PASUKAN PANJI HITAM THE BLACK BANNER

Saturday, November 14, 2015

SKENARIO PERANG GOG MAGOG AKHIR ZAMAN

image BISMILLAH



flag islam1
Dalam perang Gog magog atau lebih dikenal dengan perang Armageddon dua pemeran utama Yaitu al-masih Palsu dan al-Masih sejati. al-Masih Palsu dikenal dengan dengan al-Masih Dajjal dan al-Masih sejati dikenal dengan Nabi Isa as. Tiga agama Samawi saling mengklaim bahwa al-Masih sejati di munculkan di akhir zaman dalam kalangannya, Pada dasarnya al-Masih diturunkan untuk kaum Yahudi sebagaimana tercantum dalam nubuat al-kitab,

Tujuh Alasan Paris Menjadi Sasaran Serangan Teror Ekstremis


Tujuh Alasan Paris Menjadi Sasaran Serangan Teror Ekstremis
Seorang pria dievakuasi oleh petugas dari dalam gedung pertunjukan Bataclan, Paris, tempat terjadinya penyanderaan dan penembakan, pada 13 November 2015. Seratus orang tewas dalam peristiwa penembakan di dalam gedung tersebut. AP/Thibault Camus
 
 
 Paris - Seorang pelaku penyerangan di Paris menyebut Prancis adalah salah satu negara yang ikut memerangi mujahid. Apalagi Prancis merupakan negara dengan jumlah warga Islam terbanyak di Eropa.

"Ini (serangan) untuk Suriah," kata salah satu penyerang Paris, seperti dilansir Telegraph.co.uk. Tapi dia juga menyebut itu untuk Mali, Libya, dan Irak.

TEROR PARIS, 130 Tewas: Inilah 3 Skenario di Balik Serangan

Sabtu, 14 November 2015 | 20:14 WIB
TEROR PARIS, 130 Tewas: Inilah 3 Skenario di Balik Serangan
Peta serangan dalam teror di Paris 13 November 2015 yang menewaskan lebih dari 120 orang
TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok teroris membunuh sekitar 130 orang di berbagai lokasi di Paris pada Jumat malam, 13 November 2015.  Delapan pelaku berhasil ditembak polisi.

Kelompok mana yang telah melakukan serangan bom bunuh diri dan penembakan di sejumlah restoran, lokasi konser, dan stadion di Paris itu?

Petunjuk utama adalah kelompok-kelompok yang pernah melakukan kekerasan di Prancis. Atau mereka yang melibatkan warga negara Perancis di tempat lain di Eropa. Ini tiga skenario para dalang atau aktor utama serangan keji dan pengecut itu.

Thursday, November 5, 2015

Serial Pembahasan Khawarij Modern bag II: Munculnya Khawarij Modern dan Sifat-Sifat Mereka


KHAWARIJ MODERN Perkembangan, Ciri-ciri, Masalah-Masalah, Keadaan dan Akhir Nasib Mereka, Hukum Memerangi dan Menjaga Diri dari Kejahatan Mereka.
Ditulis oleh:
Abu Maryam al-Azdi
(Ahmad bin Abdullah bin Shalih az-Zahrani)
Bagian Ke II
Munculnya Khawarij Modern dan Sifat-Sifat Mereka.(1).
Khilafah Utsmaniyah runtuh pada tahun 1924 M secara resmi setelah sebelumnya mengalami era kelesuan yang menimpa kekhilafahan ini sejak awal abad 19, dan secara praktis mati total sejak awal abad 20 dan keadaan negara-negara salib telah memecah belah kekhilafahan ini menjadi negara-negara kecil yang dibagi-bagi dalam kekuasaan musuh-musuh Islam ketika keruntuhan kekhilafahan ini diumumkan.
Keadaan tersebut bukannya terjadi tanpa reaksi dari umat Islam. Justru sejak Khilafah Utsmaniyah ini mulai mengalami kelesuan, pada saat itulah awal mula kesadaran ber-Islam mulai lahir sejak pertengahan abad 18, Khilafah Turki Utsmani sebagai pemimpin umat Islam pada saat itu, telah berusaha membangun ulang daulah Utsmaniyah, memperbaikinya dan bekerjasama dengan para pembaharunya serta mengadopsi arahan-arahan yang memotivasi bagi sultan Abdul Hamid dalam melakukan pembaharuan.

Serial Pembahasan Seputar Khawarij Modern bag 1 (Pengantar)

Pembaca yang dimuliakan Allah, berbagai tindak kejahatan yang dipertontonkan oleh Organisasi Khawarij Daulah Baghdadiyah telah begitu nyata dan bisa dilihat dengan jelas oleh kaum Muslimin di timur maupun di barat. Persoalannya, kedok sebagai penegak Daulah Islamiyah benar-benar telah membius kaum Muslimin khususnya kaum awam yang begitu mudah tersesatkan dengan kemasan publikasi Organisasi Khawarij ini di dunia maya, maupun penipuan mereka yang mampu menjebak para pejuang yang lugu karena dibungkus dalam cita-cita penegakan syariat Islam.
Tercatat begitu banyak pemuda yang mengorbankan dirinya meninggalkan keluarga mereka dan pergi melanglang buana demi melayani ide-ide yang dilontarkan oleh kelompok Khawarij ini, tidak sedikit pula dari mereka yang kemudian ikut terwarnai oleh pemikiran mereka.

Perbedaan Antara “Tanzhim Daulah” dengan Daulah Islam Rasulullah SAW


PERBEDAAN ANTARA TANZHIM DAULAH DENGAN NEGARA ISLAM
Oleh: Syaikh Abu Mundzir As-Syinqithi
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi yang mulia, beserta keluarga dan seluruh sahabat beliau.
Jihad di Iraq telah kehilangan kemurnian dan daya tariknya akibat tindakan yang keluar dari aturan syariat, tidak mengindahkan ahli ilmu, dan tidak adanya aksi politik yang bijaksana. Al Baghdadi menolak untuk patuh terhadap para komandan dan tokoh jihad serta enggan untuk memanfaatkan pengalaman mereka yang telah ditempa selama beberapa tahun lamanya, ia menjadikan kancah jihad di Iraq dan Syam sebagai sekolah, dan ia menjadikannya sebagai laboratorium kelinci percobaan! Sehingga lihatlah, kini jihad harus membayar kesalahan dari proses belajar dan percobaan yang ia lakukan.

Monday, October 26, 2015

Didukung 12 Pangeran Saudi, Isu Raja Salman Bakal Digulingkan Menguat





RIYADH - Isu untuk menggulingkan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, semakin menguat, setelah 12 pangeran Saudi putra dari pendiri kerajaan diklaim mendukung rencana kudeta itu. Pangeran Ahmed bin Abdulaziz, 73, saudara dari Raja Salman dan mantan Menteri Dalam Negeri Saudi menjadi tokoh favorit untuk menggantikan Raja Salman.

Kemana Identitas Makkah ?


Betapa berubahnya Mekah. Duduk di salah satu sudut Masjidil Haram ketika matahari meredakan panasnya, kita bisa merasakan bayang-bayang sebuah bangunan yang menjangkau langit dari arah Selatan.
Memang: di seberang gerbang Baginda Abdul Aziz, berdiri sebuah super-gedung, (baru diresmikan Agustus tahun ini), yang disebut Abraj al Bait. Raksasa ini lebih dari 600 meter tingginya: menara waktu yang paling jangkung sedunia. Empat muka jam di puncaknya masing-masing berbentuk mirip Big Ben di London, meskipun mengalahkannya dalam ukuran: diameternya masing-masing 46 m, dengan jarum panjang yang melintang 22 meter. Dan berbeda dari Big Ben, di jidatnya yang diterangi dua juta lampu LED tertulis ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ , “Allahu Akbar.”
Di Abraj al Bait ada 20 lantai pusat perbelanjaan dan sebuah hotel dengan 800 kamar. Juga tempat tinggal. Garasenya bisa menampung 1.000 mobil. Tapi para tamu dan penghuni juga bisa datang dengan helikopter (ada lapangan untuk menampung dua pesawat), karena ini memang tempat bagi mereka yang mampu menyewa, atau memiliki, kendaraan terbang itu. Ongkos semalam di salah satu kamar di Makkah Clock Royal Tower bisa mencapai 7.000.000 rupiah.
Dari ruang yang disejukkan AC itu orang-orang dengan duwit berlimpah bisa memandang ke bawah — ya, jauh ke bawah — mengamati ribuan muslimin yang bertawaf mengelilingi Kaabah bagai semut yang berputar mengitari sekerat coklat.

Arab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Negara Tiran Berpaham Wahabi”

Salah satu kehebatan negara Saudi adalah keberhasilannya dalam menipu kaum Muslim, seakan-akan negaranya merupakan cerminan dari negara Islam yang menerapkan al-Quran dan Sunnah. Keluarga Kerajaan juga menampilkan diri mereka sebagai pelayan umat hanya karena di negeri mereka ada Makkah dan Madinah yang banyak dikunjungi oleh kaum Muslim dari penjuru dunia.
Saudi juga terkesan banyak memberikan bantuan kepada kelompok Islam maupun negeri-negeri Islam untuk mencitrakan mereka sebagai pelayan umat dan penjaga dua masjid suci (Khadim al-Haramain). Akan tetapi, citra seperti ini semakin pudar mengingat sepak terjang keluarga Kerajaan selama ini, terutama persahabatannya dengan AS yang mengorbankan (nyawa, harta dan negara) kaum Muslim.
Orang-orang awam selama ini menjadi korban dari berita-berita penipuan yang sengaja disebarkan oleh para pemuja Kerajaan Arab Saudi. Kaum Muslimin lupa, bahwa yang menjadi penguasa Makkah dan Madinah saat ini adalah Keluarga Kerajaan (Alu Saud) yang mengusung paham Khawarij dan Mujassimah, bukan Ahlussunnah. 

Saturday, October 24, 2015

Pertempuran di Hama dan Homs, Mujahidin Timpakan Kerugian Besar pada Rezim Syiah

Foto: Koalisi Mujahidin Pedesaan Homs Berhasil Menyita Tank Pasukan Rezim.
 
Jaisyul Fath pada Kamis (22/10) telah meluncurkan pertempuran baru melawan rezim Nushairiyyah di provinsi tengah Hama, aktivis lapangan mengatakan kepada Zaman Al Wasl.
Aliansi kelompok-kelompok Islam, termasuk Jabhah Nusrah dan Ahrarusy Syam, telah memobilisasi pasukan mencapai 24, 000 Mujahidin di pedesaan timur dan utara Hama untuk mengusir pasukan rezim Assad dan sekutunya milisi Syiah internasional.
Mujahidin berhasil membuat kemajuan di dalam pertempuran Hama, ujar komandan salah satu faksi Mujahidin yang terlibat dalam operasi.
Tembakan artileri Mujahidin Jaisyul Fath mengguncang pangkalan rezim di desa Atshan, Skeik dan Maan. Aktivis juga melaporkan akibat serangan tersebut sejumlah keluarga rezim mengungsi dari desa-desa terdekat.

Mengapa ISIS gencar menyerang Mujahidin dan lebih membiarkan Syiah?





Janes Intelijen, merilis data baru-baru ini yang menyoroti jumlah operasi yang dilakukan oleh kelompok “Daulah Islamiyah” atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, dan rezim Bashar Al-Assad.

Ditemukan sekitar 64% dari serangan ISIS telah diverifikasi di Suriah tahun ini (21 November 2013 -21 November 2014) yang menargetkan kelompok pemberontak lainnya (mujahidin). Hanya 13% dari serangan ISIS selama periode yang sama yang ditargetkan kepada pasukan Assad. Hal ini juga ditemukan dalam operasi-operasi kontra-terorisme rezim Assad, lebih dari dua-pertiga serangan udara, sangat condong terhadap berbagai kelompok yang namanya bukan ISIS. Dari 982 operasi kontraterorisme tahun ini, hanya 6% yang secara langsung menargetkan ISIS, lapor The Guardian, sebagaimana dilansir Muqawamah Media pada Senin (8/6/2015).

Friday, October 23, 2015

“Perang” Suriah Dari Masa ke Masa

Di masa depan, Suriah juga akan menjadi saksi kedatangan Dajjal dan Nabi Isa As. Perang akhir zaman ini hanya bisa dibaca dengan cerdas dengan iman
“Perang” Suriah Dari Masa ke Masa
Suriah juga akan jadi saksi kedatangan Dajjal dan Nabi Isa As. Perang akhir zaman ini hanya bisa dibaca dengan cerdas dengan iman.
 Oleh: Nugra – Abu Fatah

SURIAH (Syiria) salah satu negeri tertua dalam sejarah peradaban manusia, dan telah menyaksikan konflik antar imperium dari masa ke masa.
Sebelum lahirnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, Suriah telah menjadi medan pertempuran besar antara Romawi dan Persia. Satu ronde dimenangkan Romawi dan satu ronde dimenangkan Persia dalam perang besar. Hal tersebut bahkan direkam al-Quran.
Empat tahun setelah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam wafat, Suriah kembali menjadi saksi kemenangan pasukan Muslim di bawah komando Khalid dan Abu Ubaidah. Pasukan dan kekuasaan Bizantium (Romawi Timur) pimpinan Heraklius harus angkat kaki selama-lamanya dari tanah Suriah dan sekitarnya.

Monday, October 19, 2015

Pemakaian Alat Komunikasi Nirkabel Dapat Membahayakan Mujahidin Suriah

Revolusi Suriah telah mengenal penggunaan perangkat sinyal nirkabel (wireless) sejak beberapa bulan pertama dimulainya revolusi Suriah, di mana Mujahidin terpaksa menggunakan alat-alat tersebut yang biasa disebut walkie talkie agar data atau informasi tidak jatuh ke tangan patroli intelijen rezim Assad, dan untuk mengatasi kendala jaringan Internet yang seringkali diputus rezim sebelum melancarkan serangan di setiap daerah, dan kemudian walkie talkie tersebut dalam penggunaannya berkembang menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam pertempuran. 

Pertempuran Sengit di Selatan Aleppo, Mujahidin Pukul Mundur Rezim Syiah Dua Kali

Pedesaan selatan Aleppo menyaksikan pertempuran sengit antara faksi-faksi Mujahidin yang dipimpin oleh koalisi Fathu Halab di satu sisi dan kekuatan rezim Assad yang didukung oleh pesawat militer Rusia di sisi lain; di mana kedua desa Al-Wadihi dan Al-Sabiqiyah menyaksikan pertempuran hebat yang berakhir dengan Mujahidin mampu memperketat kontrol atas daerah mereka. 

Sunday, October 18, 2015

The Kremlin’s Favorite Muslim, Kadyrov, Goes Too Far


Putin’s most ambitious and ruthless supporter in Chechnya appears to be spinning out of control, with deadly consequences.
MOSCOW — Earlier this month, the leader of Chechnya, Ramzan Kadyrov, informed his more than one million followers on social networks that he had become “the happiest man in this land.” Something had come to pass that he never could have dreamed of, he said. He had had a transfusion, he said, from a descendant of the Prophet Mohammed, so now he has the Prophet’s blood flowing through his veins.
In a not-for-attribution conversation last week, a Russian government official told The Daily Beast that the blood transfusion was seen in Moscow, as “something totally insane and wild,” but that it hardly the worst of the bad news about Kadyrov.
The Russian opposition has taken to accusing the Chechen leader, publicly,  of murder.

The Secret Life of an ISIS Warlord


Abu Omar al-Shishani has a fierce, gorgeous Chechen bride. He learned intelligence operations from the U.S. And his older brother may be the real genius of ISIS.
PANKISI GORGE, Georgia—The mother of martyrs, a woman in her fifties, is delicately beautiful and visibly in pain. She covers her hazel eyes and sobs over a photo album as the call to prayer echoes throughout the Georgian village of Jokolo, just south of the Chechen border.The mother’s story involves one of the most notorious jihadists in the world, a man who served in intelligence units trained by Americans and the British, a man who is the face of the ISIS conquests, and a man who took her late son’s wife for his own bride. The mother, Leila Achishvili, tries hard to maintain her poise, even as she discusses the death of both of her boys, Hamzat and Khalid Borchashvili. She is halfway through a box of tissues. Her story has just begun.

Ramzan Kadyrov: Chechen warlord accused of brutal rule

People walk past burnt out kiosks at a street market close to a destroyed building housing the housing the local media known as the Press House, in central Grozny, on December 4, 2014. Heavily-armed gunmen attacked a police post killing several officers before storming a building housing the local media and a school in the capital. AFP PHOTO/ELENA FITKULINA
When Chechnya’s ruler Ramzan Kadyrov ordered his security forces last week to open fire on any Russian policeman who appeared on his territory without prior approval, he openly stated a rule that many of his subjects have suffered under for several years: inside the North Caucasus republic, he, and he alone, is master.
Even though war officially ended six years ago, the Chechen republic continues to be one of the most violent places in Russia.
Gleaming Grozny City Rising From Ruins...GROZNY - JANUARY 20: General view of downtown in Grozny the Russian region of Chechnya on January 20, 2015. The new Grozny City development is the centerpiece of a transformation that has changed the capital of Chechnya from the charred wreckage that was left after the wars of the 1990s and remained until only a few years ago. (Photo by Sefa Karacan/Anadolu Agency/Getty Images)
Six years after the war, the capital city may have been rebuilt but the Chechen republic remains one of the most violent places in Russia
Local residents and human rights advocates accuse the former warlord of imposing a brutal rule. There are frequent disappearances and killings and no avenues for redress.

Monday, October 12, 2015

TANDA-TANDA PERANG DUNIA KETIGA TELAH DIMULAI SEJAK PERANG SURIAH



Fenomena ARAB SPRING yang tadinya di iklankan membawa jargon demokrasi liberal  dan dimulai dari Tunisia yang kemudian menjalar ke Libya dan MESIR (dimana sekarang ini menjadi pemerintahan diktator dan otoriter setelah kudeta militer atas Mursi yang terpilih secara Demokratis dan transparan) yang kemudian “Arab spring” dengan iklan demokrasi liberalnya sebagai sistem yang paling sempurna dalam kehidupan manusia yang memang dari watak dasarnya selalu ingin saling kuasa- menguasai atau hegemoni diantara suku bangsa ataupun dalam suatu lingkungan keluarga dalam lingkup kecil dan terbatas.

TANDA-TANDA PERANG DUNIA KETIGA  TELAH DIMULAI SEJAK PERANG SURIAH
Pergerakan Arab Spring yang dimulai dari media social tersebut ternyata terhenti dan berkecamuk menjadi perang penggulingan rezim  As’ad di Suriah lalu meluas ke irak, yaman, libanon dan sekitar wilayah timur-tengah lainnya, dan terkini meluas ke ukraina, Azerbaijan serta wilayah Armenia dan sekitarnya. Tentunya dalam hal konflik di beberapa wilayah timur  tengah  dan kaukasia yang menjadi bekas wilayah uni soviet bagi masyarakat awam hal tersebut tidak berkaitan atau tiada konektifitas. Apa yang ada dibenak anda, jikalau saya katakan semua hal itu ada konektifitas saling terkait sehubungan dengan keterlibatan terselubung amerika dan sekutunya dalam konflik suriah sebagai penyokong kelompok pemberontak  bersenjata dan wilayah timur tengah lainnya, dan aliansi  Rusia, china, Iran yang mendukung Rezim Bashar al-as’ad untuk tetap berkuasa walau tidak secara langsung seperti halnya Amerika dan sekutunya yang tidak secara langsung  turut dalam konflik suriah tersebut.

Update/misteri-tentang-pemuda-bani-tamim



MISTERI TENTANG PEMUDA BANI TAMIM
Pemuda dari timur pembawa panji hitam

 

 

 

 

 

 

 

  Biasanya bila pengkaji masalah akhir zaman khususnya bila sampai pada tema al- mahdi maka akan meng-kaji atau setidaknya akan menyinggung soal panji panji hitam, sufyani dan bani tamim. disadari atau tidak, biasanya ketika mengkaji masalah tertentu akan di pengaruhi oleh latar belakang manhaj atau cara dalam beragama. Misalnya ketika seorang yang mempunyai latar belakang sufi maka ia akan membawa manhajnya ke dalam apa yang sedang ia kaji.

Misalnya tentang bani tamim, yang orang orang di malaysia begitu semangat mengkajinya hingga ada pendapat yang mengatakan seseorang dari bani tamim yang dalam hadis akan berjuang bersama al mahdi (dalam konteks tersebut al mahdi belum di baiat) adalah seorang wali. Padahal hadis hadis nya saja masih dipermasalahkan keshahihanya.

Popular Posts