PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Sunday, February 8, 2015

Apakah Charlie Hebdo hanya sandiwara alias Psy Ops?



Beredar sebuah analisis bahwa insiden penembakan kantor Charlie Hebdo, Paris hanya sebuah operasi sandiwara atau psy ops, sebagaimana dilansir BSR pada Sabtu (10/1/2015).
Dalam sebuah analisis oleh Jim Stone, seorang jurnalis investigasi independen memaparkan kejanggalan berdasarkan video penyerangan yang terjadi di Paris tersebut sebelum berita para tersangka pelaku penembakan meninggal dunia.
Stone mengajak pembaca untuk memperhatikan adegan bahwa, “Polisi yang ditembak dari jarak dekat tidak mengeluarkan darah walaupun tepat ditembak di kepalanya dan moncong senjata mengeluarkan asap putih.”
Yang menarik adalah respon Pemerintah Perancis setelah sandiwara ini. Mereka dengan mudah melancarkan tema IS, ISIS, Islam setelah disodorkan terlebih dahulu pada media sosial untuk membentuk persepsi masyarakat global.
Berikut 10 kejanggalan dalam kejadian tersebut, ditambah 2 hal yang inkonsisten.

Gebrakan: Raja Salman bersihkan kerajaan, dekati Ikhwanul Muslimin



Semoga angin baru kebangkitan Islam terjadi melalui gebrakan Raja Salman yang melakukan pembersihan loyalis Raja Abdullah. Kini ia dikabarkan mendekati Ikhwanul Muslimin (IM), sebagaimana analisis Hashmi Bachtiar, alumni Universitas Al-Azhar dan mahasiswa postgraduate Hubungan Internasional di Lille-Perancis yang diterima redaksi Arrahmah.com, Ahad (1/2/2015).
Raja Salman bin Abdul Aziz sebagai nakhoda baru kerajaan Saudi Arabia terus melanjutkan ‘kudeta’ di tubuh kerajaan lumbung minyak tersebut. Sebelumnya, pasca dibai’at menjadi raja menggantikan saudara tirinya Abdullah bin Abdul Aziz, Raja Salman langsung bergerak cepat dengan memilih Muhammad bin Nayef sebagai wakil putra mahkota dan memecat Khalid Al-Tuwaijri yang menjabat kepala dewan kerajaan.
Baru-baru ini Raja Salman kembali mengambil kebijakan yang membuat dirinya semakin menjadi sorotan. Raja Salman mengganti Gubernur Makkah dan melakukan perombakan besar-besaran dalam kaninet kerajaan, mungkin ini perombakan terbesar yang pernah terjadi di kerajaan Saudi Arabia. Setidaknya Raja Salman mengeluarkan 34 keputusan raja yang salah satunya pergantian kabinet.

Catatan Redaksi: Mengenal Kelompok-Kelompok Milisi Syi’ah Yang Datang Dari Berbagai Negara Untuk Membantu Rezim Assad di Suriah

Revolusi Suriah telah memasuki kwartal ke-4 pada awal tahun 2015 ini. Revolusi yang telah memakan korban ratusan ribu jiwa kaum muslimin sipil Suriah, baik wanita, anak-anak serta lansia yang tak berdaya. Korban luka dan cacat  tidak terhitung jumlahnya, dan pengungsi yang menyelamatkan diri dari kebiadaban kaum Syi’ah tercatat lebih dari 5 juta jiwa. Kerugian materil dan non materil yang dirasakan kaum muslimin Suriah sampai hari ini sungguh sangat menyesakkan dada dan membakar amarah siapa saja yang peduli pada Islam dan urusan umat ini.
Suriah telah menjadi medan perang terbuka pasca revolusi bagi organisasi sektarian Syi’ah dari seluruh dunia, yang datang untuk membela rezim Assad dari kehancuran, dan untuk melindungi tempat suci yang mereka klaim disana. Sebagaimana kaum muslimin bersimpati dan datang menolong saudara mereka muslimin sunni Suriah, maka kaum Syi’ah dari berbagai Negara juga bersimpati pada saudara Syi’ah mereka di Suriah.
milisi syi'ah
Gambar: Milisi Syi'ah asing sedang berpose di atas mayat-mayat kaum muslimin Suriah yang mereka bantai.

Saturday, February 7, 2015

MUNGKINKAH RAJA SALMAN AKAN MENJADI RAJA TERAKHIR ARAB SAUDI

Raja Salman tidak pernah disebutkan oleh Nabi dalam banyak nubuatnya mengenai akhir jaman. Justru Raja Abdullah yang beberapa kali di sebutkan oleh Nabi sebagai penanda kedatangan Al Mahdi. Dari Abu Bashir, dia mengatakan, aku mendengar Abu Abdullah, yakni Al-Imam Ash-Shadiq Alaihissalam, dia berkata, “Siapa yang memberi jaminan kepada saya bahwa kematian Abdullah (Raja Saudi) membuat keadaan menjadi aman?” Dia lalu berkata, “Apabila Abdullah meninggal dunia, manusia tidak akan bersatu untuk menyetujui seorang pun sebagai raja yang menggantikannya. Urusan ini tidak akan bisa diselesaikan oleh orang selain sahabat kalian (Al-Mahdi) Insya Allah. Raja yang memerintah bertahun-tahun akan meninggal, dan akan digantikan oleh raja yang memerintah hanya dalam hitungan bulan dan hari.” Aku (Abu Bashir) bertanya, “Apakah itu akan berlangsung lama?” Al-Imam Ash-Shadiq menjawab, “Tidak akan lama.”

Wednesday, February 4, 2015

Teladani Zionis-Israel, Saudi Bikin Tembok Raksasa Sepanjang 965 Km Cegah Islamic State



Saudi-Auger-Company2
Pengerjaan pondasi Tembok Raksasa

  Baru kali ini ada jeruk takut jeruk. Kalau dua-duanya asli jeruk, pasti mereka bisa bersatu dalam keranjang yang sama. Namun bisa jadi, yang satu jeruk asli dan yang satu lagi jeruk yang tumbuh dari pohon gharqad, sehingga merasa takut dan perlu membentengi diri.
Secara resmi Saudi Arabia mengklaim sebagai Khadimatul Ummah, Pelayan Umat. Namun aneh saja rasanya jika Pelayan Umat ini malah ketakutan dengan umat Islam yang ingin menegakkan Kekhalifahan Islamiyah. Seharusnya Saudi memberikan dukungan dan sokongan, bukan malah ketakutan bagai melihat jin ifrit di siang hari.
Kabar terbaru dari Saudi adalah tentang proyek super raksasa membangun tembok raksasa sepanjang 965 kilometer di utara Saudi, yang memanjang dari barat Kota Turaif sampai dengan Hafal al-Batin di perbatasan Saudi dengan Kuwait. Bandingkan dengan Tembok Raksasa bikinan Zionis-Israel yang mengepung Gaza yang “hanya” sepanjang 700 kilometer!
Bukan itu saja, untuk menjamin proses pembangunan tembok raksasa itu, Saudi mengirimkan 30.000 bala tentara tambahan, di mana tentara inti diambil dari SANG, Saudi Arabian National Guard, yang merupakan hasil didikan MOSSAD. Tembok raksasa ini merupakan benteng buatan yang diharapkan mampu untuk menahan serbuan pasukan Islamic State yang sewaktu-waktu diyakini akan sampai di perbatasan utara Saudi.
“Seperti Tembok Besar Tiongkok yang dibangun pada 220-206 SM, Tembok Arab Saudi didirikan untuk membendung penyerbu asing, dan benteng lainnya sedang dalam proses pembangunan di sepanjang 1.600 kilometer di selatan yang berbatasan dengan Yemen,” demikian United Press International seperti dikutip dari Sputnik (15/1).
saudi-wall
Tembok Raksasa Saudi Untuk Hadang Serbuan Islamic State
Tembok tersebut merupakan kombinasi dari pagar dan lubang pertahanan untuk melindungi Kerajaan dari tentara Islamic State yang telah menguasai sebagian besar wilayah utara Irak. Menurut media setempat, tembok tersebut akan dilengkapi dengan 40 menara pengawas, lima lapis pagar, jalur pasir, radar, dan kamera pengawas.
Proyek ini sebenarnya sudah direncanakan sejak perang sipil pecah di Irak pada 2006, namun proses konstruksi baru dilakukan pada 2014, setelah IS merambah ke utara hingga barat Irak. Anggaran pembangunan tembok ini berasal dari donasi keluarga kerajaan.
Menurut Sputnik, IS telah menjadikan Arab Saudi sebagai target utama, mengingat negara tersebut merupakan rumah bagi dua kota suci umat Islam, Mekah dan Madinah. Ini sesuai dengan salah satu hadits hari akhir Rasul SAW yang menyatakan di hari akhir pasukan Imam Mahdi akan membebaskan Mekkah. Dan Saudi sangat percaya dengan hadits tersebut sehingga mulai membentengi diri dari segala kemungkinan serangan. Pertanyaannya, mengapa negeri yang mengaku sebagai Khadimatul Ummah takut dengan tegaknya Khilafah Islamiyah? 
 Sepertinya sudah terlambat karena pasukan panji hitam dari timur sudah diperbatasan

Tuesday, February 3, 2015

Mujahidin Suriah Jatuhkan Hukum Qishash Pada Pilot Jordan



jordan pilot\
 Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keadilan. Hukum-hukumnya berlandaskan kepada asas ini. Jadi bagi pencuri yang berhadil ditangkap,  jika syarat-syaratnya sudah dipenuhi, bisa dihukum potong tangan. Dan bagi koruptor, bisa dihukum gantung sampai mati.
Mujahidin Suriah pada Selasa menerbitkan video yang  menunjukkan mereka telah melakukan hukum Qishash dengan membakar hidup-hidup pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh, yang ditangkap  pada bulan Desember setelah pesawat tempur F-16 yang digunakan pilot tersebut telah  menghajar posisi mujahidin dan rakyat sipil pada saat sebelum  tertembak jatuh. Banyak rakyat sipil, anak-anak kecil dan perempuan, yang terbakar hidup-hidup akibat serangan pesawat F-16 yang dipiloti Moaz al-Kasasbeh ini.
Video yang berdurasi 22 menit ini dimulai dengan kecaman atas Yordania yang menjadi sekutu Amerika memerangi kelompok mujahidin.

Ancaman Perang Sudah Berada di Depan Ka'bah

Selama ini, ketika Arab Saudi dibawah Raja  Abdullah hanya sibuk dengan ancaman ‘teroris’ yang terus menerus di cekokan ke kepala Raja Abdullah oleh Barat. 
Sehingga, Raja Abdullah menghabiskan seluruh kekayaan yang  dimiliki oleh Kerajaan Arab Saudi, digunakan untuk mendukung Amerika Serikat, Eropa dan Zionis, memerangi “teroris”. 
Dampaknya, bukan hanya kehancuran Muslim di berbagai negara Arab, tapi Kerajaan Arab Saudi, sekarang menghadapi ancaman yang benar-benar di depan mata. 
Betapa Arab Saudi di bawah Raja Abdullah, seluruh kekuatannya digunakan membantu Amerika, memerangi Muslim yang sejatinya ingin membebaskan negeri-negeri Muslim yang sekarang ini terjajah oleh kekuatan konspirasi Zionis dan Salibis, menggunakan tangan ‘proxy’ Amerika Serikat dan Eropa. 
Pernahkah di sadari para pemimpin Arab Saudi, sesudah Lebanon jatuh ke tangan Syi’ah, dan sekarang membentuk  kelompok ‘Hezbullah’? Sekarang Hezbullah menjadi kekuatan penentu politik di Lebanon. Menggilas kelompok Sunni.

Sunday, January 25, 2015

Raja Abdullah Meninggal Dunia Pertanda Imam Mahdi Akan Muncul

Published at 25 Jan 2015
Apabila Raja Abdullah Meninggal dunia pertanda Imam Mahdi akan muncul dan dibaiat di depan Ka'bah. Analisa perkembangan harga minyak, geopolitik hingga ekonomi dan keuangan.
 
Raja Saudi King Abdullah bin Abdulaziz telah meninggal dunia menurut Juru bicara Kerajaan Saudi setelah ia dirawat di Rumah Sakit Kerajaan. Raja Abdullah naik tahta menggantikan Raja Fahd pada tamggal 1 Agustus 2005-23 Januari 2015 berusia sekitar 90 tahun, ia menderita penyakit infeksi paru.
Prince Salman, adik dari berbeda ibu, kemudian dinobatkan sebagai raja menggantikan Raja Abdullah. Dalam jam-jam permulaan menuju singgasan raja, Pangeran Salman menyatakan akan meneruskan kebijakkan yang sama dengan pendahulunya,"Kami akan melanjutkan kebijakkan yang tepat saat sejak berdirinya kerajaan Saudi Arabia" tuturnya dalam siaran langsung televisi lokal.
Abdullah dalam beberapa tahun terakhir, merasakan kesehatan yang menurun dan Raja Salman saat itu, mengambil alih tugas-tugas kerajaan yang biasanya di bawah administrasi Abdullah.
Semasa hidupnya, Abdullah telah mengemban tugas-tugas kerajaan, pada tahun 1961, Abdullah menjadi Gubenur di Mekah. Pada tahun 1962, ia bertugas sebagai Panglima Pasukan Pengawal Nasional Saudi. Abdullah juga merangkap jabatan sebagai Deputy Menteri Pertahanan. Ketika Fahd naik tahta menjadi Raja, Abdullah ditunjuk sebagai Putera Mahkota Kerajaan (Crown Prince).
Apakah ada Perselisihan Sesudah Abdullah Meninggal Dunia?
Beberapa hadits Al-Fitan sepakat bahwa awal mula kemunculan Imam Mahdi di Masjidil Harom ada pada saat perselisihan di antara elit-elit politik Saudi Arabia. Perselisihan itu berawal dari meninggalnya Raja Abdullah, maka elit Saudi hampir saja tidak menemui kata sepakat.
Imam Ja'far Ash-Shodiq berkata,"Siapa yang dapat menjaminku dengan kematian Abdullah, maka aku akan menjaminnya dengan kebangkitan Imam Mahdi." Kemudian Beliau meneruskan,"Apabila Abdullah sudah meninggal dunia, manusia tidak akan pernah menemukan kata sepakat dan perselisihan mereka tidak akan pernah padam kecuali Imam Mahdi muncul kepada mereka. Kekuasaan yang telah berlanjut bertahun-tahun lama itu, akan runtuh digantikan dengan kekuasaan lain dalam hitungan bulan atau hari." Kemudian saya bertanya,"Apakah waktu itu berlangsung lama?" Beliau menjawab,"Sungguh, waktu itu tidak akan lama" Al-Bihar Juz 52 hal. 210
Setelah meninggalnya Raja Abdullah, maka Pangeran Salman yang menjabat sebagai Putera Mahkota naik tahta. Kekuasaan itu dipangku oleh pangeran-pangeran dalam waktu yang singkat. Hingga tahta itu dijabat oleh seoran pangeran yang dipecat dari jabatannya beberapa tahun yang lalu (Pangeran Talal). Kekuasaan terakhir Raja Saudi sebelum munculnya Imam Mahdi adalah saat sang raja wafat pada hari arofah, 9 Dzulhijjah. Lalu Imam Mahdi dibaiat di Masjidil Harom pada hari Sabtu tanggal 10 Muharrom di tahun yang sama.
Bagaimana perilaku dan trend harga minyak dunia setelah Raja Abdullah meninggal dunia?
Harga minyak dunia menaik dan turunnya akan menyesuaikan kondisi politik Saudi Arabia. Bila keadaan Saudi Arabia diikuti peraelisihan maka harga minyak cenderung naik, inflasi meningkat dan upah riel menurun memaksa negara importir minyak untuk excess anggaran belanja.

Imam Mahdi Akhir Zaman dan Kedatangannya Saat Perang Dunia



Berikut ini adalah kronologi petaka yang akan terjadi sebelum Muncul Imam Mahdi Al-Amin:
  1. Wafatnya Raja Abdullah diikuti perselisihan di lingkaran keluarga kerajaan
  2. Peperangan antara 3 putera Al-Saud yang juga menjabat panglima militer kerajaan. 
  3. Agresi militer Sufyani ke Iraq dan Saudi Arabia
  4. Pembunuhan, pembantaian dan penghancuran yang dilakukan pasukan Sufyani atas umat Islam Islam di Madinah dan Kufah.
  5. Pembantaian dan perampokkan jamaah Haji di Jumrah aqabah Mina
  6. Perang Dunia ke 3 yaitu perang besar diantara 2 kubu di seluruh dunia antara Amerika dan Rusia di Qarqisia dan di belahan bumi yang lain
  7. Kehancuran massal dampak Perang Dunia ke 3 (World War 3)
  8. Dampak krisis Saudi merembet pada instabilitas ekonomi dan politik dunia

Friday, January 23, 2015

Raja Abdullah Wafat, Kedatangan Imam Mahdi Semakin Dekat

__Apa yang sudah antum persiapkan untuk membantu perjalanan IMAM MAHDI ??
– Hadits…
Rasulullah s.a.w bersabda, “Hijaz akan diperintah oleh seorang pria yang namanya adalah nama binatang, ketika Anda melihatnya dari kejauhan, anda akan berpikir ia memiliki mata sayu, dan jika Anda mendekatinya, Anda tidak melihat ada masalah di matanya. Dia akan digantikan oleh saudara laki-laki nya, bernama Abdullah. Celakalah mengikutinya! Celakalah mengikutinya! Celakalah mengikutinya! – Beliau s.a.w mengulanginya tiga kali – Beri aku kabar tentang kematiannya, maka aku akan memberikan kabar baik tentang munculnya hujjah (al Mahdi)” ( Hadist Riwayat Ahmad )
– Kitab At-Taisir…
Muhammad ibnu Abbas : ” Pria yang namanya memakai nama binatang tidak lain adalah Raja Arab Saudi yang wafat pada tahun 2005 yaitu Raja Fahd (Cheetah/Leopard), Dan kondisi fisik yang Kekasihku terangkan sama persis dengan kondisi fisik yang ada dalam dirinya. Dan yang akan menggantikannya tentulah Raja Arab saudi yang saat ini memimpin Kabilahnya yaitu Raja Abdullah, sungguh celakalah orang yang mengikutinya karena dia beraqidah dengan Aqidah yang Syekh Muhammad bin Abdul Wahab bawa, Abdul Wahab adalah salah satu tanduk setan setelah Musailamah Al-Khadzab, celaka orang mengikutinya, celaka orang yang berpegang teguh padanya, dan celaka orang yang taat padanya.. Adapun yang menentangnya sungguh dia adalah Kabar bahagia yang Rasulullah saw memanggilnya sebagai Hujjah, Yaitu Khalifah Allah, pemimpin para Wali, pemimpin Umat Muhammad di akhir zaman, Imam Al-Mahdi ”
___Tanda sebelum kemunculannya…
Rasulullah Saw bersabda, “Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi, tak seorangpun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka memerangi kamu (orang Arab) dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu. Maka jika kamu melihatnya, berbaiatlah kepadanya walaupun dengan merangkak di atas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi.” [HR. Ibnu Majah: Kitabul Fitan Bab Khurujil Mahdi no. 4074). Mustadrak Al-Hakim 4: 463-464. Dan dia berkata, “Ini adalah hadits shahih menurut syarat Syaikhain.” ( An-Nihayah fit Firan 1:29]

Raja Saudi Abdullah Wafat Pada Hari Jumat Tepat Pukul 1 Dini Hari


Raja Saudi Abdullah Wafat Pada Hari Jumat Tepat Pukul 1 Dini Hari

Kerajaan Arab Saudi sedang berduka. Raja Abdullah bin Abdulaziz telah meninggal dunia dini hari ini, Jumat 3 Rabi’ul Akhir 1436 H.
“Dengan kedukaan mendalam Yang Mulia Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan seluruh anggota keluarga serta bangsa ini berduka atas Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah bin Abdulaziz, yang wafat tepat pada pukul 1 pagi dini hari ini,” bunyi pernyataan istana Kerajaan Arab Saudi dikutip Al-Arabiya Jumat (24/1/2015).
Sejak bulan Desember lalu Raja Abdullah, yang dilahirkan sekitar tahun 1923, dirawat di rumah sakit karena pneumonia.
Shalat jenazah akan dilakukan hari ini setelah shalat Jumat di Masjid Jami’ Turki bin Abdullah di ibukota Riyadh.
Seluruh jajaran redaksi Hidayatullah.com turut berduka cita atas berpulangnya Raja Abdullah bin Abdulaziz ke Rahmatullah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas semua amal kebaikannya dan memberikannya tempat yang baik disisi-Nya. Aamiin.*

Saturday, December 20, 2014

EXHUMING DIRTY SECRETS OF HOLODOMOR , BOLSHEVIK REVOLUTION, AND THE GULAG – CAPT AJIT VADAKAYIL part 5 FINAL

WALMART IS NOT GOOD FOR INDIA VADAKAYIL

Enter Jew Yakov Mikhailovich Sverdlov --

Sverdlov  was a Bolshevik party leader and chairman of the All-Russian Central Executive Committee..  His father was a politically active engraver who later became an ace forger.  Sverdlov played an important role in planning the October Revolution.

Sverdlov had a major role in the killing of Tsar Nicholas II and his family.  Sverdlov ordered their execution on 16 July 1918, which took place in the city of Yekaterinbur

To prevent the Russians from deriving spiritual courage from the grave of the Tsar family,, the bodies were removed to the countryside, where they had initially been thrown into an abandoned mineshaft. 

The following morning, when rumours spread in Yekaterinburg regarding the disposal site, Yurovsky removed the bodies and concealed them elsewhere. 

When the vehicle carrying the bodies broke down on the way to the next chosen site, he made new arrangements and buried most of the bodies in a sealed and concealed pit on Koptyaki Road, a since-abandoned cart track 12 miles north of Yekaterinburg.

EXHUMING DIRTY SECRETS OF HOLODOMOR , BOLSHEVIK REVOLUTION, AND THE GULAG – CAPT AJIT VADAKAYIL part 4

Enter the evil Jew Naftaly Aronovich Frenkel--


Frenkel  founded the Gulag death camp system .  He was a member of the Soviet secret police.
In 1923 he was arrested as a smuggler for "illegally crossing borders". He was sentenced to 10 years' hard labor on Solovetsky.  The Solovetsky Islands, in the White Sea, came to be known as the "first camp of the Gulag".

Being a fellow Jew , he had the sympathy of the Jewish Commisars.  

He rose rapidly from prisoner to staff member by snitching and his proposal to the camp administration that they link inmates' food rations to their rate of production, the proposal known as nourishment scale . He would tell his Jewish commissars who worked the least, and they would get shot.

Soon our man Frenkel was caught snitching and was about to be lynched by the other inmates.  So surprise-surprise , he gets catapulted to camp commander, and takes revenge on those people who were a threat to him..

Frenkel met Stalin in the 1930s and was protected by Stalin during the Party purge years. Even today historians are at a loss to figure out how  Frenkel was promoted from prisoner to guard in a surprisingly short period.

So what if he is Turkish— he is a JEW and that is more important.

Aleksandr Solzhenitsyn claims in his book that Frenkel personally invented the notorious you-eat-as-you-work system, also known as the nourishment scale, which destroyed weaker prisoners in weeks and would later cause uncounted casualties.

Frenkel was awarded the Order of Lenin –hold your breath-- three times (August 4, 1933, July 22, 1940, September 16, 1943) and the title Hero of Socialist Labo

Frenkel supervised the building of the White Sea - Baltic Canal for Yagoda.

EXHUMING DIRTY SECRETS OF HOLODOMOR , BOLSHEVIK REVOLUTION, AND THE GULAG – CAPT AJIT VADAKAYIL part 3

Indeed, Bolshevik Jews were the chief architects of the Ukrainian forced-famine which eliminated the entire Ukrainian orthodox clergy and 7 million Ukrainian Orthodox Christians.


During the bitter winter of 1932-33,  more than 25000 Ukrainians per day were being shot or died of starvation and cold. Cannibalism was rampant , just to survive. The mass murder of seven million Ukrainians, three million of them children, and deportation to the gulag of two million more (where most died) was hidden by Jewish  propaganda.





The Bolshevik Jews seized livestock, crops, grain, and farm implements from the Ukrainian peasants.  Any Ukrainian citizen who resisted them was shot.  Desperate Ukrainian peasants ate anything to survive: bugs, grass, and leather shoes . This was probably one of the bloodiest genocidal revolutions ever perpetrated. 



Yagoda crushed the resistance of Ukrainian farmers to forced collectivization. Ukraine was sealed off. All food supplies and livestock were confiscated. NKVD death squads executed "anti-party elements."  
Furious that insufficient Ukrainians were being shot, later on, Jew Stalin set a  minimum quota  at 10,000 executions a week.  Eighty percent of Ukrainian intellectuals were shot.




The Rothschild controlled U.S., British, and Canadian governments, however, were well aware of the genocide, but closed their eyes, even blocking aid groups from going to Ukraine.

EXHUMING DIRTY SECRETS OF HOLODOMOR , BOLSHEVIK REVOLUTION, AND THE GULAG – CAPT AJIT VADAKAYIL part 2

Indeed, the Talmud is not a book to prepare a man for the hereafter, but only for a practical and profitable life in this world. --- Adolf Hitler (Mein Kampf)



I challenge any body on this planet to prove Hitler wrong , after reading the Jewish Talmud.   I have read it. 



Religion must be about love and fairness , NOT a guide on how to screw the daylights out of everybody except your own clan.


Hitler's had predicted as early as 1924, in his book Mein Kampf, that Bolshevism is Jewry's twentieth century effort to take world dominion unto itself.


Today out of hindsight in the year 2013, he was spot on.

Israel purports to be the only democracy in the middle east, but it's only a democracy for Jews.  Non-Jews are not considered equal.  


Only if your read the drive engine, Talmud can your understand the role of the Jews in organized crime, in the slave and opium drug trade, in the civil rights movement and in Communism, an ideology that is responsible for the deaths of untold millions and the repression of many millions more.

See the video below.



Above video: It is NOT worth watching this astonishingly immoral Talmud teachings-- but you MUST watch it.

The Talmud is a central text of Rabbinic Judaism. It is also traditionally referred to as Shas, the "six orders" of the Oral Law of Judaism.

Now you know the Jew’s penchant for the figure SIX everywhere .

Below: But HEY-- sometimes 6 million becomes 4 million-- and then sometimes 1.5 million -- and today every body knows the real figure is just 10% of the 6 million figure.



The Talmud has two components: the Mishnah, the first written compendium of Judaism's Oral Law, and the Gemara , an elucidation of the Mishnah and related Tannaitic writings that often ventures onto other subjects and expounds broadly on the Hebrew Bible.





The whole Talmud , and in standard print is over 6,200 pages long. It is written in Tannaitic Hebrew and Aramaic. The Talmud contains the opinions of thousands of rabbis on a variety of subjects, including law, ethics, philosophy, customs, history, theology, lore and many other topics. 
The Talmud is the basis for all codes of rabbinic law and is much quoted in other rabbinic literature.

EXHUMING DIRTY SECRETS OF HOLODOMOR , BOLSHEVIK REVOLUTION, AND THE GULAG – CAPT AJIT VADAKAYIL part 1

LEST WE FORGET ,  THE ALL JEWISH ROTHSCHILD CONTROLLED ROLE  OF  GENRIKH GRIGORYEVICH YAGODA ,  LAZAR MOISEYEVICH KAGANOVICH ,  NAFTALY ARONOVICH FRENKEL,  MATVEI BERMAN,  KARL MARX,  LENIN,  STALIN,  TROTSKY,  JACOB HENRY SCHIFF,  MAX MORITZ WARBURG,  LAVRENTIY PAVLOVICH BERIA,  YAKOV MIKHAILOVICH SVERDLOV,  YAKOV MIKHAILOVICH YUROVSKY- CAPT AJIT VADAKAYIL 



To do justice to this post, the reader must have a back ground.  Or everything will go over his head. 

You won’t find this in big brother owned main stream media or Hollywood movies or Zionist controlled History channel..

First watch this video for a brief intro as to what is coming.


Below video:   Jewish CNN reporter Wolf Blitzer trying to trap David Duke.   There are 18 countries in Europe who will throw you inside jail, and give you a IRS raid to break you financially,  if you contest the grossly exaggerated "Hitler killed  6 million Jews " figure.

Wednesday, October 15, 2014

Pertempuran Sengit! Negara Islam (#ISIS/IS) 1 Mil Barat Baghdad, 1000 Tentara Irak Tewas


Tentara Irak berjaga - wartaperang.com
wartaperang - Pertempuran sengit telah dilaporkan di pinggiran Baghdad, tempat gerilyawan Negara Islam (ISIS) sedang berusaha untuk menguasai ibukota Irak - meskipun serangan udara sedang berlangsung terhadap Negara Islam.

Pertempuran berlangsung hanya satu mil di sebelah barat kota, dengan pasukan pemerintah berusaha keras untuk menahan militan yang diduga telah menewaskan sekira 1.000 tentara dalam bentrokan kemarin.

Negara Islam telah merebut sejumlah kota dan desa dekat ibukota Irak sejak awal tahun, ketika pasukan pemerintah ketakutan setelah sebelumnya Negara Islam Melakukan serangan kilat di barat negara itu - memungkinkan kelompok teroris untuk merebut wilayah lebih lanjut dari kawasan tersebut untuk dijadikan Kekhalifahan Islam.



Laporan bahwa Negara Islam sekarang hanya satu mil dari Baghdad berasal dari Yayasan Bantuan dan Rekonsiliasi di Timur Tengah - sebuah organisasi yang mendukung Pendeta Canon Andrew White, pendeta Gereja St George kota, satu-satunya Gereja Anglikan di Irak.
Dalam pesan yang diposting di Facebook, kelompok itu mengatakan: "Negara Islam sekarang berjarak kurang dari 2 km dari memasuki Baghdad. Mereka mengatakan itu tidak pernah bisa terjadi dan sekarang hampir mencapainya".

Obama mengatakan ia berlebihan mengangkat kemampuan Tentara Irak. "Yah Anda hanya perlu mendengar sementara yang sangat singkat untuk tahu bahwa mereka hanya dapat melakukan sangat sedikit", Demikian menambahkan.

Klaim yang didukung oleh Canon White sendiri disampaikan hanya beberapa jam setelah ia sebelumnya menyampaikan bila kelompok itu berada sekitar enam kilometer dari pusat kota Baghdad.

Dalam pesan yang juga diposting di Facebook, Canon white mengatakan, "Negara Islam sekarang dalam jarak 10km dari Baghdad dan sebentar lagi memasuki kota itu. Lebih dari 1.000 tentara Irak tewas oleh mereka kemarin, hal-hal menjadi begitu buruk. Seperti yang saya katakan semua serangan udara militer sepertinya tidak ada artinya. Kami membutuhkan doa Anda sekarang".

Para militan diberitakan bila kemajuan mereka telah dihentikan oleh serangan udara kemarin di Ameriyat Al-Falluja - sebuah kota kecil sekitar 18 km sebelah selatan dari Fallujah dan 40 km sebelah barat Baghdad.

Tapi bentrokan tidak memaksa sebagian besar pejuang - dengan banyak dari mereka sekarang telah membuat jalan mereka ke pinggiran kota Baghdad untuk melakukan pertempuran pagi ini.

Berita ini muncul ketika jet RAF terbang untuk hari kedua di Irak kemarin - tetapi meskipun sekarang sudah dikirim jet lima kali, mereka kembali gagal untuk menemukan setiap target yang cocok untuk diserang oleh mereka.

Kepala Pertahanan bersikeras bahwa penerbangan oleh Tornado GR4 pesawat pembom tempur berharga untuk mengumpulkan data intelijen tentang para jihadis Islam yang telah menyapu sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Tapi kegagalan untuk melepaskan serangan apapun telah memicu kekhawatiran bahwa Inggris gagal untuk bertempur dalam koalisi internasional terhadap Negara Islam

Hal itu datang ketika komandan militer memperingatkan bahwa Inggris harus terlibat ke dalam perang darat di Irak untuk menghancurkan IS, yang juga dikenal sebagai ISIS dan ISIL.

Mantan petinggi juga memperingatkan bahwa kampanye udara akan sia-sia kecuali Inggris bisa menargetkan teroris di Suriah.

Sementara Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa misi ketiga RAF memiliki - seperti pada hari Sabtu - kegagalan dalam menemukan target apapun, pesawat koalisi pimpinan AS menargetkan empat kilang minyak darurat di bawah kontrol IS di Suriah, serta pusat komando.

ISIS Meletakan Kepala-kepala Terpenggal di Jalanan Kobani Untuk Peringatan


Reaksi ibu tua ketika menyaksikan serangan udara di Kobani - wartaperang.com
wartaperang - Jalanan dari kota yang dilanda perang di Suriah Kobane ini penuh dengan mayat dipenggal dan dibawah ancaman yang dikuasai oleh pejuang Negara Islam, demikian menurut penduduk setempat yang ketakutan.

Harapan telah muncul seiring meningkatnya serangan pesawat tempur Amerika terhadap pasukan ekstrimis dengan meluncurkan lebih banyak penerbangan dan kemungkinan lepas landas dari tetangga Turki.

Tapi hari ini warga yang melarikan diri dari Kobane, beberapa dari mereka remaja, mengatakan mereka telah menyaksikan pemenggalan dan melihat mayat dengan lidah dan mata dicongkel di tengah pertempuran berdarah.

Ayah dari empat Amin Fajar mengatakan, "Saya telah melihat puluhan, mungkin ratusan dari tubuh dengan kepala mereka dipenggal".

"Yang lain hanya dengan tangan atau kaki mereka hilang".

"Saya telah melihat wajah-wajah dengan mata atau lidah mereka dicongkel - aku tidak pernah bisa melupakan hal itu selama aku hidup".

"Mereka menempatkan kepala mereka di tempat umum untuk menakut-nakuti kita semua".

Pesawat-pesawat tempur Amerika menghantam posisi ISIS dengan bom di delapan sorti pada banyak target, termasuk pos pengawasan dan posisi senapan mesin.

Koalisi Arab yang dipimpin AS telah membom pejuang Negara Islam yang memegang wilayah sangat luas di Irak dan Suriah, semuanya memiliki jalan ke perbatasan dengan Turki.

Di Suriah, fokus utama adalah kota utama Kurdi Kobane dekat perbatasan Turki, di mana pembela Kurdi telah mencoba untuk menghentikan kemajuan oleh para pejuang Negara Islam yang telah mendorong 200.000 pengungsi melintasi perbatasan.

Jihadis telah mengepung kota selama hampir empat minggu dan berjuang mencari jalan mereka ke dalamnya dalam beberapa hari terakhir, mengambil alih hampir setengah dari kota ini.

Utusan PBB telah memperingatkan ribuan bisa dibantai jika Kobane jatuh.

Turki telah mengumpulkan pasukan di perbatasan dengan Suriah untuk memperingatkan pejuang ISIS.

Diperkirakan bahwa meskipun ratusan warga sipil Kobani telah tewas dalam pertempuran itu bahwa setidaknya 40 pejuang Negara Islam, semua orang asing, tewas pada akhir pekan.

Pasukan Kurdi Kobane ini ingin tetangga Turki untuk membiarkan mereka membawa bala bantuan dan senjata berat untuk menangkis penyerang, yang memiliki artileri berat dan tank yang disita dari tentara Irak.

Tapi ketegangan Turki dengan Kurdi yang berumur lama telah mencegah kesepakatan tersebut.



Milisi Syiah Irak Membunuh Acak Warga Sunni

Di negara tetangga Irak pasukan pembunuh milisi Syiah, yang telah di cap sebagai musuh oleh Sunni-Muslim Negara Islam dikatakan telah meningkatkan eksekusi Sunni secara acak.

HAM Amnesty International menerbitkan laporan tentang saksi mata dari eksekusi pembunuhan dan penculikan - yang banyak didukung oleh pemerintah Baghdad.

Diperkirakan pembunuhan oleh Syiah adalah pembalasan atas penyembelihan yang dilakukan oleh Negara Islam.

Laporan mengatakan: "milisi Syiah telah menculik dan membunuh orang-orang Sunni di Baghdad dan di seluruh negeri".

"Milisi ini dukung oleh pemerintah Irak beroperasi dengan berbagai tingkat kerjasama dari pasukan pemerintah, mulai dari persetujuan diam-diam untuk operasi terkoordinasi atau bahkan bersama".

"Amnesty International memegang pemerintah Irak sebagian besar bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat, termasuk kejahatan perang".

Serangan Koalisi AS Kepada #ISIS Semakin Intensif di Kobani dan Update Terkini Anbar Irak


Serangan udara koalisi AS di Kobani terhadap posisi ISIS - wartaperang.com
wartaperang - Frekuensi serangan udara yang dipimpin AS telah melonjak dengan tajam dalam dua hari terakhir terhadap pejuang Negara Islam yang mengancam warga Kurdi di perbatasan Turki Suriah setelah sebelumnya para jihadis mulai mengguncang Turki.
Koalisi telah melakukan 21 serangan terhadap militan dekat kota Kurdi Suriah Kobani hari Senin dan Selasa dan tampaknya telah memperlambat kemajuan Negara Islam di sana, kata militer AS, tetapi memperingatkan situasi tetap mengalir dan berubah-rubah.

Presiden AS Barack Obama menyuarakan keprihatinan yang mendalam pada Selasa mengenai situasi di Kobani serta di provinsi Anbar Irak, dimana pasukan AS dahulu telah berjuang untuk mengamankan wilayah ini selama perang Irak dan sekarang beresiko direbut oleh militan Negara Islam.

"Serangan udara Koalisi akan terus dilakukan di kedua bidang ini", kata Obama di depan pemimpin militer dari lebih dari 21 mitra koalisi dalam perang melawan Negara Islam, termasuk Turki, negara-negara Arab dan sekutu Barat.

Monday, September 1, 2014

Daftar Kumpulan Foto Mujahidin yang Dibunuh oleh ISIS




Daftar Kumpulan Foto Mujahidin yang Dibunuh oleh ISIS


Berikut ini adalah foto-foto sejumlah mujahidin yang telah dibunuh oleh ISIS. Foto-foto ini berasal dari berbagai tweet yang menggunakan hashtag : #مجاهدون_قتلتهم_داعش
 
Abu Ja’far Al Iraqi, mantan anggota Daulah yang bergabung dengan Jabhah Nushrah

Popular Posts