PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Sunday, October 9, 2011

Protes di Washington dan New York Terus Berlanjut





Ratusan pengunjuk rasa berpawai di Washington pada hari Minggu (09/10/2011), memprotes niat pemerintah AS menyelamatkan perusahaan-perusahaan kaya, namun mengabaikan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Demonstrasi yang dilakukan oleh gerakan dinamakan ‘Menduduki DC’, yakni kelompok aktivis muda yang mendirikan markas darurat di McPherson Square di K Street sejak satu minggu lalu, menunjukkan tanda-tanda tumbuh dengan berdatangannya orang-orang dari seluruh negeri bergabung dengan mereka di ibukota.


Lebih dari 200 demonstran berbaris menuju Plaza Kebebasan, dekat Gedung Putih, dan sementara demonstrasi kedua dengan jumlah demonstran yang sama terlihat berkerumun menuju Malcolm X Park di barat laut Washington.

"Ada banyak orang di negeri ini yang tidak mampu mendidik anak-anak mereka, sementara hidup dalam masyarakat terdidik. Saya tidak ingin hidup di negara dunia ketiga," kata Lana Ferree, seorang guru sains dari Pennsylvania, sebagaimana dimuat situs Nine News.

"Kita tidak perlu perusahaan besar, melainkan pekerjaan. Tetapi pemerintah hanya berfikir tentang Exxon dan Wall Street," tambahnya.

Laman ‘Menduduki DC’ menyatakan, gerakan ini dilakukan dengan mencontoh gerakan ‘Menduduki Wall Street’, dengan para aktivis masih terus berkemah di taman New York sejak 17 September.

Kedua kelompok marah berkaitan dengan ketidakseimbangan yang meningkat di Amerika Serikat, di tengah krisis keuangan global.

"Fokus kami adalah pada perekonomian, korupsi perusahaan melalui sistem politik, dan efek negatif dari perusahaan-perusahaan perseorangan," kata laman ‘Menduduki DC’, yang telah sengaja menghindari menunjuk juru bicara.

Anthony Allen, 38, seorang salesman dan ayah dua anak yang tinggal di Washington dan telah berada McPherson Square sejak Kamis, mengatakan, "fakta yang menunjukkan perekonomian AS tidak berjalan pada arah yang benar”, telah membawanya bergabung  dalam aksi protes.

"Aku sudah menunggu untuk hal ini terjadi selama dua tahun terakhir, karena sistem pemerintahan kita tidak bekerja," katanya sambil menyerahkan selebaran informasi untuk pendatang baru di McPherson Square.

"Ini adalah kelompok dari mana saja. Saya telah bertemu dengan seorang pria yang memimpin beberapa toko Wal-Mart dan para staf, yang akan ditendang keluar dari apartemennya minggu depan.."

Presiden Barack Obama mengatakan Kamis bahwa protes anti-Wall Street di New York dan di tempat lainnya, merupakan ekspresi kemarahan dan rasa frustrasi publik terhadap ketidakmampuan para bankir dan ekonomi yang sekarat, dengan pengangguran 9,1 persen.

Tapi Allen mengatakan, presiden juga harus disalahkan.

"Saya memilih Obama, tetapi ia memberi kami sekantong barang-barang yang tidak orang-orang di sekitar dia yang akan mengirimkannya," tambah Allen, berdiri di samping spanduk protes yang berbunyi "Selamat datang musim gugur Amerika," mengacu pada revolusi "Arab Spring " saat ini.*

No comments:

Post a Comment

Popular Posts