.
Dalam perang al-Malhamah al-Kubra pasukan kaum muslimin akan berperang dengan Rum, sebagai mana disebutkan dalam hadis,
Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata: 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! 'Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya, dan sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada' di sisi Allah, dan sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. (HR. Muslim)
Pasukan Rum akan membuat pangkalan di A’maq atau Dabiq. Siapakah Rum yang dimaksudkan disini, apabila kita melihat sejarah sejarah telah mencatat bahwa Peristiwa pecahnya kerajaan Romawi berawal dari pembagian wilayah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur tetapi masih merupakan kerajaan Romawi. Karena Romawi sudah tidak sanggup lagi mengatur wilayahnya yang terlalu luas. Sehingga Romawi dibagi kepada dua wilayah. Romawi Timur berpusat di di Byzantium (Kostantinopel) yang sekarang bernama Istanbul(di wilayah negara Turki sekarang). Sedangkan Romawi Barat berpusat di Roma. Pendiri Kekaisaran Romawi timur ialah Costantyn yang Agung. Kaisar ini sudah dari awal membenci Islam. Juga diteruskan cucunya Kaisar Heraclius. Setelah pasukan Islam mempunyai kekuatan yang memadai mereka berupaya menaklukkan Kostantinopel tetapi selalu gagal. Akhirnya tahun 1453 M Muhammad al-Fatih menaklukkan kota benteng terkuat dan terakhir Romawi itu. Akhirnya kerajaan Romawi timurpun tamat. Sedangkan Romawi barat setelah terjadi revolusi di dataran Eropa kerajaan Romawi barat tetap masih berdiri kokoh meskipun wilayah kekuasaannya hanya di wilayah Vatikan. Akan tetapi semua umat kristen khatolik di wilayah Eropa masih tetap tunduk  dalam hal agama kepada pemimpin Vatikan. Maka besar kemungkinan Rum yang dimaksudkan dalam hadist adalah Romawi barat karena Romawi baratlah yang masih utuh sampai sekarang. Jika kita melihat realita bahwa Rum telah mempersiapkan pion-pionnya hari ini di Suriah untuk menyerang daulah Islam Karena daulah Islam merupakan ancaman yang sangat berbahaya bagi bangsa Eropa.
Senator AS, Danny Vistin, mengatakan al-Qaida hari ini energik dan termotivasi. Sebab utama kemajuan ini adalah akidah yang tertanam kuat pada diri orang-orang radikal ini, bahwa mereka kan mencapai khilafah Islam. Daulah tersebut mengimplementasikan syariat Islam dalam semua aspeknya, adalah sesuatu yang patut diperangi.
Maka untuk hari ini masih dalam bentuk perang perwakilan sebagaimana di jelaskan oleh Pemimpin Daulah Islam, Perang hari ini menurut Amirul mukminin Abu bakar al-Bahgdadi adalah proxy war atau disebut dengan perang perwakilan.
“Wahai para penjaga salib bahwa perang proxy war atau perang perwakilan tidak akan berguna bagi kalian di Syam sebagai mana juga itu tidak berguna di Iraq. Dalam waktu dekat kalian akan berhadapan langsung meskipun kalian membenci hal ini dengan izin Allah”.
Seorang jurnalis senior dan editor in Chief al Quds al Arabiyya Abdel Bari Atwan, membenarkan adanya konspirasi Barat dalam konflik Suriah. Dilansir dari Raialyoum, Senin (6/1/2014), Negara Timur Tengah sedang berkomplot dengan Barat untuk menyingkirkan Daulah Islam Iraq dan Syam jelang Konferensi Jenewa II.
Caranya dengan menggerakkan pion-pion mereka di Suriah dari kelompok-kelompok yang mereka danai. Diantaranya seperti yang disebutkan Bari Atwan, adalah FSA, Jaisy al Mujahidin, Front Revolusioner Suriah (SRF), dan nama yang mengejutkan lagi, ia memasukkan nama Jabhat al Islamiyyah atau Front Islam.
“Mereka menyatukan semua faksi dan batalion tempur di lapangan Suriah, bukan untuk melawan rezim Bashar Assad, tetapi melawanDaulah Islam Iraq dan Syam. Menyatakan perang terhadap Daulah Islam Iraq dan Syam, dengan tujuan untuk menyingkirkan mereka dan para pejuangnya tanpa belas kasihan dan iba secepat pun sesegera mungkin,” kata Abdel Bari Atwan.
Akan tetapi perang perwakilan tidak selamanya berhasil sehingga akhirnya Rum akan terjun lansung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam. Kemudian pasukan Daulah Islam yang berasal dari Madinah menghadang pasukan Rum. Madinah yang dimaksudkan di sini adalah pusat kekuatan kaum muslimin di Damaskus bukan Madinah di Suadi Arabia, karena Rasulullah untuk kota Madinah di Saudi itu sering menyebutkan dengan Yastrib. Dan juga sesuai dengan hadis di atas bahwa pusat kepemimpinan artinya pusat kota yang dalam bahasa arabnya di sebut dengan Madinah.
Perang antara Islam dengan Rum inilah yang disebut sebagai perang al-malhamah al-Kubra, Perang besar sebelum penaklukan konstantinopel. Yang mengakibatkan kekalahanan bangsa Rum.
Sabda Rasulullah saw “Kalian akan menghadapi perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan bekerja sama dengan mereka melawan suatu musuh yang datang dari belakang. Maka kalian akan selamat dan akan sampai pada suatu padang rumput yang luas dan berbukit-bukit; sampai ada yang berdiri dari kaum rum berkata; “Salib telah menang!”. Setelah itu disusul datang seorang lelaki kaum islam mendatangi orang Rum itu, kemudian ia membunuh orang Rum itu, setelah itu kaum Rum berkhiyanat, sehingga terjadilah peperangan, di mana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah bendera 80 panji-panji; dan pada setiap satu bendera ada 12.000 tentara. (HR. Imam Ahmad, Imam Abu Dawud, dan Imam Ibnu Majah).
Perdamaian yang dimaksudkan disini bisa jadi telah terjadi yaitu perdamaian antara Daulah Islam dengan FSA yang merupakan pasukan bentukan Barat dalam memerangi Bashar Asad, akan tetapi perdamaian semu itu untuk tidak saling menyerang sudah tidak ada lagi, daulah islam sekarang harus berhadapan dengan Rezim Bashar Asad dan juga kelompok oposisi yang didukung oleh Eropa (Rum). Dan tidak lama lagi Koalisi bangsa Rum akan terjun langsung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2014/05/19/30468/konflik-suriah-menuju-perang-almalhamah-alkubra/#sthash.jU7VZBGs.dpuf

Konflik Suriah Menuju Perang Al-Malhamah Al-Kubra

Penulis Zulfahmi, MA
Apabila kita melihat kondisi sekarang ini, maka nubuat rasulullah semakin menjadi kenyataan. Bahwa dalam perang al-malhamah al-kubra pusat kekuatan umat Islam berada di damaskus. Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, yang mana di negeri itu terdapat sebuah kota yang bernama Damsyik (Damaskus). Ia merupakan tempat tinggal yang terbaik bagi kaum Muslimin pada waktu itu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Maka dalam hadis di Atas yang dimaksud dengan “kepemimpinan umat Islam” adalah pusat pemerintahan Islam yang berdasarkan konsep Daulah Islam bukan negara yang mayoritas Islam tapi konsep negara berdasarkan sekuler atau monarkhi. Maka hadis ini secara terang menyatakan bahwa daulah Islam akan tegak di Syam dalam perang al-Malhamatil kubra.
Sabda Nabi SAW: “Akan keluar dari sulbi ini (Ali bin Abi Thalib ra) seorang pemuda yang akan memenuhkan dunia ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang Panji-panji Al-Mahdi.” (At-Tabrani)
Rasulullah telah mengabarkan sebelum keluar Al-Mahdi akan keluar terlebih dahulu pemimpin umat Islam yaitu keturunan bani tamim. Bani Tamim tunggak keturunan Arab: “ Bani Tamim adalah daripada keturunan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim as. Sedangkan dalam hadis ungkapan dari arah timur itu indentik dengan khurashan karena ada hadis lain yang menjelaskan panji hitam dari khurashan. Para ahli sejarah telah menjelaskan bahwa khurasan meliputi wilayah afghanistan, Pakistan , Iraq, Iran dan lain-lain.
Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk.”(Ibnu Majah)
Apabila kita teliti hadist di atas maka Daulah Islam yang telah tegak di Iraq dan Syam sekarang sangat cocok dengan realita, karena Amirul mukminin Abu bakar al-bahgdadi al-Quraisy merupakan keturunan bani hasyim yang merupakan keturunan dari Husein bin Ali ra yang merupakan tunggak keturunan Arab yang berasal dari wilayah Iraq. Dan ciri mereka juga sesuai dengan yang disebutkan dalam hadis pembawa panji hitam. Cuma saja hari ini kota damaskus belum berhasil di kuasai sepenuhnya oleh Daulah islam Iraq dan Syam. Pusat kekuasaan Daulah Islam sekarang masih berada di kota Raqqa.
Dalam perang al-Malhamah al-Kubra pasukan kaum muslimin akan berperang dengan Rum, sebagai mana disebutkan dalam hadis,
Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata: 'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! 'Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya, dan sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada' di sisi Allah, dan sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. (HR. Muslim)
Pasukan Rum akan membuat pangkalan di A’maq atau Dabiq. Siapakah Rum yang dimaksudkan disini, apabila kita melihat sejarah sejarah telah mencatat bahwa Peristiwa pecahnya kerajaan Romawi berawal dari pembagian wilayah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur tetapi masih merupakan kerajaan Romawi. Karena Romawi sudah tidak sanggup lagi mengatur wilayahnya yang terlalu luas. Sehingga Romawi dibagi kepada dua wilayah. Romawi Timur berpusat di di Byzantium (Kostantinopel) yang sekarang bernama Istanbul(di wilayah negara Turki sekarang). Sedangkan Romawi Barat berpusat di Roma. Pendiri Kekaisaran Romawi timur ialah Costantyn yang Agung. Kaisar ini sudah dari awal membenci Islam. Juga diteruskan cucunya Kaisar Heraclius. Setelah pasukan Islam mempunyai kekuatan yang memadai mereka berupaya menaklukkan Kostantinopel tetapi selalu gagal. Akhirnya tahun 1453 M Muhammad al-Fatih menaklukkan kota benteng terkuat dan terakhir Romawi itu. Akhirnya kerajaan Romawi timurpun tamat. Sedangkan Romawi barat setelah terjadi revolusi di dataran Eropa kerajaan Romawi barat tetap masih berdiri kokoh meskipun wilayah kekuasaannya hanya di wilayah Vatikan. Akan tetapi semua umat kristen khatolik di wilayah Eropa masih tetap tunduk  dalam hal agama kepada pemimpin Vatikan. Maka besar kemungkinan Rum yang dimaksudkan dalam hadist adalah Romawi barat karena Romawi baratlah yang masih utuh sampai sekarang. Jika kita melihat realita bahwa Rum telah mempersiapkan pion-pionnya hari ini di Suriah untuk menyerang daulah Islam Karena daulah Islam merupakan ancaman yang sangat berbahaya bagi bangsa Eropa.
Senator AS, Danny Vistin, mengatakan al-Qaida hari ini energik dan termotivasi. Sebab utama kemajuan ini adalah akidah yang tertanam kuat pada diri orang-orang radikal ini, bahwa mereka kan mencapai khilafah Islam. Daulah tersebut mengimplementasikan syariat Islam dalam semua aspeknya, adalah sesuatu yang patut diperangi.
Maka untuk hari ini masih dalam bentuk perang perwakilan sebagaimana di jelaskan oleh Pemimpin Daulah Islam, Perang hari ini menurut Amirul mukminin Abu bakar al-Bahgdadi adalah proxy war atau disebut dengan perang perwakilan.
“Wahai para penjaga salib bahwa perang proxy war atau perang perwakilan tidak akan berguna bagi kalian di Syam sebagai mana juga itu tidak berguna di Iraq. Dalam waktu dekat kalian akan berhadapan langsung meskipun kalian membenci hal ini dengan izin Allah”.
Seorang jurnalis senior dan editor in Chief al Quds al Arabiyya Abdel Bari Atwan, membenarkan adanya konspirasi Barat dalam konflik Suriah. Dilansir dari Raialyoum, Senin (6/1/2014), Negara Timur Tengah sedang berkomplot dengan Barat untuk menyingkirkan Daulah Islam Iraq dan Syam jelang Konferensi Jenewa II.
Caranya dengan menggerakkan pion-pion mereka di Suriah dari kelompok-kelompok yang mereka danai. Diantaranya seperti yang disebutkan Bari Atwan, adalah FSA, Jaisy al Mujahidin, Front Revolusioner Suriah (SRF), dan nama yang mengejutkan lagi, ia memasukkan nama Jabhat al Islamiyyah atau Front Islam.
“Mereka menyatukan semua faksi dan batalion tempur di lapangan Suriah, bukan untuk melawan rezim Bashar Assad, tetapi melawanDaulah Islam Iraq dan Syam. Menyatakan perang terhadap Daulah Islam Iraq dan Syam, dengan tujuan untuk menyingkirkan mereka dan para pejuangnya tanpa belas kasihan dan iba secepat pun sesegera mungkin,” kata Abdel Bari Atwan.
Akan tetapi perang perwakilan tidak selamanya berhasil sehingga akhirnya Rum akan terjun lansung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam. Kemudian pasukan Daulah Islam yang berasal dari Madinah menghadang pasukan Rum. Madinah yang dimaksudkan di sini adalah pusat kekuatan kaum muslimin di Damaskus bukan Madinah di Suadi Arabia, karena Rasulullah untuk kota Madinah di Saudi itu sering menyebutkan dengan Yastrib. Dan juga sesuai dengan hadis di atas bahwa pusat kepemimpinan artinya pusat kota yang dalam bahasa arabnya di sebut dengan Madinah.
Perang antara Islam dengan Rum inilah yang disebut sebagai perang al-malhamah al-Kubra, Perang besar sebelum penaklukan konstantinopel. Yang mengakibatkan kekalahanan bangsa Rum.
Sabda Rasulullah saw “Kalian akan menghadapi perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan bekerja sama dengan mereka melawan suatu musuh yang datang dari belakang. Maka kalian akan selamat dan akan sampai pada suatu padang rumput yang luas dan berbukit-bukit; sampai ada yang berdiri dari kaum rum berkata; “Salib telah menang!”. Setelah itu disusul datang seorang lelaki kaum islam mendatangi orang Rum itu, kemudian ia membunuh orang Rum itu, setelah itu kaum Rum berkhiyanat, sehingga terjadilah peperangan, di mana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah bendera 80 panji-panji; dan pada setiap satu bendera ada 12.000 tentara. (HR. Imam Ahmad, Imam Abu Dawud, dan Imam Ibnu Majah).
Perdamaian yang dimaksudkan disini bisa jadi telah terjadi yaitu perdamaian antara Daulah Islam dengan FSA yang merupakan pasukan bentukan Barat dalam memerangi Bashar Asad, akan tetapi perdamaian semu itu untuk tidak saling menyerang sudah tidak ada lagi, daulah islam sekarang harus berhadapan dengan Rezim Bashar Asad dan juga kelompok oposisi yang didukung oleh Eropa (Rum). Dan tidak lama lagi Koalisi bangsa Rum akan terjun langsung ke Suriah untuk memerangi Daulah Islam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2014/05/19/30468/konflik-suriah-menuju-perang-almalhamah-alkubra/#sthash.jU7VZBGs.dpuf

Monday, November 4, 2013

Tulang Sulbi, Bagian Tubuh Kita Yang Merekam Semua Perbuatan Anak Adam


Keajaiban Tulang Ekor (‘Ajbudz Dzanab)
Ibnu Abdil Bari el ‘Afifi
Asal mula kehidupan bermula dari tulang ekor,
dan darinya manusia kelak akan dibangkitkan

Sebagian besar manusia menganggap tulang ekor yang terletak di bagian bawah ruas tulang belakang sebagai organ sisa yang tidak memiliki fungsi berarti. Anggapan ini juga dikuatkan oleh seorang ahli anatomi berkebangsaan Jerman, R Wiedersheim. Pada tahun 1895, ia membuat daftar 100 struktur anatomi tubuh yang dianggap tidak memiliki fungsi tersebut. Salah satunya adalah tulang ekor. Namun, seiring kemajuan tekhnologi, fungsi organ tersebut kian terkuak. Tulang ekor menyangga tulang-tulang di sekita panggul dan merupakan titik pertemuan dari beberapa otot kecil. Tanpa tulang ini, manusia tidak akan bisa duduk nyaman.
Sisi ajaib tulang ekor ini pun telah ditemukan. Adalah Han Spemann, ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadia nobel bidang Kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya, ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio-embrio lain. Hasilnya, tulang ekor ini tumbuh sebagai janin kedua di dalam janin tuan rumah. Untuk itulah Han menyebutnya dengan “The Primary Organizer” atau pengorganisir pertama.
Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketikaovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan. Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts, berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus. Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana).
Dari sinilah beberapa unsure dan jaringan, seperti ectoderm, mesoderm, dan endodermterbentuk. Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat. Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringansubcutaneous, sistem limpa, limpa dan kulit luar. Sedangkan, Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-orang yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai tulang ekor.
Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak ‘hancur’.
Dr. Othman al Djilani dan  Dr. Othman al Djilan  juga melakukan penelitian serupa. Pada bulan Ramadhan 1423 H, mereka berdua memanggang tulang ekor dengan suhu tinggi selam sepuluh menit. Tulang pun berubah, menjadi hitam pekat. Kemudian, keduanya membawa tulang itu ke al Olaki Laboratory, Sana’a, Yaman, untuk dianalisis. Setelah diteliti oleh Dr. al Olaki, profesor bidang histology dan pathologi di Sana’a University, ditemukanlah bahwa sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Bahkan sel-sel itu dapat bertahan walau dilakukan pembakaran lebih lama.
Lebih dari itu, –dan ini yang terpenting-, ‘ajbu dz-dzanab, atau tulang ekor –sari rikadatu atau relix dalam bahasa Hindu-Budha-, berdasarkan penelitian mutakhir, sebagaimana yang disampaikan oleh Jamil Zaini, Trainer Asia Tenggara Kubik Jakarta ketika mengisi acara buka puasa bersama di al Azhar-Solo Baru dengan tajuk, “Inspiring Day; Inspiring The Spirit of Life”, tulang ekor ini merekam semua perbuatan anak Adam, dari sejak lahir hingga meninggal dunia. Ia merekam semua perbuatan baik-buruk mereka. Dan perbuatan mereka ini akan berpengaruh pada kondisi tulang ekornya. Putih bersih atau hitam kotor. Semakin banyak energy positif atau kebaikan seseorang maka semakin bersih tulang ekornya, dan semakin banyak energy negative atau keburukan seseorang maka semakin hitamlah tulang ekornya. Dalam tradisi hindu-budha, mayat orang yang mati dari mereka akan dibakar, dan di antara yang dicari setelah mayit menjadi abu adalah tulang ekornya. Mereka ingin melihat apa warna tulang ekornya; putih atau hitam. Pak Jamil pun menjelaskan bahwa sekira tahun 2004 ada pameran tulang ekornya Shidarta Gawtama. Tulang ekornya Shidarta Gawtama putih bening bersih, ini karena energy positif yang dilakukan oleh Shidarta Gawtama banyak. Dari sinilah, balasan pada hari kiamat kelak tidak akan pernah tertukar. Dari tulang ekor inilah, manusia akan kembali dicipta, dan mereka akan diberi balasan sesuai dengan kadar amal-amal mereka. Ajaibnya, ini semua sudah disabdakan oleh Nabi berpuluh abad yang lalu.
لَيْسَ مِنَ الإِنْسَانِ شَىْءٌ إِلاَّ يَبْلَى إِلاَّ عَظْمًا وَاحِدًا وَهْوَ عَجْبُ الذَّنَبِ ، وَمِنْهُ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat.” (HR. al Bukhari, nomor 4935).
Hadits senada juga diriwayatkan oleh Imam Muslim (nomor 2955),
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ يَأْكُلُهُ التُّرَابُ إِلَّا عَجْب َ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda, “Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor, darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali.”
Dari petunjuk hadist di atas, Ilmuwan muslim pada paruh kedua abad ke-20 telah mendasarkan pemahaman mereka mengenai kemukjizatan hadis tentang tulang ekor ini pada kaidah pengetahuan yang paling dasar, yaitu “Tulang ekor merupakan bagian pertama yang tumbuh dari janin, biasa disebut dengan primitive streak, yaitu bagian utama yang terbentuk pada minggu ketiga”. Hal ini membuktikan kebenaran sabda Rasulullah Saw, “Dari tulang ekorlah kalian akan dibangkitkan.”  darimanakah pengetahuan Nabi yang memerlukan penelitian ilmiah tersebut?

Misteri Kendaraan Buraq Yang Menakjubkan


Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah "buraq" yang diartikan sebagai "Binatang kendaraan Nabi Muhammad Saw", dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan. Dalam pemakaian umum "buraq" itu berarti burung cendrawasih yang oleh kamus diartikan dengan burung dari sorga (bird of paradise). Sebenarnya "buraq" itu adalah istilah yang dipakai dalam AlQur'an dengan arti "kilat" termuat pada ayat 2/19, 2/20 dan 13/2 dengan istilah aslinya "Barqu".
Para sarjana telah melakukan penyelidikan dan berkesimpulan bahwa kilat atau sinar bergerak sejauh 186.000 mil atau 300 Kilometer perdetik. Dengan penyelidikan yang memakai sistem paralax, diketahui pula jarak matahari dari bumi sekitar 93.000.000 mil dan dilintasi oleh sinar dalam waktu 8 menit. Jarak sedemikian besar disebut 1 AU atau satu Astronomical Unit, dipakai sebagai ukuran terkecil dalam menentukan jarak antar benda angkasa. Dan kita sudah membahas bahwa Muntaha itu letaknya diluar sistem galaksi bimasakti kita, dimana jarak dari satu galaksi menuju kegalaksi lainnya saja sekitar 170.000 tahun cahaya. Sedangkan Muntaha itu sendiri merupakan bumi atau planet yang berada dalam galaksi terjauh dari semua galaksi yang ada diruang angkasa.

Thursday, September 26, 2013

MAKHLUK PENGHUNI BUMI SEBELUM NABI ADAM AS

Teka-Teki Makhluk Penghuni Bumi Yang DiCiptakan Sebelum Nabi Adam (as) Akhirnya Terungkap
Ibnu Abbas (ra) mengatakan:
 
“Setelah Allah menyempurnakan penciptaan langit dan bumi dengan segala sifatnya, gunung-gunung telah ditancapkan, angin telah dilepaskan, di bumi telah ada binatang-binatang liar dan bermacam-macam burung, maka buah-buahan mengering dan berjatuhan ke bumi dan di bumi tumbuh rerumputan yang satu sama lain saling tumpang tindih. Pada saat itu, bumi mengadukan persoalan tersebut kepada Tuhannya. Atas pengaduan itu, Allah menciptakan umat yang beraneka ragam dan berlainan jenis, yang diberi nama Jin.

Mereka memiliki jiwa dan aktivitas. Lalu mereka bertebaran seperti debu halus karena jumlah mereka yang sangat banyak. Tanah datar, pegunungan, dan berbagai pelosok dunia telah dipenuhi oleh mereka. Mereka menempati permukaan bumi dalam jangka waktu yang dikehendaki oleh Allah. Di antara mereka ada yang putih, hitam, merah, kuning, bercak-bercak, totol-totol, tuli, buta, menawan, jelek, kuat, lemah, perempuan, dan laki-laki. Satu sama lain kawin dan melahirkan keturunan. Mereka disebut Jin karena mereka samar, tidak kelihatan.

Setelah mereka menyesaki bumi dan dunia kian menyempit karena mereka terus bertambah, bertambah pula bencana karena mereka, maka Allah mengirimkan angin topan kepada mereka. Angin tersebut membinasakan mereka. Hanya sedikit dari mereka yang tersisa. Mereka adalah yang pertama kali membuat rumah, membelah batu, memburu burung, dan binatang liar.

Sunday, September 8, 2013

Revolusi Syria dan Perang Akhir Zaman

Ramai yang sedang sibuk dengan penghidupan harian mereka termasuk diri ini sendiri sehingga lupa dengan isu-isu semasa yang terjadi lebih-lebih lagi kepada saudara se-Islam kita sendiri.
Kita terlalu mengejar kehidupan kita sendiri tanpa cakna kepada ajaran agama yang telah lama di tinggalkan oleh Nabi Muhammad S.A.W kita.
Revolusi Syria melihatkan satu kejadian yang kini seiring dengan hadith-hadith Nabi S.A.W dan perkara ini saya pernah terbaca dalam sebuah buku berjudul Perang Armageedon di bangku sekolah lagi.
Menitis air mata dan seram merasa diri ini apabila menghayati isi kandungan buku itu bagaimana diceritakan akan kekalutan di akhir zaman dengan perang besar yang bakal berlaku.

Revolusi Syria dan Perang Akhir Zaman

Hari ini saya meminjam masa rakan-rakan dan pengunjung blog ini selama 15 minit sahaja untuk menyaksikan sendiri video ini.

Jangan komen apa-apa jika kalian tidak melihat video ini – maaf.
Jika kita lihat sendiri apa yang sedang berlaku adalah hampir sama percaturannya dengan hadith Nabi Muhammad SAW telah nyatakan bertahun lama dahulu.
Kejadian perang besar ini bakal mencetuskan sebuah peperangan yang besar yang mana sebuah peperangan yang bakal menggunakan segala kecanggihan yang ada pada ketika itu.
Ada sebahagian umat Islam bergabung atau bekerjasama dengan pihak kafir untuk menentang mereka yang lain dan pengakhirannya umat Islam dikhianati dengan perjanjian kerjasama itu maka bermulalah pertempuran yang hebat selepas itu.
Lihat saja dengan kejatuhan kerajaan Morsi di Mesir sebuah kerajaan Islam yang didirikan secara demokrasi namun dijatuhkan oleh orang dalam beliau sendiri dengan bantuan pihak luar secara tidak langsung.
Lantas menimbulkan huru hara umat Islam di Mesir, subhanallah ditambah pula berbagai tuduhan mehnah daripada pihak media dengan melabelkan Morsi kejam dan banyak lagi.

Syam benteng terakhir umat Islam

Ya, Syam adalah benteng terakhir umat Islam setelah pergolakan yang berlaku di Mesir dan masih belum lagi pulih sehingga hari ini.
Kenapa Syam benteng terakhir umat Islam?
Jawapannya ada dalam video di atas cuma saksikannya dengan sendiri dan baca sendiri maksud hadith-hadith yang telah ditafsirkan dan bandingkan dengan perkara yang sedang berlaku.
Anda lihat anda nilaikan…”
Dalam kata yang mudah, tengok isu semasa mengenai Syria dan lihatlah apa rancangan pihak barat sedang buat.
Wassalam :)

Popular Posts